Methylprednisolone Anti Inflamasi - Indikasi Dosis Pemakaian dan Efek Sampingnya

Penyakit yang disebabkan oleh inflamasi atau peradangan seperti asma, alergi, Chrohn, artritis reumatoid, kolistis ulseratif, dan juga multiple sclerosis dapat iatasi dengan sebuah obat yang bernama Methylprednisolone. Methylprednisolone ini bekerja dengan cara mengurangi rasa nyeri, menguarngi ruam dan juga mengurangi pembengkakan melalui penekanan sistem imunitas kita. Methylprednisolone termasuk ke dalam jenis obat steroid atau kortikosteroid.

Methylprednisolone Anti Inflamasi - Indikasi Dosis Pemakaian dan Efek Sampingnya

Methylprednisolone tesedia dalam bentuk cairan suntik dan juga tablet. Obat Methylprednisolone ini aman dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak - anak asalkan sesuai dengan resep dan juga dosis yang diberikan oleh dokter. Methylprednisolone berfungsi untuk menangani gejala alergi dan juga mengurangi inflamasi.

Peringatan Sebelum Minum Methylprednisolone

Peringatan yang perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi Methylprednisolone adalah seperti di bawah ini.
1. Sangat penting untuk mengikuti dosis dan resep yang diberikan oleh dokter terutama bagi pasien wanita menyusui, wanita hamil dan juga anak - anak.
2. Tidak disarankan untuk mengkonsumsi Methylprednisolone sebelum makan, Methylprednisolone harus dikonsumsi setelah makan.
3. Jika dokter atau perawat akan melakukan tindakan medis kepada Anda maka Anda harus membri tahukan bahwa Anda sedang mengkonsumsi Methylprednisolone untuk mendapatkan penanganan medis yang aman.
4. Bagi Anda yang sedang menderita penyakit herpes, campak, cacar air, TBC, infeksi, epilepsi, osteoporosis, glaukoma, gangguan hati, gangguan ginjal, penyakit jantung, dan hipertensi maka Anda harus berhati - hati dan berkonsultasi kepada dokter sebelum mengkonsumsi Methylprednisolone.
5. Untuk mencegah efek samping berlebih dan gejala putus obat maka Anda harus melakukan penurunan dan peningkatan dosis secara berkala.
6. Jika Anda mengalami over dosis dan juga alergi segera hubungi dokter.

Dosis Methylprednisolone

Tingkat keparahan penyakit yang diderita, reaksi tubuh terhadap Methylprednisolone, kondisi pasien, dan berat badan pasien adalah beberapa hal yang dapat mempengaruhi dokter dalam memberikan dosis kepada pasien. Pada umumnya, dokter akan memberikan dosis kepada pasiennya sebanyak 4 mg hingga 48 mg per hari. Dosis ini akan diubah oleh dokter setelah tubuh pasien memberikan reaksi dalam beberapa waktu tertentu.

Bagaimana cara mengkonsumsi Methylprednisolone dengan benar?

Mengkonsumsi Methylprednisolone dengan cara yang benar sangat penting dilakukan untuk mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal dan juga untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh Methylprednisolone.
1. Konsumsi Methylprednisolone setiap hari pada waktu yang sama dan konsumsi Methylprednisolone setelah makan untuk mendapatkan hasil maksimal.
2. Konsumsi Methylprednisolone sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter dan jangan pernah mengkonsumsi Methylprednisolone melebihi dosis yang diberikan dokter dan dalam waktu yang lama. Hal ini akan menyebabkan gangguan kelenjar adrenal.
3. Bicarakan dan mintalah solusi kepada dokter apabila Anda akan mengkonsumsi obat lain atau menerima vaksin saat mengkonsumsi Methylprednisolone.
4. Tetap jaga kondisi tubuh Anda, dan hindari kontak dengan orang yang terkena penyakit menular karena Methylprednisolone akan menurunkan imunitas tubuh Anda.
5. Jika Anda tidak sengaja melewatkan dosis Methylprednisolone, segera minum dosis tersebut, dan jangan menggandakan dosis yangterlewat karena dapat menimbulkan over dosis.

Efek samping Methylprednisolone

Methylprednisolone menimbulkan efek samping bagi orang yang mengkonsumsinya. Efek samping dari Methylprednisolone antara lain.
- Berat badan bertambah
- Ketidakteraturan menstruasi
- Susah tidur
- Merasa cemas, depresi dan mudah marah
- Produksi keringat lebih banyak
- Cepat lelah dan lemas
- Gangguan pencernaan seperti sakit perut, muntah dan mual
- Nyeri pada ulu hati

Itulah iniformasi seputar obat Methylprednisolone. Semoga bermanfaat.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top