Penyakit Asma - Penyebab Gejala Pengobatan dan Pencegahan Terbaik

9:29 AM
Asma adalah salah satu jenis penyakit jangka panjang atau kronis yang menyerang bagian saluran pernafasan ditandai dengan peradangan dan penyempitan pada saluran nafas sehingga berakibat kesulitan bernafas atau sulit bernafas dan diikuti beberapa gejala yang lainnya misalnya nyeri dada,batuk-batuk dan mengi.Asma bisa terjadi pada segala usia baik muda maupun tua.

Walaupun penyebab utama asma belum diketahui hingga saat ini tapi ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan asma yaitu debu,bulu binatang,asap rokok,aktivitas fisik,infeksi virus,udara dingin dan terpapar zat kimia.

Penderita asma cenderung lebih sensitif jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki masalah pernafasan yang satu ini.Jika paru-paru sudah iritasi maka otot-otot saluran pernafasan pasien asma akan kakuk dan membuat saluran pernafasan menjadi lebih sempit yang akhirnya bisa menyebabkan produksi dahak meningkat dan kesulitan bernafas.

Penderita Asma Di Indonesia

Penyakit Asma - Penyebab Gejala Pengobatan dan Pencegahan Terbaik

Menurut laporan kesehatan Kementrian Kesehatan RI tahun 2015 jumlah pasien penderita asma di Indonesia sekitar 4,5 persen dari total penduduk Indonesia.Sulawesi Tengah merupakan peringkat nomor satu penderita asma terbanyak yaitu mencapai 7,8 persen dari seluruh jumlah penduduk.
Sedangkan menurut data WHO di bulan Mei tahun 2014,jumlah orang meninggal karena asma di Indoensia mencapai angka 24,773 jiwa atau 1,77% dari seluruh total kematian penduduk.Apabila dilakukan penyesuaian umur dari total penduduk Indonesia maka negara kita mendapatkan peringkat ke 19 dunia untuk kematian yang disebabkan penyakit asma.

Diagnosis Asma

Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui apakah seseorang itu menderita asma atau tidak.Namun sebelumnya dokter akan menanyakan tentang gejala-gejala yang dirasakan,waktu gejala muncul dan riwayat kesehatan penderita dan anggota keluarganya.
Apabila hasil wawancara mengarah pada penyakit asma lalu dokter akan melanjutkan tes untuk menguatkan diagnosis.Tes tersebut antara lain yaitu:

- Pengukuran status Alergi
- CT Scan
- Rontgen
- Spirometri
- Uji Provokasi Bronkus
- Tes Arus Puncak Ekspirasi (APE)

Apabila seseorang sudah positif dinyatakan menderita asma ketika masih anak-anak maka gejala-gejala tersebut bisa hilang seiring bertambahnya usia sampai remaja dan akan kembali datang saat memasuki usia dewasa.Tapi berbeda ceritanya jika asma yang diderita saat masih anak-anak terbilang berat karena akan tetap ada atau bisa muncul kembali.Walaupun asma bisa muncul di usia berapapun tapi tidak semuanya di mulai saat masih anak-anak.

Pengobatan Asma

Pengobatan asma memiliki dua buah tujuan yaitu mencegah dan meredakan.Dengan dua tujuan tersebut maka dibutuhkan perencanaan pengobatan dari dokter sesuai dengan keadaan penderita.Biasanya dalam rencana pengobatan meliputi cara mengenali dan menangani gejala jika keadaan semakin memburuk.Obat-obatan apa saja yang bisa digunakan?

Seseorang yang menderita asma harus mengetahui apa saja hal yang dapat menyebabkan asma sehingga si penderita bisa menghindarinya.Apabila asma datang,inhaler pereda merupakan obat yang biasa direkomendasikan oleh dokter.

Jika terjadi serangan asma disertai gejala yang parah baik pelan ataupun cepat meskipun sudah mengonsumsi obat dan menggunakan inhaler,sebaiknya penderita segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.Serangan asma juga bisa menyebabkan nyawa melayang jadi untuk penderita asma kronis dan sudah berlangsung cukup lama serta berulang terus menerus bisa mengakibatkan penyempitan permanen.

Komplikasi Asma

Penyakit asma dapat menimbulkan beberapa penyakit yang lainnya antara lain yaitu:
- Masalah Psikologis (cemas,stres,atau depresi)
- Kemampuan di sekolah dan pekerjaan ikut menurun
- Tubuh sering merasa lelah
- Pertumbuhan anak-anak atau saat pubertas terganggu
- Pneumonia
- Gagal pernafasan
- Status Asmatikus (keadaan asma parah yang sudah tidak merespon dengan terapi normal)
- Rusaknya paru-paru baik sebagian maupun keseluruhan
- Kematian

Cara Mengendalikan Asma

Apabila anda mengidap asma sudah lama,maka anda tidak perlu risau karena asma masih bisa dikendalikan asal:
- Mengetahui dan Menghindari Penyebab Asma
- Melakukan semua rencana penanganan asma yang dibuat dokter
- Mengenali asma dan mengetahui cara-cara untuk mengobati
- Mengonsumsi obat-obatan yang sudah di resepkan oleh dokter
- Selalu mengawasi keadaan saluran nafas anda

Apabila anda menggunakan inhaler pereda asma tapi justru reaksi cepat dan semakin meningkat sebaiknya anda segera pergi ke dokter agar segera diatasi dan keadan kembali seperti semula.Selanjutnya anda mungkin disarankan untuk kembali melakukan vaksinasi influenza dan pneumonia secara teratur agar asma tidak menyebabkan penyakit yang lain datang.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top