Cystic Fibrosis ( Fibrosis Kistik ) - Penyebab Gejala dan Obat Tradisional Apotik

Fibrosis kistik atau Cystic Fibrosis yaitu sejenis penyakit ketutunan yang membuat lendir-lendir di dalam tubuh mengental dan lengket sehingga menyebabkan saluran di dalam tubuh menjadi tersumbat.Penyumbatan tersebut menyebabkan organ tubuh terutama paru-paru dan sistem pencernaan bisa mengalami gangguan hingga berakibat kerusakan.

Cystic Fibrosis Fibrosis Kistik - Penyebab Gejala dan Obat Tradisional Yang Ampuh dari Dokter di Apotik

Jika Cystic Fibrosis menyerang paru-paru maka bisa menimbulkan gejala sebagai berikut:
- Muntah
- Batuk Berkepanjangan
- Mengi
- Sesak nafas atau sulit bernafas
Batuk terjadi jika tubuh berusaha untuk membersihkan paru-paru dari lendir yang kenal dan gejala ini merupakan hal yang paling umum.

Selain karena gejala tersebut,infeksi paru-paru juga mudah dialami oleh pasien Cystic Fibrosis dan akan semakin parah sehingga bisa menular pada sesama penderita Cystic Fibrosis karena bakteri yang berkembang biak.

Pada sistem pencernaan,saluran pankreas akan tersumbat lendir sehingga secara otomatis enzim pencernaan yang dihasilkan oleh organ tubuh tidak bisa mencapai usus untuk membantu proses pencernaan.

Penderita Cystic Fibrosis yang sistem pencernaannya terganggu akan menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:
- berat badan menurun dan pertumbuhan menjadi terganggu karena makanan yang tidak dapat dicerna dengan baik sehingga penderita akan mengalami kekurangan nutrisi atau malanutrisi
- tekstur tinja menjadi menggumpal dan berbau tajam
Untuk penderita bayi yang baru lahir,Cystic Fibrosis dapat menutup pembuangan kotoran awal atau meconium yang biasanya akan keluar di hari pertama atau kedua setelah lahir.

Kotoran yang berwarna hitam pekat akan mengalami kesulitan untuk melalui usus karena teksturnya yang berubah menjadi padat.Keadaan tersebut biasanya disebut dengan meconium ileus dan hanya bisa diatasi dengan jalan operasi.Bayi yang baru lahir dengan penyakt Cystic Fibrosis juga lebih mudah terkena penyakit kuning.

Gejala Cystic Fibrosis yang lain

Seseorang yang mengidap Cystic Fibrosis biasanya akan lebih mudah terserang:
- Infeksi hidung misalnya polip hidung dan sinusitis
- Diabetes karena pankreas tidak bisa memproduksi insulin yang mencukupi kebutuhan tubuh
- Gangguan hati
- Inkontinensia urin yang disebabkan hilangnya kontrol otomatis dari kandung kemih yang menyebabkan urin dapat keluar kapanpun.
- Kemandulan bagi pris karena saluran sperma terhalang dan kemandulan bagi perempuan karena siklus menstruasi dan tebalnya cairan di dinding rahim.

Setiap penderita Cystic Fibrosis akan mengalami gejala yang berbeda-beda tapi anda harus benar-benar mengenali gejala yang muncul sejak awal terutama pada penderita anak-anak.Jika anak anda sering mengalami sesak nafas,mengi,batuk berdahak yang bercampur darah,demam,infeksi paru-paru,mudah lelah saat beraktivitas,dan berat badan yang cenderung melambat,statis  hingga memiliki jari-jari tabuh sebaiknya segera di bawa ke dokter atau rumah sakit untuk segera didiagnosa.
Jika anda memiliki anak yang menderita Cystic Fibrosis sebaiknya segera dibawa ke tenaga medis apabila tiba-tiba mengi,batuk,dan gejala lain yang semakin parah sehingga membuat anak kesulitan bernafas.

Penyebab Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis merupakan penyakit keturunan yang berasal dari orang tua karena adanya perubahan genetika yang memengaruhi pergerakan air dan garam dalam sel-sel tubuh yang berfungsi untuk memproduksi lendir sehingga membuat kekentalan dan kelengketan lendir menjadi sangat tinggi.
Lendir-lendir yang kental dan lengket tersebut akhirnya mengalami penumpukan dan menyumbat beberapa saluran di dalam organ tubuh misalnya paru-paru,sistem pencernaan,paru-paru,dan organ yang lain yang akhirnya menyebabkan radang dan infeksi hingga membuat kerusakan pada organ tubuh.

Diagnosis Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis sudah bisa di diagnosa sejak seseorang itu baru lahir dengan tujuan agar bisa dilakukan pengobatan sejak awal jika memang keadaan ini positif ada di dalam tubuh mereka.
Salah satu pemeriksaan yang biasanya dilakukan yaitu tes sampel DNA.Pada tes tersebut kerusakan yang terjadi pada gen merupakan salah satu penyebab fibrosis kistik diperiksa.Sampel DNA bisa diambil dari air lir atau darah bayi.

Jenis pemeriksaan yang lain yaitu sampel keringat.Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kadar garam keringat.Tes sampel keringat dapat dilakukan ketika bayi sudah memasuki usia 1 bulan.
Kemudian pemeriksaan fungsi organ untuk mengukur kesehatan organ hati dan pankreas.Cara ini juga bisa dilakukan untuk mendeteksi gejala diabetes dan biasanya bisa dilakukan secara berkala setelah pasien berusia 10 tahun.

Tujuan pemeriksaan lanjutan keempat yaitu pemeriksaan fungsi paru-paru untuk melihat seberapa cepat pasien bernafas,besarnya volume udara yang dapat di hirup dan dihembuskan dan seberapa baikkah organ tersebut mengedarkan oksigen ke darah.

Pemeriksaan bakteri pada air liur dan pemindaian yang terdiri dari CT Scan,MRI Scan dan pemindaian X-ray/rontgen bisa dilakukan untuk melihat seberapa besar kerusakan paru-paru.
Seluruh tindakan pemeriksaan lanjutan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan gejala dan mengendalikannya sehingga tidak semakin parah.

Pengobatan Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis atau fibrosis kistik merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan sehingga bentuk penanganannya hanya untuk meredakan gejala,mencegah terjadinya komplikasi,mencegah infeksi-infeksi panjang yang dapat merusak,dan untuk membantu penderita unyuk menjalankan aktivitas dalam kegiatannya sehari-hari dengan lebih mudah.

Antibiotik merupakan obat-obatan yang paling utama untuk mengatasi infeksi yang terjadi pada paru-paru.Obat antibiotik memiliki bentuk yang cukup beragam mulai dari bentuk pil,sirup,dan kapsul namun juga ada yang berbentuk infus.Contoh obat-obatan antibiotik untuk fibrosis kistik antara lain yaitu tobramycin dan ciprofloxacin.

Obat untuk mengurangi peradangan juga biasanya diberikan oleh dokter misalnya prednison dan fluticasone yang merupakan obat golongan kortikosteroid,cromolyn yang termasuk dalam golongan penstabil membran dan ibuprofen yang merupakan golongan obat antiinflamasi nonsteroid.
Biasanya dokter juga akan memberikan obat yang berfungsi untuk mengendalikan volume lendir dan mengurangi lendir yang terdapat di dalam paru-paru.

Contoh obat-obatan tersebut antara lain yaitu hypertonic saline atau golongan larut dalam dan acetylcysteine yang termasuk dalam golongan mukolitik.Golongan mukolitik juga bisa mengurangi kadar kekentalan lendir yang terdapat di usus.

Biasanya dokter juga akan meresepkan beberapa obat seperti atrovent yang termasuk dalam golongan antikolinergik dan salmeterol yang termasuk dalam golongan bronkodilator.Hal tersebut dberikan agar saluran pernafasan menjadi lebih enak dengan cara mengeluarkan lendir melalui batuk.

Cara Menangani Cystic Fibrosis Yang Lainnya

Cara untuk menangangi gejala Cystic Fibrosis selain obat-obatan,bisa juga diatasi dengan beberapa terapi dan di bawah bimbingan dokter antara lain yaitu:
- Terapi Siklus Pernafasan
- Terapi Oksigen
- Fisioterapi yang berfungsi untuk membersihkan lendir di paru-paru
- Terapi latihan fisik dan olahraga agar postur tubuh tetap terjaga dan memobilisasi otot dan sendi-sendi di sekitar dada,pundak dan punggung.
- Terapi Perubahan posisi sehingga lendir lebih mudah keluar dari paru-paru cara ini juga biasa disebut dengan postural drainage.

Penanganan Cystic Fibrosis melalui Operasi

Penanganan Cystic Fibrosis melalui jalan operasi mungkin akan dilakukan oleh dokter apabila keadaan pasien semakin parah dan sudah tidak bisa diatasi dengan obat-obatan lagi dan cara yang lain.COntohnya untuk Cystic Fibrosis dengan gejala paru-pari berhenti berfungsi maka akan dilakukan langkah transplantasi paru-paru yang merupakan satu-satunya cara yang paling efektif untuk memperpanjang umur pasien walaupun operasi ini sangat berbahaya.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top