Buta Warna - Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pencegahan Dan Pengobatan Terbaik

10:28 PM
Buta Warna adalah kondisi saat kualitas penglihatan pada warna berkurang yang biasanya merupakan bentuk warisan dari orang tua ke anaknya sejak lahir.Seseorang yang mengidap Buta Warna biasanya akan mengalami kesulitan untuk mengenali warna merah,hijau,biru dan percampuran di antara warna-warna tersebut.

Buta Warna Color Blind Test - Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pencegahan Dan Pengobatan Terbaik

Buta Warna masih sangat jarang ditemukan dan sebagian besar penderita buta warna sudah bisa terbiasa dengan keadaan ini yang membuat mereka merasa bahwa Buta Warna bukan gangguan yang serius.Ada beberapa kasus Buta Warna yang dialami oleh seseorang ketika mereka beranjak dewasa.

Gejala Buta Warna

Seseorang yang mengidap Buta Warna hanya dapat melihat beberapa jenis gradasi warna dan untuk orang yang tidak menderita Buta Warna dapat melihat ratusan jenis warna.Gejala yang lainnya yaitu tidak dapat membedakan antara warna merah dengan warna hijau tapi dapat melihat warna biru dan kuning dengan mudah.Beberapa penderita Buta Warna tidak sadar jika mereka memiliki masalah penglihatan dan baru menyadari setelah melakukan tes penglihatan mata.

Tipe-tipe Buta Warna

Ada beberapa orang pengidap buta warna akan mengalami kesulitan dalam membedakan gradasi warna merah,kuning,dan hijau seperti oranye dan cokelat yang biasanya termasuk dalam tipe buta warna merah-hijau.Pada tipe buta warna tersebut biasanya juga akan mengalami kesulitan dalam membedakan antara warna merah dengan hitam dan beberapa gradasi warna ungu.Laki-laki cenderung lebih sering mengalami buta warna dengan tipe tersebut.Tipe buta warna yang paling jarang terjadi yaitu tipe biru-kuning yang merupakan tipe buta warna yang tidak bisa membedakan antara warna biru-hijau dan kuning.

Orang yang menderita buta warna dengan beberapa tipe tersebut akan mengalami kesulitan dalam membedakan warna karena warna tersebut akan lebih kusam dibandingkan dengan orang yang memiliki penglihatan normal.

Penyebab Buta Warna

Proses untuk melihat warna adalah melewati spektrum yang dimulai dengan kemampuan alamiah mata untuk membedakan warna-warna dasar misalnya warna merah,biru dan hijau.Tapi untuk orang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan warna layaknya orang yang memiliki penglihatan normal.Hal tersebut disebabkan adanya masalah pada pigmen reseptor penglihatan warna (sel kerucut di mata).Saat salah satu pigmen hilang maka mata akan mempunyai gangguan untuk melihat warna tertentu.

Pada beberapa masalah buta warna penyebab utamanya adalah faktor genetik orag tua tapi selain itu efek samping penggunaan ovat atau gangguan kesehatan yang lain juga bisa menjadi penyebab buta warna.

Sebab-sebab orang mengalami buta warna antara lain yaitu:

- Faktor Genetik
Sebagian besar orang yang menderita buta warna yang dialami sejak lahir disebabkan oleh faktor Genetik yang berikatan pada kromosom X.Ketika seorang ayah penderita buta warna tidak akan memiliki keturunan yang buta warna kecuali pasangannya memiliki gen buta warna juga.Hal tersebut terjadi karena perempuan cenderung berperan besar dalam membawa gen (carrier) yang dapat mewariskan buta warna pada sang anak.Penderita buta warna karena faktor genetik lebih sering menyerang pria dibandingkan dengan wanita dan keadaan ini dapat melewati satu generasi.Seorang anak perempuan dapat menderita buta warna apabila kedua orang tuanya membawa gen buta warna.

- Usia
Kemampuan untuk membedakan warna akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia karena terjadi proses penuaan dan anda tidak perlu khawatir dengan keadaan ini.

- Penyakit
Ada beberapa jenis penyakit yang bisa menyebabkan buta warna misalnya penyakit Parkinson,Alzheimer,Glaukoma,kanker darah (leukimia),diabetes,pecandu minuman keras kronis,degenerasi makula dan anemia sel sabit.

- Efek Sampin Pengobatan tertentu
Ada beberapa jenis pengobatan yang berpeluang menyebabkan buta warna misalnya digoxin,phenytoin,klorokuin,dan sildenafil.Apabila penglihatan terganggu karena berkaitan dengan pengobatan maka penglihatan akan kembali normal ketika pengobatan itu dihentikan atau berhenti

- Bahan Kimia
Buta warna bisa terjadi karena paparan bahan kimia beracun misalnya ketika anda berada di tempat kerja dan terkena karbondisulfida dan pupuk.

Diagnosis dan Perawatan Buta Warna

Hampir sebagian buta warna yang terjadi disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik tapi ada beberapa yang berkembang setelah dilahirkan.Tes yang biasanya dilakukan untuk mendiagnosa Buta Warna antara lain yaitu:

- Tes Ishihara
tes ini adalah tes yang palin sering digunakan untuk mendiagnosa buta warna tapi hanya dapat mendiagnosa keadaan buta warna merah-hijau.Biasanya penderita Buta Warna akan diminta untuk melihat angka yang kurang jelas yang terdapat pada sebuah gambar yang bentuknya titik-titik berwarna.

- Tes Penyusunan
Tes ini dilakukan dengan cara menyusun objek berwarna pada susunan gradasi warna yang berbeda-beda lalu pasien akan diminta untuk menyusun benda berwarna sesuai dengan gradasi warna yang dilihat.

Pentingnya Mengenali Buta Warna Sejak Awal

Sangat penting khususnya orang tua untuk mengetahui karakteristik dan gejala-gejala buta warna dari awal karena hal ini akan sangat berpengaruh pada perkembangan kemampuan belajar seorang anak.Ketika seorang anak mengalami buta warna maka ia akan mengalami kesulitan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari baik di dalam rumah ataupun di luar rumah terlebih jika guru tidak mengetahui keadaan ini.Contoh kegiatan yang dapat terganggu antara lain yaitu:
- Mengalami kesulitan dalam membedakan rambu-rambu lalu lintas
- Tidak bisa membedakan obat yang tidak berlabel sesuai standar
- Tidak dapat membedakan daging mentah dan matang
- Berpengaruh pada pilihan pekerjaan nantinya misalnya mengenali warna akurat,masinis,pemandu lalu lintas udara,pilot dan ahli listrik.

Hingga saat ini belum ada obat atau cara untuk mengobati buta warna tapi sebagian besar orang yang menderita buta warna sudah dapat mengatasi dan mendapatkan solusi dalam menghadapi masalah buta warna yang di derita.Seiring perkembangan zaman,saat ini sudah ada teknologi medis yang dapat menciptakan alat bantu untuk penderita buta warna misalnya lensa mata khusus,adanya setelan khusus pada perangkat elektronik tertentu,perlengkapan rumah tangga atau komputer untuk memudahkan penggunanya khususnya pengidap buta warna.Keluarga,teman dan kerabat yang disekitarnya terdapat penderita buta warna sebaiknya ikut membantu jika penderita tengah mengalami kesulitan contoh menyiapkan alat belajar yang sesuai dan memeriksa makanan sebelum dikonsumsi oleh si penderita.

Gejala buta warna dapat dikurangi dengan mengobati keadaan yang mendasarinya misalnya apabila buta warna yang di derita dikarenakan pengobatan atau karena masalah kesehatan yang lainnya bukan karena keturunan.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top