Thiamphenicol - Peringatan Dosis Aturan Pakai Dan Bahaya Efek Sampingnya

Thiamphenicol - Tahukah Anda tentang bakteri Salmonella? Yap, bakteri tersebut adalah bakteri yang menyebabkan penyakit thypus (baca : tipes). Selain thypus, masih ada banyak penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya gonore (kencing nanah), meningitis, infeksi saluran pencernaan, serta infeksi pada saluran pernafasan.
Thiamphenicol - Peringatan Dosis Aturan Pakai Dan Bahaya Efek Sampingnya

Disini saya akan mengulas tentang Thiamphenicol yang dapat meringankan serta menyembuhkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya bakteri di dalam tubuh kita. Obat ini adalah Thiamphenicol. Thiamphenicol termasuk dalam jenis obat antibiotik, dan Anda harus menunjukkan resep dokter untuk dapat membeli Thiamphenicol. Anak - anak dan orang dewasa aman mengkonsumsi Thiamphenicol di bawah pengawasan dokter. Thiamphenicol tresedia dalam bentuk obat suntik, sirup dan kaspul. Ingat bahwa Thiamphenicol dikonsumsi untuk meredakan penyakit akibat bakteri, jadi Thiamphenicol tidak dapat menangani penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu.

Peringatan sebelum menggunakan Thiamphenicol

1. Bicarakan dengan dokter sebelum Anda mengkonsumsi Thiamphenicol, terutama bagi ibu hamil dan menyusui.
2. Supaya infeksi yang Anda alami tidak kambuh lagi dan memastikan bahwa Anda benar - benar sembuh, sebaiknya habiskan seluruh dosis yang diberikan dokter meskipun kondisi Anda telah membaik.
3. Lakukan tes darah secara berkala, terutama jika Anda mengkonsumsi Thiamphenicol dalam jangka waktu yang lama (Lebih dari 10 hari).
4. Bagi Anda yang mengalami defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD), alergi terhadap antibiotik, gangguan ginjal serta gangguan hati sebaiknya Anda harus berhati - hati dalam mengkonsumsi Thiamphenicol.
5. Segera temui dokter jika Anda mengalami overdosis dan alergi terhadap Thiamphenicol.

Dosis Thiamphenicol

Biasanya dokter akan menyarankan dosis Thiamphenicol untuk tiga hingga empat kali minum dalam sehari. Dosis Thiamphenicol yang diberikan kepada pasiennya umumnya 50 mg per kilogram berat badan pasien. Dosis yang diberikan oleh dokter kepada pasiennya bisa saja berbeda karena kondisi kesehatan pasien dan tingkat keparahan penyakit yang diserita oleh pasien juga berbeda - beda.

Cara mengkonsumsi Thiamphenicol dengan benar

1. Baca aturan yang ada pada kemasan Thiamphenicol sebelum Anda mulai mengkonsumsi dan jangan lupa untuk memaruhi dosis yang diberikan oleh dokter.
2. Supaya efek sari Thiamphenicol bekerja maksimal pada tubuh pasien, sebaiknya konsumsi Thiamphenicol pada jam yang sama setiap hari.
3. Jika Anda tidak sengaja melewatkan salah satu dosis Thiamphenicol, jangan menggandakan dosisnya, Anda cukup mengkonsumsi dosis Thiamphenicol yang terlupa begitu Anda mengingatnya.

Efek Samping mengkonsumsi Thiamphenicol

1. Pada bayi akan terjadi sindrom gray
2. Urtikaria
3. Anemia aplastik
4. Diare
5. Muntah dan mual

Informasi di atas merupakan informasi yang lengkap dan akurat tentang Thiamphenicol. Semoga bermanfaat.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top