Penyakit Campak - Gejala Penyebab Pantangan Pengobatan dan Penangananya

Penyakit campak pada orang dewasa Maupun Anak Anak tetap Harus Segera Dilakukan penanganan campak karena penyakit tampek ini cukup berbahaya efek sampingnya. Selain Pengobatan Kita juga harus paham Apa saja pantangan sakit campak, obat tradisional campak,pengobatan tips merawat anak campak dan Apa Saja Jenis campak jerman Maupun Campak Lainya. Jangan lupa Perhatikan juga gambar penyakit campak Secara Lengkap Dibawah ini Bersama DokterBidan.Com Dibawah ini

Pengertian Campak

Penyakit Campak - Gejala Penyebab Pantangan Pengobatan dan Penangananya Dengan Obat Apotik Dokter atau Obat Herbal Tradisional

Campak merupakan infeksi virus dengan gejala berupa adanya ruam di tubuh dan sifatnya sangat menular.Campak dapat menganggu dan mengarah ke komplikasi yang lebih serius.Gejala campak muncul antara satu sampai dua minggu setelah virus menginfeksi tubuh penderitanya.

Ruam atau bercak dengan warna merah atau kecoklatan biasanya akan muncul di kulit dimulai dari bagian belakang telinga,sekitar kepala sampai ke leher dan akhirnya menyebar ke seluruh bagian tubuh.Penderita juga mungkin akan mengalami pembengkakan di kelenjar getah bening pada leher.
Oleh karena itu,jika muncul gejala campak atau mencurigai ruam pada kulit merupakan campak sebaiknya segera menghubungi dokter atau pergi ke rumah sakit agar bisa dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Gejala Campak

Gejala campak akan mulai muncul setelah satu atau dua minggu virus campak menginfeksi tubuh penderitanya dan akan menghilang kira-kira dua minggu kemudian.Gejala campak yang mungkin muncul antara lain yaitu:

- Muncul gejala seperti pilek misalnya sakit tenggorokan,batuk kering dan hidung beringus.
- Demam tinggi
- Lemas dan kelelahan
- Mata bengkak,merah dan cenderung sensitif pada cahaya
- Nyeri
- Tidak ada semangat dan selera makan hilang
- Diare
- Muntah-muntah

Ruam yang muncul di kulit biasanya akan bertahan selama empat hari setelah gejala muncul dan akan bertahan sampai tujuh hari lamanya.Gejala yang muncul dimulai dari bagian belakang telinga lalu menyebar ke bagian kepala dan leher dan menyebar ke seluruh tubuh.Bercak yang semula berukuran kecil akan membesar dengan cepat lalu akan menyatu dengan ruam atau bercak yang lainnya.

Pengobatan Campak

Dengan melihat gejala dan ciri-ciri maka dokter sudah dapat memastikan jika itu merupakan gejala munculnya campak.Tapi untuk beberapa kasus campak yang sudah terjadi biasanya dokter akan melakukan tes darah dan pemeriksaan kultur virus yang diambil dari air liur untuk memastikan diagnosisnya.Tapi kedua jenis pemeriksaan tersebut tidak langsung dilakukan karena alasan alasan tertentu.

Secara otomatis,sistem kekebalan tubuh manusia akan melawan virus campak dan tidak membutuhkan obat-obatan khusus untuk mengatasi campak.Keadaan pasien akan terus membaik dengan sendirinya antar 1 sampai dua minggu semenjak gejala utama muncul.

Ketika sistem kekebalan tubuh belum bereaksi,biasanya tubuh akan terasa ada gangguan karena gejala campak yang muncul.Agar sistem kekebalan tubuh bisa mengatasi virus campak maka anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini:

- Kurangi rasa sakit dan kendalikan demam
Untuk penderita campak yang sudah berusia dewasa bisa menggunakan paracetamol dan ibuprofen untuk mengatasi demam dan rasa nyeri.Sedangkan untuk penderita anak-anak,anda bisa memberikan paracetamol cair.

- Perbanyak Cairan
Jika anak anda terkena campak pastikan anak anda minum banyak cairan agar tidak dehidrasi.Selain itu,dengan mengonsumsi cairan yang banyak maka tenggorokan yang terasa gatal karena batuk menjadi lega.Saat tubuh sedang demam,kebutuhan cairan juga akan meningkat.

- Obat saat dan setelah campak menyerang
Anda bisa menggunakan vitamin A dan antibiotik yang diberikan oleh dokter saat gejala mulai muncul.Anda juga bisa memilih vaksin campak misalnya anda dapat meminta suntukan pencegahan campak 72 jam setelah gejala muncul atau bisa juga dengan suntikan serum globulin untuk bayi atau ibu hamil 6 hari setelah virus menyerang.Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan campak.

- Mengatasi Sakit mata
Anda bisa menggunakan kain yang sudah direndam dalam air yang digunakan untuk membersihkan kotoran mata ketika terinfeksi campak.Mata pada pasien campak cenderung lebih sensitif pada paparan cahaya oleh karena itu lebih baik jendela ditutup dulu dan untuk sementara waktu gunakan lampu yang redup.

- Mengobati Gejala Yang Lainnya
Saat virus campak sudah masuk ke dalam tubuh biasanya akan menimbulkan gejala yang srupa dengan gejala pilek misalnya hidung berair dan batuk.Jika hal tersebut terjadi maka anda bisa mengonsumsi minuman hangat untuk meredakan masalah ini.Anda juga bisa melakukan terapi hirup uap.

Sedangkan untuk penderita anak kecil,anda bisa menggunakan air hangat saat dia mandi dan berikan minuman jeruk limun dan madu yang hangat untuk diminum.Namun sebaiknya madu jangan diberikan untuk anak-anak usia di bawah satu tahun.

- Waspada pada Munculnya gejala penyakit yang lain
saat tubuh sedang berusaha menyerang infeksi virus,mungkin akan muncul beberapa komplikasi.Gejala-gejala munculnya keadaan yang lebih serius antara lain yaitu:
- Merasa mengantuk secara terus menerus yang menandakan kesadaran anda menurun
- Munculnya gejala dehidrasi seperti jarang buang air kencing dan mulut terasa kering
- Batuk darah
- kejang
- Kebingungan
- sesak nafas
- Sakit di bagian dada terutama ketika bernafas
Jika hal tersebut terjadi,sebaiknya anda segera menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat.

Komplikasi Sakit Campak

Walaupun jarang terjadi,campak bisa menyebabkan komplikasi yang cukup berbahaya.Komplikasi biasanya akan menyerang penderita campak anak-anak dan bayi dengan gizi yang buruk.Selain itu,penderita yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah seperti menderita AIDS,kanker dan sedang menjalani kemoterapi dan ibu hamil juga mudah tertular.

Komplikasi campak yang mungkin bisa terjadi antara lain yaitu:
- Kejang-kejang
- Infeksi telinga bagian tengah
- Infeksi mata
- Infeksi saluran pernafasan dan paru-paru seperti pneumonia dan bronkitis
- Dehidrasi
- Radang pita suara

Komplikasi campak yang paling jarang terjadi antara lain yaitu:
- Ensefalitis
- mata juling kaena virus di saraf dan otot dari mata
- Meningitis (radang selaput otak dan saraf tulang belakang)
- Hepatitis atau infeksi hati
- Gangguan di sistem saraf dan jantung
- Optik neuritis atau inflamasi di bagian mata yang dapat menyebabkan mata buta permanen
- Trombositopenia atau menurunnya jumlah platelet yang dapat membekukan darah
- Masalah pada kehamilan seperti keguguran,bayi prematur,atau bayi lahir dengan berat badan rendah
Penderita campak dengan usia diatas satu tahun tidak terlalu beresiko terkena komplikasi campak.

Pencegahan Penyakit Campak

Campak dapat dicegah dengan cara imunisasi sejak kecil.Imunisasi campak dibagi dalam dua jenis.Pertama yaitu vaksin khusus campak yang merupakan program pemerintah untuk imunisasi wajib yang diberikn pada anak usia 9 bulan,2 tahun dan 6 tahun.Jenis vaksin yang kedua yaitu MMR yaitu vaksin gabungan untuk penyakit campak,gondongan dan campak jerman yang diberikan pada anak usia 12-13 bulan dan pada anak umur 12-13 tahun.

Bayi yang baru lahir sudah memiliki antibodi pada campak jika sang ibu sudah pernah terkena campak dan mendapatkan vaksin campak sebelum masa hamil.Namun antibodi tersebut hanya bisa bertahan dalam beberapa bulan saja sehingga vaksin khusus campak atau MMR diberikan lagi saat bayi berusia diatas 6 bulan.

Kedua jenis vaksinasi tersebut sebaiknya jangan diberikan pada wanita hamil yang belum memiliki antibodi pada campak.Tapi untuk wanita hamil yang belum terkena campak bisa diberi vaksinasi campak namun harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.

Campak memang sangat mudah menular.Jika tiba-tiba muncul gejala campak di tubuh anda,sebaiknya hindari tempat umum selama 4 hari sejak kemunculan campak untuk pertama kalinya agar tidak menular ke orang lain.Jangan melakukan kontak langsung dengan orang yang mudah tertular virus ini seperti balita,anak-anak dan wanita hamil.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top