Metoclopramide Obat Mual dan Muntah - Dosis Pemakaian Dan Efek Sampingnya

Metoclopramide Obat Mual dan Muntah - Dosis Pemakaian Dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan
Metoclopramide - Makanan yang sudah kita makan akan masuk ke lambung dan akan mengalami proses pencernaan yang cukup lama di lambung.Terkadang kita merasakan mual dan sampai muntah karena makanan yang ada di lambung tidak kunjung mengalir menuju usus halus. Tahukah Anda kalau mual dan muntah bisa saja disebabkan oleh berbagai penanganan medis seperti kemoterapi, radioterapi, operasi. Mual dan muntah juga bisa disebabkan karena kita menderita migrain.

Metoclopramide merupakan salah satu dari sekian banyak obat yang digunakan untuk menangani keluhan mual dan muntah. Biasanya konsumsi Metoclopramide akan dikombinasikan dengan obat analgesik khusus bagi penderita migrain. Bagaiamana Metoclopramide bisa meredakan mual dan muntah? Cara kerja Metoclopramide adalah mendorong makanan menuju usus halus dengan lebih cepat, jadi mual dan muntah dapat diminimalisir.

Metoclopramide marupakan obat jenis antiemetik yang tersedia di pasaran dalam berbagai bentuk seperti obat suntik, obat cair dan tablet. Metoclopramide berfungsi untuk meredakan dan mencegah mual serta muntah. Metoclopramide boleh dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak - anak dengan pengawasan doker. Metoclopramide tidak diperjual belikan secara bebas di pasaran, Metoclopramide merupakan obat resep.

Peringatan dini yang harus dipahami sebelum mengkonsumsi Metoclopramide

1. Jangan mengkonsumsi Metoclopramide jika tidak dianjurkan oleh dokter, terutama bagi Anda yang sedang hamil atau merencanakan kehamilandalam waktu dekat.
2. Metoclopramide sebaiknya dihindari oleh para ibu yang sedang dalam masa menyusui, karena dapat berakibat buruk bagi sang bayi.
3. Jika Anda adalah pasien berusia lebih dari 65 tahun atau kurang dari 20 tahun, sebaiknya berhati - hati dalam mengkonsumsi Metoclopramide. Peringatan ini juga berlaku bagi Anda yang menderita tumor pada kelenjar adrenal, porfiria, Parkinson, gangguan mental, diabetes, denyut jantung tak beraturan, asma, kelainan hati, gangguan hinjal, pendarahan pada lambung dan epilepsi.
4. Selama Anda mengkonsumsi Metoclopramide, hindari minuman dan makanan yang mengandung alkohol untuk mengurangi efek samping yang mungkin terjadi.
5. Efek samping dari Metoclopramide diantaranya mengantuk dan pusing, oleh karena itu hindari mengemudikan kendaraan saat Anda berada di bawah pengaruh Metoclopramide.
6. Bila Anda akan menerima penanganan medis, beritahu dokter bahwa Anda mengkonsumsi Metoclopramide.
7. Jika Anda mengalami overdosis atau alergi, segera konsultasikan kepada dokter untuk segera mendapatkan pertolongan.

Dosis Metoclopramide

Anak - anak yang memiliki berat badan kurang dari 61 kg sebaiknya tidak mengkonsumsi Metoclopramide. Jika anggota keluarga Anda yang berusia kurang dari 15 tahun akan mengkonsumsi Metoclopramide, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.
Metoclopramide hanya boleh dikonsumsi paling banyak adalah 0,5 mg per kilogram berat badan pasien atau 30 mg perhari.
- Dosis yang biasa diberikan oleh dokter kepada pasien yang berusia 15 - 18 tahun adalah 0,1 - 0,5 mg per kilogram berat badan, dosis ini akan dikonsumsi 1 - 3 kali dalam sehari.
- Sedangkan untuk pasien yang berusia 18 tahun atau lebih, dosisnya adalah 10 mg Metoclopramide per hari, 1 - 3 kali konsumsi.
Dosis yang disarankan oleh dokter kepada pasiennya tentu saja berbeda - beda kerena ada banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya kondisi yang dialami oleh pasien, respon tubuh pasien terhadap Metoclopramide, dan juga berat badan pasien.

Cara yang benar dalam mengkonsumsi Metoclopramide

1. Baca aturan pakai pada kemasan sebelum Anda mulai mengkonsumsi Metoclopramide, dan jangan lupa untuk mematuhi aturan dokter.
2. Kondisi tubuh Anda harus selalu terpantau oleh dokter selama mengkonsumsi Metoclopramide, oleh karena itu periksakan diri Anda secara rutin.
3. Perhatikan daran dari dokter untuk mengkonsumsi Metoclopramide 30 menit sebelum Anda makan.
4. Jangan menggunakan sendok makan dalam mengkonsumsi Metoclopramide cair, gunakan sendok takar yang telah tersedia.
5. Konsumsi Metoclopramide pada jam yang sama setiap hari, jarak aman antara satu dosis Metoclopramide dengan dosis berikutnya adalah 6 hingga 8 jam.
6. Tidak dianjurkan untuk menggadakan dosis Metoclopramide untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Efek Samping Metoclopramide

Beberapa efek smaping Metoclopramide diantaranya
1. Gangguan motorik pada tubuh, mata dan otot wajah
2. Bertambahnya detak jantung
3. Siklus menstruasi menjadi terganggu
4. Rasa nyeri pada payudara
5. Timbul ruam di permukaan kulit
6. Mulut terasa kering
7. Pusing, sakit kepala
8. Pada penggunaan dosis tinggi akan timbul diare
9. Mengatuk

Itulah informasi seputar Metoclopramide yang sangat lengkap dan terpercaya. Semoga tulisan saya tentang Metoclopramide dapat bermanfaat bagi Anda.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top