Ranitidin - Efek Samping Dosis Dan Manfaat Sebagai Obat Gangguan Pencernaan

8:44 PM
Ranitidin - Salah satu obat yang dapat mengatasi produksi asam lambung berlebih adalah Ranitidin. Produksi asam lambung yang berlebih dapat menyebabkan penyakit lain yang lebih parah diantaranya nyeri ulu hati, maag, tukak duondeum, tukak lambung dan penyakit pencernaan lainnya. Penyakit di atas disebabkan karena asam lambung yang berlebihan menyebabkan iritasi di sistem pencernaan kita.

Ranitidin - Efek Samping Dosis Dan Manfaat Sebagai Obat Gangguan Pencernaan

Fungsi lain dari Ranitidin adalah mencegah gangguan pencernaan yang disebabkan oleh konsumsi makanan - makanan tertentu. Cara kerja Ranitidin adalah menghambat produksi asam lambung sehingga rasa sakit dan luka berangsur - angsur dapat sembuh.

Ranitidin tersedia dalam berbagai macam bentuk yaitu cairan suntik, cairan yang diminum atau sirup, obat larut, bubuk atau puyer, obat kunyah, kapsul dan juga tablet. Ranitidin aman dikonsumsi oleh anak - anak di atas 3 tahun dan jua orang dewasa dengan resep dokter. Ranitidin digolongkan dalam obat jenis penghambat reseptor H2 yang bermanfaat menurunkan prosuksi asam lambung berlebih.

Peringatan Sebelum Minum Ranitidin

Sebelum Anda mengkonsumsi Ranitidin untuk mengatasi produksi asam lambung yang berlebih, sebaiknya Anda memperhatikan  peringatan sebelum mengkonsumsi Ranitidin seperti di bawah ini.

1. Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami over dosis dan juga alergi setelah mengkonsumsi Ranitidin.
2. Bagi Anda yang mengalami muntah, sulit menelan obat, dan juga pendarahan sebaiknya berhati - hati dalam mengkonsumsi obat ini.
3. Selain orang dengan kondisi di atas, Anda penderita gangguan ginjal juga perlu berhati - hati dalam mengkonsumsi Ranitidin.
4. Jika Ranitidin ditujukan untuk anak - anak maka tanyakan dosis yang tepat bagi anak Anda.
5. Selalu konsumsi Ranitidin dengan resep dokter terutama bagi Anda ibu menyusui dan ibu hamil.

Dosis Ranitidin

Dokter biasanya akan memberikan dosis Ranitidin untuk konsumsi selama 2 hingga 12 minggu tergantung kondisi pasien. Setiap harinya, pasien dianjurkan untuk meminum Ranitidin sebanyak 300 mg. Pemberian dosis berbeda - beda setiap pasien karena penyakit yang diderita juga berbeda - beda dan respon tubuh terhadap Ranitidin juga berbeda - beda.

Cara yang tepat mengkonsumsi Ranitidin

1. Konsumsi Ranitidin setiap hari pada jam yang sama, Ranitidin aman dikonsumsi sebelum ataupun sesudah makan.
2. Kurangi makanan pedas, alkohol dan rokok selama mengkonsumsi Ranitidin untuk meningkatkan efektivitas obat ini.
3. Jangan pernah menggandakan dosis Ranitidin yang terlewat dan segera minum dosis yang terlewat dan jangan terlalu dekat dengan dosis berikutnya.

Efek Samping Ranitidin

Beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh Ranitidin antara lain seperti di bawah ini.
1. Urin yang keluar menjadi keruh
2.  Sulit menelan makanan
3. Sakit pada perut
4. Sakit kepala dan muntah - muntah

Itulah beberapa informasi seputar Ranitidin. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top