Piracetam - Fungsi Obat, Dosis Pemakaian dan Cara Terhindar dari Efek Samping

8:01 PM
Piracetam - Fungsi Obat, Dosis Pemakaian dan Cara Terhindar dari Efek Samping
Piracetam - Pernahkah Anda mengalami kedutan atau cegukan? Ya tentu saja semua orang pernah mengalaminya. Hal ini bisa disebabkan karena reaksi terhadap obat, kondisi autoimun, gagal hati, gagal ginjal, penyakit metabolisme, dan gangguan pada sistem saraf. Kejadian seperti cegukan dan kedutan yang kita alami seperti itu disebut sebagai mioklonus.

Kemunduran perilaku psikomotor, astenia, gangguan adaptasi, penurunan daya ingat dan daya pikir adalah beberapa gejala involusi yang biasa dialami oleh orang yang berusia lanjut.

Setelah kita mengalami trauma biasanya kita akan mengalami perasaan gelisah dan cemas yang berkepanjangan, vertigo atau gangguan keseimbangan tubuh, dan sakit kepala.

Piracetam merupakan salah satu obat yang dapat mengatasi keadaan seperti di atas yaitu mioklonus, gejala involusi dan juga keadaan pasca trauma. Dengan mengkonsumsi Piracetam, maka bagian otak yang disebut dengan korteks serebri yang mengatur penyelesaian masalah, bahasa, kemampuan sosial, fungsi motorik, daya ingat, persepsi, dan proses berpikir tidak akan kekurangan oksigen dan tetap dapat berfungsi dengan baik.

Piracetam atau Nootropil merupakan obat dari jenis neurotropik (neurotronik) dan obat nootropik. Piracetam juga termasuk ke dalam golongan obat resep. Piracetam digunakan dalam dunia medis untuk mengendalikan mioklonus, mengatasi penyakit insufisiensi sirkulasi serebral dan penyakit serebrovaskular, mengatasi kecanduan berat terhadap alkohol, mengurangi gejala involusi pada lansia, membantu keberhasilan terapi kognitif, mengatasi keadaan pasca trauma, dan juga mengatasi gangguan perilaku anak. Piracetam tersedia dalam bentuk sirup dan tablet dapat dikonsumsi oleh anak - anak hingga orang dewasa.

Peringatan sebelum mengkonsumsi Piracetam

1. Tanyakan kepada dokter terlebih dahulu sebelum Anda mengkonsumsi Piracetam terutama bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil.
2. Saat Anda berada dalam pengaruh obat Piracetam maka Anda harus menghindari mengemudi atau mengoperasikan alat berat karena Piracetam dapat menyebabkan kantuk.
3. Bagi Anda yang menderita pendarahan pada otak, penggumpalan darah, gangguan hati, gangguan ginjal, penyakit Huntington's chorea, dan menderita tukak lambung sebaiknya berhati - hati dalam mengkonsumsi Piracetam.
4. Hidnari Piracetam yang mengandung sodium bagi Anda yang sedang menjalani diet sodium.
5. Segera temui dokter jika Anda mengalami overdosis atau alergi terhadap Piracetam.

Dosis Piracetam

Pasien hanya diperkenankan untuk mengkonsumsi Piracetam paling banyak Piracetam 24 mg per harinya. Dosis Piracetam yang biasa diberikan oleh dokter kepada pasiennya adalah 1,2 mg - 4,8 mg untuk gangguan selain mioklonus, sedangkan untuk minoklous dosisnya adalah 7,2 mg sampai 24 mg per hari.
Dosis yang diberikan kepada pasien bisa berbeda - beda tergantung pada kondisi tubuh pasien dan seberapa parah gangguan yang diderita olehnya.

Cara yang baik dan benar dalam mengkonsumsi Piracetam

1. Piracetam biasanya dikonsumsi untuk 2 hingga 3 kali dalam sehari, ikutilah petunjuk yang telah diberikan oleh dokter.
2. Dalam mengkonsumsi Piracetam tidak dianjrkan untuk menghentikan pengobatan begitu saja, mintalah petunjuk dokter jika Anda akan berhenti mengkonsumsi Piracetam.
3. Konsumsi tablet Piracetam dengan air putih, Piracetam memiliki rasa yang pahit, oleh karena itu sebaiknya jangan menghancurkan atau mengunyah Piracetam.
4. Jangan menggandakan dosis Piracetam jika Anda tidak sengaja melewatkan dosisnya, segera konsumsi Piracetam begitu teringat bila dosis berikutnya tidak terlalu dekat.

Efek Samping Piracetam

Seperti obat pada umumnya, Piracetam memiliki efek samping. Berikut ini adalah efek samping dari Piracetam.
1. Menimbulkan rasa kantuk dan mudah lelah
2. Bertambahnya berat badan
3. Perasaan cemas dan gugup

Itulah informasi lengkap mengenai Piracetam yang dapat bermanfaat bagi Anda. Terimakasih.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top