Dermatitis Kontak - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobati

Dermatitis Kontak yaitu peradangan yang terjadi pada kulit dengan gejala berupa ruam kemerahan yang muncul karena bersentuhan dengan benda tertentu.Ruam yang muncul karena peradangan tidak menular dan berabahaya namun dapat menyebabkan rasa yang tidak nyaman bagi orang yang menderita masalah ini.Dermatitis Kontak adalah bagian dari eksim atau eksema yaitu keadaan saat kulit berubah menjadi memerah,kering dan pecah-pecah.Dermatitis Kontak dapat terjadi pada bagian tubuh manapun namun biasanya menyerang bagian kulit di tangan dan wajah.Agar pengobatan berjalan sukses maka penderita harus dapat mengetahui dan menghindari penyebab dermatitis kontak pada kulit mereka.

Bahaya perhiasan berbahan nikel - Dermatitis Kontak - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobati

Gejala Dermatitis Kontak

Gejala umum yang biasanya muncul pada Dermatitis Kontak yaitu:
- Peradangan
- Ruam kemerahan
- Gatal yang kadang terasa parah
- kering
- Pembengkakan
- kulit kering
- bersisik
- lecet melepuh
- menebal
- pecah-pecah
- Terasa sakit ketika di sentuh dan muncul rasa nyeri
- Pada tingkatan yang sudah cukup parah,Dermatitis Kontak bisa menyebabkan luka menjadi melepuh dan terbentuk lapisan coklat yang menutup bagian lubang pecahnya lepuhan kulit tersebut

Untuk tingkatan keparahan ruam yang muncul tergantung pada hal-hal berikut ini:
- Durasi kulit terkena zat penyebab dermatitis kontak
- Kekuatan zat penyebab timbulnya ruam
- Faktor lingkungan misalnya suhu udara,aliran udara dan keringat karena memakai sarung tangan
- Faktor keturunan yang memengaruhi respon tubuh seseorang ketika kontak dengan zat tertentu.

Gejala dermatitis kontak iritan biasanya akan muncul kurang dari 48 jam.Sedangkan untuk dermatitis alergi biasa membutuhkan beberapa hari untuk dapat berkembang.

Terkadang,bagian kulit yang terkena dermatitis kontak bisa terinfeksi.Kulit yang sudah terkena infeksi akan menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

- gejala-gejala yang dirasakan semakin parah
- Munculnya cairan nanah di kulit
- Muncul rasa nyeri yang semakin meningkat
- Rasanya tidak sehat
- Demam

Penyebab Dermatitis Kontak

Dermatitis Kontak disebabkan oleh sentuhan kulit dengan zat tertentu yang menyebabkan iritasi atau menimbulkan akergi,Dermatitis Kontak dibedakan menjadi dua berdasarkan reaksi kulit pada zat penyebab dermatitis antara lain yaitu:

- Dermatitis Kontak Iritan yang terhadi saat kulit bersentuhan dengan zat tertentu yang merusak lapisan luar kulit yang menyebabkan kulit kemerahan,gatal dan timbul rasa nyeri atau tersengat

- Dermatitis Kontak Alergi muncul ketika kulit bersentuhan langsung dengan zat yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak bereaksi dengan normal dan menyerang sel dan jaringan tubuh yang sehar dan menyebabkan kulit meradang dan nyeri.

Zat-zat yang dapat menimbulkan Dermatitis Kontak iritan yaitu:
- Antiseptik dan antibakteri
- Sabun dan deterjen
- Parfum dan pengawet produk perawatan tubuh dan kosmetik
- Pelarut
- Minyak pelumas mesin
- Desinfektan
- larutan asam dan alkali
- Semen
- Bubuk atau debu atau tanah
- Air yang memiliki kandungan kapur atau klorin
- Jenis tumbuhan tertentu
- Pemutih
- Spiritus

Dermatitis Kontak Iritan kemungkinannya akan semakin besar diderita oleh anda jika pada lingkungan kerja anda berhubungan langsung dengan bahan-bahan tersebut.Ada beberapa jenis pekerjaan yang berisiko menyebabkan keadaan ini yaitu koki,petani,operator mesin,pekerja pabrik kimia,ahli kecantikan,tata rias,petugas kebersihan dan lain-lain.

Zat-zat yang biasanya dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi antara lain yaitu:
- Bahan kosmetik misalnya pengawet,parfum,pengeras cat kuku dan pewarna rambut
- Karet termasuk lateks
- logam misalnya nikel atau kobalt di perhiasan
- obat-obatan oles
- tekstil terutama pewarna dan resin yang ada di dalamnya.
- lem kuat
- Jenis tumbuhan tertentu
- Hena hitam dan tato kulit
- Zat yang terbawa udara misalnya aromaterapi dan obat nyamuk semprot
- Produk-produk kulit yang bereaksi ketika terkena sinar matahari seperti beberapa jenis tabir surya

Diagnosis Dermatitis Kontak

Hal pertama yang dilakukan dalam mendiagnosis Dermatitis Kontak yaitu menanyakan riwayat kesehatan pribadi dan juga pekerjaan pasien.Kemudian dokter biasanya juga akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosa Dermatitis Kontak antara lain yaitu:
- Uji tempel.Tes ini dilakukan oleh dokter dengan cara menempelkan kertas yang mengandung beberapa zat penyebab alergi di kulit dan untuk mengidentidikasi penyebab munculnya dermatitis kontak alergi.
- Pemeriksaan Fisik.Dokter akan melihat tampilan kulit yang di duga terkena dermatitis kontak dan mempelajari gejala-gejala yang mungkin dirasakan oleh pasien
- ROAT test.Pada pemeriksaan ini pasien akan diminta untuk menempelkan zat tertentu beberapa kali pada daerah kulit yang sama dua kali sehari dalam jangka waktu 5-10 hari untuk melihat reaksi kulit.

Pencegahan dan Komplikasi Dermatitis Kontak

Pengobatan dilakukan untuk membantu penderita mengatasi dermatitis kontak dan untuk meredakan gejala yang muncul.Cara-cara untuk menangani dermatitis kontak antara lain yaitu:
- Menghindari paparan zat yang menyebabkan iritasi dan alergi kulit.Biasanya penderita akan dianjurkan untuk mencari tahu zat apa yang dapat menyebabkan munculnya Dermatitis Kontak.
- Memakai Pelembab kulit dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kulit kering dan untuk melindungi kulit
- Menggunakan obat krim kortikosteroid.Obat tersebut dapat diberikan pada pasien yang mengalami Dermatitis Kontak parah dan area kulit yang terkena cukup luas
- Terapi imunosupresan.Obat tersebut bisa menangani inflamasi dengan menekan sistem imun tubuh.
- Fototerapi.Daerah kulit yang sudah terkena diberikan paparan sinar UV sebagai upaya untuk mengembalikan penampilan.Dokter akan merekomendasikan cara ini untuk memperbaiki tampilan kulit yang sudah terlanjur parah.

Jika anda akan menggunakan jenis obat apapun untuk menangani Dermatitis Kontak sebaiknya selalu dengan petunjuk dan aturan yang sudah diberikan oleh dokter.

Untuk menghindari gejala Dermatitis Kontak yang semakin parah sebaiknya jangan menggaruk daerah ruam atau inflamasi yang terjadi pada kulit anda.Pakailah baju yang longgar dan lembut agar tidak terjadi iritasi berlebih.Selain itu anda juga bisa merendam kulit yang sudah terpengaruh dengan air dingin untuk ditaburi dengan baking soda.

Apabila Dermatitis Kontak tidak diatasi dengan tepat bisa mengakibatkan komplikasi antara lain sebagai berikut:
- Kulit gatal-gatal dan bersisik kronis.Keadaan ini biasanya dinamakan dengan neurodermatitis dan jika digaruk maka akan muncul rasa gatal yang semakin menjadi.
- Infeksi.Jika anda terus menerus menggaruk ruam pada kulit maka akan menyebabkannya menjadi basah dan akan menjadi tempat paling bagus untuk perkembangbiakkan bakteri dan jamur yang akhirnya menyebabkan infeksi.

Pencegahan Dermatitis Kontak

cara terbaik untuk mencegah Dermatitis Kontak yaitu dengan menghindari bersentuhan dan juga berkontak langsung dengan zat yang menyebabkan alergi dan iritasi.Apabila anda tidak bisa menghindarinya maka ada langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena Dermatitis Kontak antara lain yaitu:

- Bersihkan kulit secara teratur
- Gunakan pakaian pelindung atau sarung tangan.Hal tersebut dapat anda lakukan untuk menghindari kontak langsung antara zat penyebab dengan kulit anda.
- ganti produk perawatan tubuh.Hal ini dilakukan jika produk perawatan tubuh yang anda gunakan dapat menyebabkan alergi atau iritasi.
- Jagalah Hewan Peliharaan anda.Ada beberapa jenis hewan yang dapat menyebarkan zat penyebab alergi dari tumbuhan dengan sangat mudah
- Pakailah pelembab
- Ubag program diet anda.Dermatitis kontak dapat muncul karena alergi pada zat nikel yang ada di beberapa jenis makanan

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top