Lisinopril - Dosis, Indikasi, Efek Samping dan Manfaat Untuk Stroke dan Gagal Jantung

5:59 AM
Lisinopril - Tekanan darah tinggi merupakan penyebab dari berbagai penyakit lainnya yang lebih parah misalnya stroke, serangan jantung dan gagal jantung. Sebenarnya tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan menjalani pola hidup sehat serta melakukan olahraga secara teratur. Namun tidak semua orang mampu menjalaninya, oleh karena itu ada sebuah obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi yaitu Lisinopril
Lisinopril - Dosis Indikasi Efek Samping dan Manfaat Khasiat Fungsi Untuk Stroke dan Gagal Jantung

Lisinopril merupakan obat jenis ACE inhibitor. Dalam mengonsumsi Lisinopril ini harus didampingi dengan resep dokter. Manfaat dari Lisinopril adalah menangani hipertensi, gagal jantung, edema, mencegah strokre, serangan jantung, dan gangguan ginjal serta mata akibat diabetes. Lisinopril tersedia dalam bentuk tablet yang hanya boleh dikonsumsi oleh anak di atas 6 tahun hingga orang dewasa.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Lisinopril

1. Lisinopril sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil dan menyusui.
2. Bagi Anda yang menjalani dialisis, terapi desensitisasi, angioedema, stenosis aorta, kardiomioptai, vaskular parifer, aterosklerosis, dehindrasi, gangguan ginjal, dan lupus sebaiknya berhati - hati dalam mengonsumsi Lisinopril.
3. Konsultasikan dengan dokter bila Anda akan mengonsumsi obat lain bersamaan dengan Lisinopril.
4. Anak di bawah 6 tahun dilarang mengonsumsi Lisinopril.
5. Temui dokter segera jika Anda mengalami alergi dan over dosis setelah mengonsumsi Lisinopril.

Dosis Lisinopril

1. Untuk pasien anak - anak, dosis maksimal Lisinopril adalah 20-40 mg per hari. Sedangkan dosis Lisinopril pada umumnya adalah 2,5-5 mg per ahri.
2. Bagi pasien dewasa, Lisinopril sebaiknya dikonsumsi sebanyak 2,5-20 mg per ahri. Sedangkan dosis maksimalnya adalah 80 mg per hari.

Cara yang Benar Dalam Mengonsumsi Lisinopril

1. Patuhi dosis yang diberikan oleh dokter dalam megonsumsi Lisinopril, jangan lupa juga untuk membaca aturan pakai yang ada pada kemasan Lisinopril.
2. Konsumsi Lisinopril pada malam hari dengan bantuan air putih. Lisinopril aman dikonsumsi sebelum maupun setelah makan.
3. Supaya Lisinopril dapat bekerja secara maksimal, Anda disarankan untuk mengonsumsi Lisinopril pada jam yang sama setiap hari.
4. Lisinopril biasanya dikonsumsi dalam jangka panjang untuk bisa mengontrol tekanan darah Anda.
5. Jangan menggandakan dosis Lisinopril jika Anda tidak sengaja melewatkannya, konsumsi dosis Lisinopril yang terlewat jika masih ada jarak yang cukup dengan dosis berikutnya.
6. Untuk bisa memantau kondisi Anda, sebaiknya periksakan diri secara rutin ke dokter selama Anda menjalani pengobatan dengan Lisinopril.

Efek Samping Lisinopril

Sama dengan obat - obatan kimia lainnya, Lisinopril memiliki efek samping yang biasa terjadi. Inilah efek samping dari Lisinopril.
1. batuk kering
2. diare
3. mudah lelah
4. sakit perut dan gangguan pencernaan lain
5. Mual dan muntah
6. Sakit kepala dan pusing saat bangkit dari duduk
Jika Anda merasakan efek samping yang lebih parah, sebaiknya segera hubungi dokter.

Terimakasih, Anda telah membaca artikel terlengkap tentang obat Lisinopril. Semoga bermanfaat.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top