Demam Berdarah Dengue DBD - Penyebab Gejala Penanganan dan Cara Mengobatinya

Demam Berdarah sebenarnya memiliki nama asli yaitu Demam Dengue yang merupakan sebuah keadaan dimana penyakit yang membuat suhu tubuh seseorang menjadi sangat tinggi dan biasanya diikuti oleh nyeri otot sendi,sakit kepala,dan tulang serta muncul rasa nyeri di bagian belakang mata.
Sebenarnya,demam dengue dan demam berdarah adalah dua buah keadaan yang berbeda tapi sebagian masyarakat Indonesia sudah terlanjur mengartikannya sama.Demam berdarah atau dengue hemorrhagic fever (DBD) adalah sebuah keadaan yang merupakan komplikasi dari denan dengue yang semakin parah.
Demam Berdarah Dengue DBD - Penyebab Gejala Penanganan dan Cara Mengobatinya

Gejala DBD memang termasuk cukup parah (walaupun Demam pada tubuh akan turun) antara lain yaitu kerusakan di pembuluh darah dan kelenjar getah bening,muntah yang disertai darah,nafas tersengal-sengal,munculnya darah di gusi dan hidung dan munculnya pembengkakan organ pada hati yang membuat perut menjadi sakit.

Masyarakat sudah terlanjur salah maka tulisannya pun tidak diganti yaitu tetap "demam berdarah" tapi tidak menghilangkan nilai edukasinya.

Gejala Demam Berdarah

Gejala-gejala Demam Berdarah antara lain yaitu:
- Tubuh menggigil
- Hilangnya nafsu makan
- Badan terasa letih
- Sakit kepala
- suhu tubuh mencapai 41 derajat celcius
- Sakit tenggorokan
- Wajah menjadi kemerahan
- nyeri otot,sendi,dan tulang
- Mual-mual
- Muntah
- Nyeri di bagian belakang mata
- Kelenjar getah bening membengkak
- Timbulnya bintik merah di kulit khususnya anak-anak

Untuk kasus tertentu,demam dengue bisa menyebabkan gusi dan hidung berdarah walaupun jarang ditemukan.Darah yang dikeluarkan juga tidak begitu banyak berbeda dengan hemorrhagic dengue fever.

Beberapa orang dokter sudah dapat mengetahui demam dengue hanya dilihat dari gejala-gejala yang pasien rasakan terutama mereka yang sering menemui kasus ini.Dokter akan memperkuat diagnosis dengan melakukan pemeriksaan darah untuk menemukan virus dengue yang ada di dalam tubuh.Pemeriksaan darah sangat penting dilakukan karena gejala pada demam dengue juga dimiliki oleh penyakit yang lain.

Untuk membedakan antara gejala demam dengue dengan sakit flu biasa terbilang sangat susah terutama untuk orang yang tidak tahu tentang informasi gejalanya.Oleh karena itu pemeriksaan kesehatan ke tim medis sangatlah dianjurkan apabila ditemukan gejala-gejala demam dengue di tubuh sehingga bisa mencegah keadaan yang semakin memburuk.

Penyebab Demam Berdarah/Demam Dengue

Demam Berdara atau demam dengue disebabkan oleh cirus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.Penyebaran virus dengue melalui perantara nyamuk sehingga penyakit ini tidak dapat langsung menyebar ke orang lain tanpa adanya gigitan dari nyamuk seperti flu.Perkembangan nyamuk-nyamuk tersebut yaitu di lingkungan padat penduduk,seperti kota besar yang memiliki iklim lembab dan hangat.

Penyakit Demam Dengue biasanya menyerang daerah-daerah yang memiliki iklim subtropis dan tropis misalnya Indonesia.Menurut penelitian ada sekitar seratus juta orang yang terjangkit virus ini hanya dalam beberapa waktu saja.

Diagnosis Demam Berdarah

Apabila anda merasakan gejala flu yang bertahan hingga satu minggu sebaiknya segera menemui dokter terutama ketika anda merasakan gejala tersebut setelah bepergian ke tempat yang sedang di landa demam berdarah.Dokter yang sudah biasa menangani demam dengue biasanya langsung mengetahui dari gejala-gejala yang muncul.Namun jika kurang yakin,biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah untuk melihat adanya virus dalam aliran darah.pemeriksaan darah juga dilakukan untuk melihat adanya infeksi dalam darah.Sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah demam dengue walaupun begitu,penyakit ini terbilang sederhana dalam hal pengobatan karena tidak membutuhkan obat khusus.

Demam berdarah atau dengue dapat diatasi dengan memperbanyak konsumsi cairan,beristirahat dan mengonsumsi parasetamil dan acetaminophen.Apabila langkah pengobatan ini diterapkan maka gejala demam dengue akan mulai pulih dalam kurun waktu 2-5 hari.Selama masa pengobatan sebaiknya jangan mengonsumsi obat seperti ibuprofen,aspirin dan naproxen sodium untuk meredakan nyeri karena ketiga obat tersebut bisa meningkatkan pendarahan bagian dalam.

Pengobatan Demam Berdarah

Apabila anda mengetahui penyakit demam berdarah dengan sendirinya maka pengobatan yang anda lakukan cukup mudah karena memang tidak ada obat khusus untuk menangani penyakit ini.Tapi kita bukanlah dokter atau tenaga kesehatan sehingga membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk contohnya tes darah,untuk mengetahui adanya virus dengue dalam darah dan juga untuk memastikan gejala yang ada apakah benar gejala tersebut merupakan demam dengue/berdarah atau disebabkan oleh keadaan yang lain.

Jika gejala yang timbul positif gejala demam dengue maka ada beberapa pengobatan yang akan dilakukan antara lain yaitu:
- Perbanyak istirahat
- Perbanyak minum cairan agar tidak dehidrasi khususnya untuk mengganti cairan tubuh yang sudah terbuang karena gejala demam yang tinggi serta muntah.
- Konsumsi parasetamol dan acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri
- Sebaiknya jangan melakukan aktivitas terlebih dulu sampai badan benar-benar sembuh.

Dokter biasanya akan melarang anda mengonsumsi ibuproen,aspirim atau naproxen sodium untuk mengatasi nyeri dan demam karena obat tersebut bisa menyebabkan pendarahan internal jika dikonsumsi oleh pasien demam berdarah.Apabila pengobatan dijalankan dengan benar dan sesuai aturan biasanya gejala akan hilang dalam waktu 3-5 hari lalu akan sembuh secara keseluruhan dalam waktu kurang dari 2 minggu.Pasien yang baru saja pulih dari demam dengue atau berdarah sebagian akan merasakan lelah tapi itu bukanlah suatu masalah besar karena hanya akan bersifat sementara.Terkadang ada orang yang membutuhkan waktu sampai 2 minggu lamanya sehingga badan benar-benar sehat.

Sebuah keharusan jika anda senantiasa memperhatikan perkembangan gejala demam berdarah ketika pengobatan dilakukan.Sebaiknya anda menemui dokter lagi jika gejala tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam waktu 3-5 hari karena dikhawatirkan dapat mengarah pada demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome ketika suhu tubuh turun atau tepatnya saat fase kritis.

Komplikasi Demam Berdarah

Tetap waspada pada demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome karena kedua komplikasi tersebut sangatlah mematikan walaupun keduanya terbilang sangat langka dan biasanya hanya menyerang pada seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah atau tidak mampu melawan infeksi demam dengue pada orang yang sudah terkena demam dengue dengan tipe virus berbeda sebelumnya.

Saat DBD akan muncul,biasanya pasien akan mengalami penurunan suhu tubuh terlebih dulu.Tapi pada tahap ini kerusakan dan kebocoran pembuluh darah akan mulai terjadi dan trombosit akan menurun.Saat gejala DBD semakin parah biasanya pasien akan:

- Perut terasa sangat nyeri
- Muncul pendarahan di lapisan kulit sehingga menyebabkan kulit seperti memar
- Mengalami pendarahan di gusi
- Mengeluarkan darah dari mulut dan hidung
- Muntah yang disertai darah
- muncul pembengkakan di organ hati
- Paru-paru dan jantung mengalami gangguan
- mengalami kegagalan di sistem peredaran darah

Jika DBD tidak segera diatasi dapat berkembang menjadi dengue shock syndrome yang bisa membuat tekanan darah menurun secara drastis dan membuat pendarahan semakin berat.Agar tidak terjadi kematian karena dua komplikasi tersebut sebaiknya pasien DBD segera dibawa ke rumah sakit.Di rumah sakit pasien bisa mendapatkan cairan infus dan dikter biasanya akan memberikan transfusi darah untuk menggantikan darah yang hilang.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

langkah-langkah untuk mencegah Demam Berdarah Dengue yang dapat anda lakukan antara lain yaitu:
- membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate sehingga jentik nyamuk mati
- mensterilkan bagian dalam rumah dengan menggunakan penyemprot pembasmi nyamuk
- Menutup,membalik dan apabila  perlu buang semua benda yang memungkinkan untuk menampung air
- Pasang kawat antinyamuk di seluruh ventilasi rimah
- pasang kelambu di ranjang tidur
- gunakan lotion nyamuk terutama yang mengandung N-diethylmetatoluluamide (DEET).namun jangan gunakan produk tersebut pada bayi usia di bawah 2 tahun.
- Guankan pakaian yang longgar agar terhindar dari gigitan nyamuk
- Lakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan
- Adakan fogging untuk membersihkan lingkungan dari nyamuk dan jentik-jentiknya.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top