Morfin - Aturan Pemakaian Dosis Dan Efek Samping Sebagai Obat Pereda Rasa Sakit

10:02 AM
Morfin - Aturan Pemakaian Dosis Dan Efek Samping Sebagai Obat Pereda Rasa Sakit
Morfin - Jika Anda mendengar atau mebaca kata Morfin yang terbayang dalam benak Anda adalah suatu jenis narkoba dan semacamnya. Tapi Morfin juga digunakan dalam dunia medis. Seorang pasien akan mendapatkan pengobatan menggunakan Morfin apabila dia menerita rasa sakit yang sudah menginjak keparahan sangat tinggi.

Dalam penggunaan Morfin harus dalam pengawasan dokter. Morfin dapat mengakibatkan kecanduan bagi Anda yang mengkonsumsinya karena Morfin sebenarnya merupakan zat adiktif. Oleh karena itu pendampingan oleh dokter sangat diperlukan dalam pengobatan menggunakan morfin seperti ini.

Morfin termasuk ke dalam jenis obat analgesik opium. Morfin dapat didapatkan di apotek jika kita mempunyai resep dari dokter. Morfin digunakan untuk meredakan rasa sakit yang sudah sangat kronis. Morfin tersedia dalamberbagai bentuk diantaranya caira suntik, sirup kapsul dan tablet yang aman dikonsumsi oleh anak - anak hingga orang dewasa di bawah pengawasan dokter.

Peringatan Penting Tentang Morfin

1. Jangan mengkonsumsi Morfin jika Anda sedang menyusui, sedang hamil atau merencanakan kehamilan karena Morfin berbahaya bagi buah hati dan calon buah hati Anda.
2. Bagi para pasien yang mengalami myasthenia gravis, Radang usus, epilepsi atau ayan,hipotensi, gangguan pankreas, torpid, adrenal, saluran empedu, prostat, gangguan pernapasan, ginjal dan jantung sebaiknya sangat berhati- hati dan meintalah petunjuk dokter dalam mengkonsumsi Morfin.
3. Bagi Anda yangpernahmengalami kecanduan terhadap minuman keras dan narkoba, mengalami cedera pada kepala, dan sembelit harus waspada dalam mengkonsumsi Morfin.
4. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami ovber dosis dan alergi terhadap Morfin.

Dosis Morfin yang sesuai untuk pasien

Pemberian dosis Morfin kepada pasien memperhatikan beberapa faktor diantaranya kondisis tubuh pasien dan seberapa parah rasa sakit yang diderita. Berat badan juga merupakan salah satu faktor yang menjadi pertimbangan bagi anak - anak yang akan mengkonsumsi Morfin.

Morfin hanya diberikan kepada anak - anak dengan berat badan minimal 50 kg dan orang dewasa. Dokter akan memberikan suntikan Morfin kepada pasiennya dengan frekuensui 4 jam sekali sebanyak 3 - 5 mg. Sedangkan bagi pasien yang mengkonsumsi Morfin dalam bentuk tablet disarankan untuk mengkonsumsi Morfin 4 jam sekali sebanyak 5 - 20 mg.

Bagaimana cara yang benar dalam mengkonsumsi Morfin??

Berikut ini jawaban dari pertanyaan di atas.
1. Sebelum Anda mengkonsumsi atau menggunakan Morfin patuhilah pentunjuk atau saran dari dokter serta memahami aturan pakai yang tertera pada kemasan.
2. Konsumsi kapsul Morfin dengan menggunakan segelas air atau mencampurkannya pada makanan. Jangan mengunyah tablet Morfin, telanlah menggunakan air secukupnya. Morfin dapat dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan.
3. Untuk menghindari efek samping yang berlebihan, hindari minuman keras selama mengkonsumsi Morfin.
4. Supaya efek Morfin lebih maksimal, konsumsi Morfin pada jam yang sama setiap hari secara teratur.
5. Jika Anda terlupa mengkonsumsi salah satu dosisnya, abaikan saja dan jangan menggandakan dengan dosis berikutnya.
6. Untuk menghindari efek kecanduan, konsumsi Morfin sesuai dengan jangka waktu yang ditetapkan oleh dokter.
7. Morfin merupakan salah satu obat - obatan yang biasa disalahgunakan oleh sebagian orang, sebaiknya mintalah surat keterangan dari dokter bahwa Anda sedang dalam pengobatan menggunakan Morfin untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan.

Efek Samping Morfin

1. Produksi keringat meningkat
2. Rasa kering di mulut
3. Insomnia
4. Buang air kecil menjadi susah
5. Sembelit
6. Mual
7. Sakit kepala
8. Timbul rasa kantuk

Itulah informasi seputar Morfin. Semoga informasi yang saya sajikan kali ini dapat bermanfaat bagi Anda dan orang - orang di sekitar Anda.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top