Piroxicam Obat Anti Inflamasi - Peringatan Dosis Dan Efek Sampingnya

8:09 PM
Piroxicam - Rasa sakit yang kita alami seperti nyeri otot, kaku otot, pembengkakan, inflamasi dan gejala - gejala artritis. Rasa sakit seperti itu termasuk ke dalam jenis rasa sakit ringan dan menengah. Rasa sakit seperti itu dapat diatasi dengan sebuah obat Piroxicam.
Piroxicam Obat Anti Inflamasi - Peringatan Dosis Dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan Anak Dan Orang Dewasa

Rasa sakit penyebab inflamasi pada tubuh kita disebabkan karena produksi sbuah enzim yang disebut prostaglandin. Piroxicam dapat menghambat produksi enzim tersebut sehingga rasa sakit yang kita rasakan berkurang. Piroxicam hanya bisa menghambat rasa sakit itu namun tidak menyembuhkan sakit yang kita derita.

Piroxicam termasuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid. Untuk bisa mendapatkan Piroxicam, Anda memerlukan resep dari dokter. Piroxicam mampu meredakan demam, inflamasi dan juga rasa sakit. Piroxicam dapat dikonsumsi oleh anak - anak dengan usia di atas 12 tahun dan juga orang dewasa. Piroxicam tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet.

Peringatan dini sebelum mengkonsumsi Piroxicam

1. Piroxicam bisa berdampak buruk bagi kehamilan seseorang dan bayi yang disusui, oleh karena itu hindari Piroxicam bagi Anda yang sedang dalam masa kehamilan dan dalam masa menyusui.
2. Sebaiknya Piroxicam dikonsumsi setelah makan atau bersama makanan.
3. Piroxicam bisa menyebabkan rasa kantuk yang dapat berbahaya jika Anda mengemudi atau mengoperasikan alat berat.
4. Jika Anda mengalami gangguan jantung, gangguan mata, lupus, tekanan darah tinggi, gangguan penggumpalan darah, gangguan ginjal, gangguan hati, dan alergi terhadap obet anti inflamasi non steroid, asma, inflamasi usus dan juga tukak lambung sebaiknya berhati - hati dalam mengkonsumsi Piroxicam.
5. Jika anak - anak akan mengkonsumsi Piroxicam, tanyakan dosis yang tepat kepada dokter.
6. Segera temui dokter apabila Anda mengalami alergi dan over dosis terhadap Piroxicam.

Dosis yang tepat dalam mengkonsumsi Piroxicam

Anak - anak dengan usia di bawah 12 tahun tidak disarankan untuk mengkonsumsi Piroxicam. Orang lanjut usia di atas 70 tahun jika mengkonsumsi Piroxicam harus diawasi oleh dokter dan tidak boleh sembarangan.
Konsumsi Piroxicam maksimal per harinya adalah 20 mg. Biasanya dokter akan memberikan dosis kepada pasiennya sebanyak 10 - 20 mg per hari. Dosis tersebut bisa lebih rendah atau lebih tinggi tergantung pada keparahan gejala yang diderita pasien, kondisi kesehatan pasien, dan juga respon tubuh pasien terhadap Piroxicam.

Cara mengkonsumsi Piroxicam dengan cara yang baik dan benar

1. Jangan lupa untuk membaca aturan pakai pada kemasan Piroxicam dan sesuaikan konsumsi Piroxicam dengan dosis yang diberikan oleh dokter.
2. Untuk menghindari efek samping dari Piroxicam, sebaiknya hindari konsumsi alkohol dan rokok saat mengkonsumsi Piroxicam.
3. untuk bisa mengetahui keefektifan Piroxicam pada tubuh Anda, periksakan diri Anda secara rutin ke dokter. Dokter juga dapat mengganti dosis Piroxicam yang Anda butuhkan sewaktu - waktu.
4. Konsumsi Piroxicam pada jam yang sama setiap hari secara teratur untuk memaksimalkan efek Piroxicam pada tubuh Anda.
5. Jangan menggandakan dosis Piroxicam apabila Anda tidak sengaja melewatkan dosis, segera konsumsi Piroxicam setelah teringat apabila dosis Piroxicam berikutnya tidak terlalu dekat.

Efek samping dari Piroxicam

Setiap obat memiliki efek sampingnya masing - masing begitupun dengan Piroxicam. Berikut ini adalah beberapa efek samping dari Piroxicam.
1. Sakit kepala atau pusing
2. Diare
3. Nyeri ulu hati
4. Perut menjadi kembung

Semoga bermanfaat bagi Anda.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top