Dengkur Ngorok - Penyebab Gejala Pengobatan dan Solusi Pencegahanya

Dengkur adalah getaran yang berasal dari aliran udara yang melalui saluran pernafasan yang tersumbat sebagian.Suara yang muncul dari getaran tersebut bisa terdengar halus dan juga keras atau parau yang tentunya sangat menganggu.



Dengkur Ngorok - Penyebab Gejala Pengobatan dan Solusi Pencegahan Yang Baik Dari Dokter

 Dengkur dapat dialami oleh orang dewasa dan ini adalah gejala awal dari penyakit apnea tidur karena obstruksi atau gangguan kesehatan lain yang terbilang cukup serius.Di samping waktu tidur yang kurang dengkur juga bisa merupakan salah satu penyebab mengantuk di siang hari,daya fokus yang turun dan libido yang berkurang.

Penyebab Dengkur

Munculnya suara dengkur yang besar dari terhambatnya udara yang melalui struktur saluran pernafasan saat tidur.Tapi,umumnya dengkur terjaid karena jaringan lunak di langit-langit mulut atau palate,anak tekak atau uvula dan tenggorokan berada dalam posisi santai saat memasuki tidur yang lebih dalam (terlelap) setelah tidur 90 menit lamanya.Bagian tubuh lain yang mengalami getaran antara lain yaitu saluran hidung,dasar lidah,dan tonsil.Otot dan jaringan yang ada dalam posisi santau ini yang membuat terganggu dan aliran udara yang lewat menjadi terhalang sehingga muncullah dengkur atau getaran.

Jika aliran udara semakin sempit maka udara yang lewat juga akan semakin sulit untuk melalui pernafasan.Keadaan ini mengakibatkan kekuatan di aliran udara yang menghasilkan getaran atau suara dengkur menjadi semakin kuat.Ada beberapa faktor yang bisa mengakibatkan aliran udara terganggu dan menimbulkan dengkur.Faktor tersebut antara lain yaitu:

- Posisi tidur terlentang membuat tenggorokan menjadi sempit sehingga lidah akan turun dan pada akhirnya menghalangi aliran udara yang lewat
- Kurang tidur
- Anatomi mulut misalnya karena mempunyai langit-langit yang terlalu rendah,posisi rahang yang salah karena otot yang tegang,dan tenggorokan yang menutup saat sedang tidur
- Tersumbatnya sebagian saluran udara misalnya karena pilek atau alergi yang membuat tonsil membesar.
- Mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan sehingga membuat otot tenggorokan menjadi rileks
- berat badan yang berlebihan membuat banyaknya jaringan lemak di sekitar tenggorokan
- Apnea tidur obstruksi yaitu saat jaringan yang ada di tenggorokan menghalangi sebagian atau seluruh aliran udara yang membuat nafas terganggu
- Laki-laki lebih sering mengalami demgkur daripada wanita
- Mempunyai anggota keluarga yang menderita dengkur atau mengidap apnea tidur obstruksi

Gejala Dengkur

Meskipun sebagian orang yang mendengkur dihubungkan dengan penyakit apnea tidur obstruksi tapi bukan berarti semua orang yang mendengkur juga memiliki penyakit apnea tidur obstruksi,kecuali orang-orang yang memiliki gejala berikut ini:
- gelisah saat tidur
- Tersedak saat tidur
- Bersuara saat tidur
- terbangun dari tidur karena tersedak
- sakit dada pada malam hari
- Suara dengkur yang keras dan menganggu orang di sekitarnya membuat penderita diikuti dengan periode diam saat pernafasan terhenti atau hampir terhenti setidaknya lima kali saat periode tidur
- Terbangun karena tersedak atau tergagap
- sakit kepala pada pagi hari
- Rasa kantuk berlebihan pada siang hari
- sulit berkonsentrasi
- sakit tenggorokan
- tekanan darah tinggi

Menurut istilah medis,dengkur di bagi menjadi tiga tingkatan untuk mengetahui tingkat keparahan dengkur.Tiga tingkatan dengkur tersebut antara lain yaitu:

- Tingkat 1: Saat frekuensi dengkur tidak begitu sering dan suara dengkur tidak keras.Pernafasan tidak akan terpengaruh dan tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang berhubungan dengan dengkur alami

- Tingkat 2: Saat frekuensi dengkur berlangsung sering selama 3 hari atau bahkan lebih lama dalam kurun waktu satu minggu dan membuat penderita mengalami gangguan ringan sampai menengah selama tidur.Keadaan ini berdampak pada kualitas tidur dan menyebabkan kelelahan dan mengantuk pada siang hari.

- Tingkat 3: Saat penderita mendengkur dengan keras setiap malam dan terdengar sampai keluar ruangan tidur.Hal in terjadi pada sebagian penderita yang ada di tahap ini dan memiliki keadaan apnea tidur obstruksi dan akan berdampak pada kegiatan sehari-hari.

Diagnosis Dengkur

Seseorang yang menderita dengkur biasanya akan di rujuk pada orang spesialis untuk mendapatkan diagnosis yang pasti dan cara menangani keadaan ini.Sebaiknya anda mengajak seseorang yang mengetahui kebiasaan anda ketika tidur agar dapat menjelaskan lebih rinci tentang gejala secara menyeluruh.Sebaiknya cari tahu sejarah kesehatan dan juga obat-obatan apa yang pernah digunakan. Dokter akan menanyakan hal-hal seperti itu untuk mengevaluasi gejala yang dirasakan dan untuk melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lanjutan seperti CT-Scan,X-ray dan MRI dapat dilakukan untuk melihat struktur yang memengaruhi gangguan aliran udara.

Pemeriksaan pada pola dan kebiasaan anda ketika tidur akan memberikan informasi lain yang dibutuhkan oleh dokter misalnya pada prosedur polisomnografi yanga akan mengamati gelombang otak ketika penderita tidur.Polisomnografi dilakukan untuk menganalisa tingkatan detak jantung dan perafasan,tahapan tidur dan pergerakan mata kaki.

Pengobatan Dengkur

Untuk mengatasi dengkur hal pertama yang harus anda lakukan yaitu merubah gaya hidup contohnya menurunkan berat badan ke batas normal dan menjaga kualitas tidur anda atau waktu untuk tidur tercukupi.Seseorang yang menderita Dengkur sebaiknya jangan mengonsumsi minuman berlakohol terutama saat akan tidur dan memberikan pengobatan untuk menyumbat hidung dan menyarankan penderita untuk tidak tidur terlentang.

Sedangkan untuk Dengkur yang disebabkan oleh apne tidur obstruksi dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa langkah untuk menangani keadaan tersebut antara lain yaitu:

- Penggunaan mesin CPAP (Continuous Postive airway presure) yaitu dengan cara meletakkan masker bertekanan yang sudah terhubung kepada pompa udara kecil di atas hidung saat penderita tidur.Alat ini akan menjaga saluran pernafasan agar tetap terbuka

- Pemakaian alat khusu agar sesuai dengan mulut penderita untuk tetap menjaga posisi rahang,lidah,dan langit-langit tetap terbuka.Pemasangan alat ini memerlukan kunjungan rutin ke dokter ahli gigi untuk selalu memastikan bahwa dalam keadaan baik sampai pulih.Penggunaan alat ini memiliki efek samping seperti ludah menjadi semakin banyak,mulut kering dan sakit pada rahang.

- Operasi tradisional bernama uvulopalatofaringoplasti (UPPP).Prosedur pengencangan dan pembuangan jaringan berlebih pada tenggorokan untuk melebarkan aliran udara dan mengurangi dengkur.Efek samping dari cara ini yaitu infeksi,pendarahan dan penyumbatan pada hidung.

- Bedah laser atau LUPPP yaitu memakai bantuan sinar laser untuk melakukan prosedur UPPP pada penderita dengkur.Prosedur ini bisa dilakukan berkali-kali untuk mengendalikan dengkur.

- Somnoplasti atau ablasi jaringan memakai frekuensi radio untuk mengecilkan jaringan pada langit-langit mulut dan untuk mengurangi dengkur

- Prosedur pemasangan langit-langit di rongga mulut buatan yang terbuat dari polyester lunak dalam jaringan langit-langit mulut untuk membuat lebih kaku dan mengurangi dengku.Anda bisa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk menjalankan prosedur ini untuk kemanan karena prosedur ini masih dalam proses penelitian.

Terapi alternatif mislnya homeopati atau semprotan hidung merupakan beberapa langkah alternatif yang tersedia bagi penderita dengkur tapi untuk keefektifitasannya masih dalam proses penelitian.Anda dapat konsultasi dengan dokter mengenai alternatif yang lain sebelum melakukan langkat tersebut.Di bawah ini ada beberapa terapi yang dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi dengkur,yaitu:

- Melakukan latihan nyanyi tertentu setiap hari selama tiga bulan bisa membantu meningkatkan kekuatan langit-langit mulut dan tenggorokan bagian atas
- Memainkan alat musik tertentu selama 25 menit dalam satu hari dapat melatih otot saluran perafasan atas dan dapat mengurangi rasa kantuk di siang hari.

Komplikasi Dengkur

Dengkur bisa sangat berpengaruh pada kehidupan penderita pada pasangan dan orang-orang di sekitar anda.Selain terganggu dan mengurangi waktu tidur ada beberapa komplikasi Dengkur yang mungkin dapat berkembang antara lain yaitu:

- Sulit berkonsentrasi dan rasa kantuk di siang hari
- Mengalami frustasi atau marah yang lebih sering
- Penyakit tekanan darah tinggi,jantung dan stroke
- Dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas atau ketika anda mengoperasikan alat berat karena kurangnya waktu tidur
- Gangguan perilaku pada anak penderita apnea tidur obstruksi misalnya agresi dan gangguan belajar

Pencegahan Dengkur / Ngorok

Dengkur salah satu penyebabnya adalah gaya hidup misalnya mengonsumsi minuman berlakohol,terutama saat menjelang tidur,merokok dan begadang yang membuat waktu tidur anda berkurang.Anda dapat mencegah dengkur yaitu dengan beberapa langkah berikut ini:

- Tidak tidur terlenyang
- Anda dapat mencoba tidur dengan bagian kepala lebih tinggi dari tempat tidur anda sebanyak 10 cm
- Diusahakan untuk memperoleh waktu tidur yang ideal sebanyak 7-8 jam setiap malam.Waktu tidur unag bervariasi untuk anak-anak dan remaja sekitar 10-12 jam
- Jangan mengonsumsi obat penenang dan minuman beralkohol saat akan tidur karena dapat menekan sistem saraf pusat dan menyebabkan otot tenggorokan terlalu rileks dan dapat menghalangi aliran udara
- Berhentilah merokok
- Rutin berolahraga untuk membantu menguatkan otot leher dan mencegah terjadinya penyempitan saluran udara
- Apabila terjadi penyumbayan hidung anda dapat mencoba mengonsumsi obat atau menggunakan semprotan dekongestan sesuai dengan instruksi dan tidak lebih dari tiga hari kecuali dengan resep dokter.Semprotan steroid untuk membantu mengatasi penyumbatan yang parah dan dapat diperoleh dengan resep dokter
- Memakai bantal khusus yang dapat menahan kepala dan leher saat tidur sehingga aliran udara tidak terhalang
- Penderita dengkur bisa merekomendasikan atau memberikan pasangan atau orang di rumah sepasang penyumbat telinga,memasang musik klasik atau latar yang tenang.Selain itu anda juga bisa menyalakan kipas angin untuk menutupi suara Dengkur.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top