Warfarin - Efek Samping Dosis Dan Fungsi Untuk Obat Anti Pembekuan Darah

Warfarin - Saat kita mengalami luka pada permukaan kulit kemudia memancarkan darah, setelah beberapa saat darah yang keluar itu akan berhenti. Proses ini terjadi karena adanya proses pembekuan darah. Pembekuan darah pada saat terluka memang sangat bermanfaat, lain halnya jika terjadi pembekuan darah di jantung dan paru - paru. Pembekuan darah pada organ - organ tersebut dapat mengancam kelangsungan hidup penderitanya.


Warfarin adalah sebuah obat jenis antikoagulan yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah yang berbahaya. Konsumsi Warfarin harus disertai dengan resep dokter. Warfarin tersedia dalam bentuk tablet yang hanya boleh dikonsumsi oleh orang dewasa.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Warfarin

1. Sebelum mengonsumsi Warfarin, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terutama bagi Anda yang sedang dalam masa menyusui.
2. Warfarin tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil karena dapat mebahayakan kondisi janin dalam kandungan.
3. Bagi pasien yang mengalami infeksi pada jantung, stroke, tukak lambung, gangguan hati, ginjal dan tekanan darah tinggi atau baru saja menjalani operasi sebaiknya berhati - hati dalam mengonsumsi Warfarin.
4. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami over dosis atau alergi setelah mengonsumsi Warfarin.

Dosis Warfarin

Dosis Warfarin yang diberikan kepada pasien berbeda - beda berdasarkan tingkat kemampuan darah mencegah pembekuan.
Dosis Warfarin umumnya adalah 10 mg untuk konsumsi pertama, dan untuk pengobatan berikutnya Warfarin dikonsumsi sebanyak 3 - 9 mg per hari.

Cara yang Benar Dalam Mengonsumsi Warfarin

1. Sebelum Anda mulai mengonsumsi Warfarin sebaiknya baca keterangan pada kemasan Warfarin dan patuhi dosis yang diberikan oleh dokter.
2. Supaya efek Warfarin lebih maksimal, konsumsi obat tersebut pada jam yang sama setiap hari. Waktu yang disarankan untuk mengonsumsi Warfarin adalah pukul 6 sore.
3. Jangan menggandakan dosis Warfarin jika Anda tidak sengaja melewatkannya, konsumsi dosis yang terlewat jika masih ada jarak yang cukup dengan dosis berikutnya.
4. Jika Anda berencana untuk menghentikan konsumsi Warfarin, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
5. Selama Anda mengonsumsi Warfarin sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung cranberry dan minuman beralkohol.
6. Periksakan diri secara rutin untuk memantau kondisi Anda selama mengonsumsi Warfarin.
7. Berhati - hatilah saat beraktivitas dan jangan sampai terluka karena Warfarin dapat menyebabkan darah sukar membeku.
8. Konsultasikan dengan dokter jika Anda berniat untuk mengonsumsi obat - obatan lain bersamaan dengan Warfarin.
9. Beritahu dokter dan paramedis bahwa Anda mengonsumsi Warfarin sebelum menerima penanganan medis dalam bentuk apapun.

Efek Samping Warfarin

Gejala yang umumnya timbul setelah mengonsumsi Warfarin, diantaranya :
1. Demam
2. Mimisan
3. Sakit kepala
4. Diare
5. Rambut rontok
6. Ruam pada kulit
7. Mual
Jika Anda mengalami efek samping yang dirasa parah, segera hubungi dokter.

Informasi di atas merupakan informasi terlengkap seputar Warfarin, obat yang membantu mengatasi masalah pembekuan darah yang berbahaya. Semoga bermanfaat.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top