Estrogen Hormon Sintetis - Manfaat Indikasi Dosis Pemakaian dan Efek Samping

6:37 AM
Estrogen - Pernahkah Anda mengatahui tentang hormon estrogen atau sekedar mendengarnya? Ya, Estrogen merupakan hormon yang diproduksi oleh tubuh wanita guna mengatur segala aktivitas tubuh yang hanya dimiliki oleh wanita saja. Kadar Estrogen di dalam tubuh dapat berkurang, terutama setelah seorang wanita mengalami menopause (berhenti menstruasi). Gejala yang ditimbulkan oleh kurangnya hormon Estrogen di dalam tubuh diantaranya jantung berdebar, rasa panas, kekeringan pada vagina dan juga produksi keringat berlebih.

Estrogen Hormon Sintetis - Manfaat Indikasi Dosis Pemakaian dan Efek Samping Bagi Kesehatan Wanita

Wanita yang kekurangan hormon Estrogen dapat menjalani terapi hormon. Hal ini  bertujuan agar tubuh tetap mendapatkan hormon estrogen yang diperlukan dan juga untuk mencegah osteoporosis pada wanita. Untuk wanita yang masih memiliki rahim, akan dilakukan terapi kombinasi yaitu hormon Estrogen dan hormon Progestogen. Sedangkan untuk wanita yang rahimnya telah diangkat hanya akan dilakukan terapi hormon Estrogen saja.

Estrogen merupakan jenis obat hormon sintetis. Estrogen merupakan obat resep, jadi Andaharus memiliki resep dokter untuk bisa membeli Estrogen di apotek atau toko obat. Estrogen bermanfaat untuk terapi penggantian hormon bagi wanita yang kekurangan Estrogen dalam tubuhnya. Estrogen sintetis tersedia dalam bentuk koyo, salep dan tablet yang hanya boleh digunakan oleh orang dewasa.

Peringatan sebelum menggunakan Estrogen

1. Hindari Estrogen bagi wanita hamil dan menyusui untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan.
2. Jika Anda menderita sakit kepala, migrain, pendarahan pada vagina, porfiria, masalah pada rahim, hipertensi, lupus, batu empedu, epilepsi, diabetes, asma, gangguan hati, ginjal, gangguan penggumpalan darah, mengalami terapi hormon tiroid, kanker payudara, rahim atau Anda telah berusia 60 tahun atau lebih sebaiknya berhati - hati ketika Anda akan menjalani terapi Estrogen.
3. Konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum Anda berencana untuk berhenti mengkonsumsi Estrogen.
4. Sebelum Anda mendapatkan penanganan medis, beritahu dokter bahwa Anda mengkonsumsi Estrogen.
5. Segera temui dokter jika Anda mengalmi overdosis atau alergi setelah mengkonsumsi Estrogen.

Dosis Estrogen

Pemberian dosis Estrogen akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan juga respon tubuh pasien setelah menjalani terapi hormon Estrogen. Dosis awal pemberian Estrogen adalah 0,3 mg. Dosis ini adalah dosis rata - rata pemberian Estrogen, pada fase awal akan diberikan dosis Estrogen yang paling kecil, kamudian dosis berikutnya akan mengikuti perkembangan dari pasien itu sendiri.

Cara mengkonsumsi Estrogen dengan baik dan benar

1. Perhatikan keterangan atau aturan pakai yang tertera pada kemasan Estrogen, jangan lupa untuk mengikuti dosis yang diberikan oleh dokter dalam mengkonsumsi Estrogen.
2. Supaya Estrogen dapat bekerja maksimal pada tubuh Anda, sebaiknya konsumsi tabler Estrogen pada jam yang sama setiap hari.
3. Khusus bagi Anda yang menggunakan Estrogen dalam bentuk obat oles, sebelum Anda mengoleskan Estrogen pada perut atau paha Anda sebaiknya cuci tangan sampai bersih. Lakukan juga setelah Anda selesai mengoleskan Estrogen.
4. Selama satu jam setelah pengolesan Estrogen, bagian yang diolesi Estrogen sebaiknya dihindarkan dari air selama 1 jam pertama.
5. Bagi Anda yang lupa menggunakan obat oles Estrogen, sebaiknya segera gunakan Estrogen sebelum terlewat selama 12 jam, namun jika sudah terlewat selama 12 jam sebaiknya tunggu hingga dosis berikutnya.
6. Sedangkan untuk Anda yang menggunakan Estrogen berbentuk koyo, jangan gunakan koyo Estrogen pada bagian tubuh yang sama untuk menghindari terjadinya iritasi, gunakan koyo Estrogen pada bagian pinggang ke bawah. Hindari menempelkan koyo Estrogen pada kulit yang terluka dan juga payudara.
7. Periksakan diri Anda ke dokter setidaknya satu kali selama Anda mengkonsumsi Estrogen guna memantau kondisi tubuh Anda dan juga mendeteksi bila terjadi kanker ovarium, kanker rahim maupun kanker payudara.
8. Periksakan kadar gula darah secara rutin bagi Anda penderita diabetes yang menggunakan Estrogen karena kadar gula bisa mengalami peningkatan selama Anda menggunakan Estrogen.

Efek Samping Estrogen

Berbagai efek samping di bawah ini adalah gejala yang biasanya mucul selama pasien mengkonsumsi atau menggunakan Estrogen.
1. Gairah seks dan emosi mengalami perubahan
2. Peruabahan berat badan
3. Payudara terasa nyeri
4. Muncul ruam pada kulit
5. Perut terasa kembung
6. Kaki dan perut mengalami kram atau kaku
7. Mata menjadi kering
8. Mual dan muntah
9. Sakit kepala dan pusing

Itulah informasi terlengkap seputar Estrogen dan semua seluk beluknya. Semoga bermanfaat.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top