Biduran - Penyebab, Gejala, Cara Pengobatan dan Komplikasinya

7:37 PM
Pengertian Biduran - Urtikaria merupakan istilah medis untuk menyebutkan penyakit Biduran.Biduran atau Urtikaria adalah respon kulit yang mengakibatkan timbulnya bilur warna merah atau putih dan gatal.Bilur tersebut pertama akan muncul di salah satu bagian kulit kemudian menyebar ke area tubuh yang lain biasanya disebabkan karena alergi.

Biduran - Penyebab, Gejala, Cara Pengobatan dan Komplikasinya Untuk Kesehatan

Ruam yang disebabkan karena Biduran biasanya akan terasa gatal tapi kadang juga perih atau menyengat.Gejala Urtikaria atau biduran bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama namun untuk jenis urtikaria yang terjadi selama 6 minggu disebut dengan urtikaria akut atau jangka pendek.Namun ada juga urtikaria yang bertahan lebih lama yaitu selama beberapa minggu hingga tahun yang biasa disebut dengan urtikaria kronis atau jangka panjang.Namun munculnya urtikaria kronis atau jangka panjang bisa juga sebagai pertanda adanya penyakit lain misalnya tiroid,diabetes tipe 1 atau lupus.
Biduran atau Urtikaria biasanya terjadi pada anak-anak dan wanita rentan usia antara 30-60 tahun dan orang yang memiliki alergi juga bisa terkena Biduran.

Gejala Biduran

Biduran akan menyebabkan bilur muncul dan rasanya sangat gatal dengan ukuran dan tempat yang berbeda-beda.Bilur dapat menghilang di salah satu tempat namun akan muncul di tempat atau bagian tubuh yang lain.Jika bilur ini sudah menghilang maka kulit akan kembali seperti biasanya.Biduran biasanya akan reda dalam 2 hari.Faktor-faktor yang bisa menyebabkan biduran antara lain yaitu:
- Kondisi Stres
- Kafein
- minuman keras
- Suhu udara yang panas.
Oleh karena itu,sebaiknya jangan mendekati faktor-faktor yang menyebabkan biduran.Apabila biduran semakin parah dan lebih dari 2 hari sebaiknya anda segera periksa ke dokter agar segera mendapatkan penanganan.
Urtikaria Vaskulitis yaitu keadaan saat pembuluh darah di dalam kulit mengalami inflamasi.Hal ini biasanya terjadi pada jenis urtikaria yang langka.Bilur yang muncul juga lebih tahan lama,rasanya lebih sakit dan bbisa meninggalkan bekas memar.

Penyebab Biduran atau Urtikaria

Bilur yang muncul dipermukaan kulit dikarenakan kadar histamin yang dikeluarkan oleh tubuh sangat tinggi.Histamin tersebut membuat pembuluh darah lebih rileks dan melebar yang membuat aliran darah juga meningkat.Karena banyak darah yang mengalir di bawah permukaan kulit yang membuat kulit menjadi merah dang juga membuat kulit menjadi bengkak dan timbul rasa gatal.Faktor-faktor yang bisa menyebabkan biduran antara lain yaitu:
- Adanya kontak dengan penyebab alergi misal lateks atau bulu binatang
- Mengonsumsi makanan penyebab biduran seperti kacang,cokelat,makanan laut,telur,gandum dan susu.
- Obat-obatan yang dapat menyebabkan urtikaria antara lain antibiotik,aspirin,obat anti hipertensi dan ibuprofen
- Zat aditif yang terkandung di dalam makanan antara lain yaitu pemanis,pengawet,penguat rasa,pewarna,pengental dan lain-lain.
- Infeksi seperti hepatitis dan demam kelenjar
- Gigitan serangga
- Karena lingkungan seperti karena paparan pada cuaca panas atau dingin,terkena paparan air dan sinar matahari
- Stres
Biduran kronis juga terkadang tidak diketahui apa penyebabnya.Namun ada faktor yang dapat menyebabkan muncul biduran atau bisa memperparah gejala yang ada,contohnya minum-minuman beralkohol atau minuman berkafein,merasa stres,dan suhu udara yang panas.

Diagnosis Biduran

Diagnosis dimulai dengan menanyakan pemeriksaan fisik dan juga bertanya mengenai gejala apa saja yang di alami agar bisa menentukan penyebab biduran atau urtikaria sehingga pasien lebih mengetahui dan dapat menghindari biduran jika terjadi di kemudian hari.Dokter juga akan menanyakan kapan biduran itu mulai terjadi dan waktunya misalnya karena ada hal-hal yang baru seperti perubahan lingkungan atau karena mengonsumsi makanan yang baru.
Selain itu,tes darah dan kulit juga bisa dilakukan sehingga bisa diketahui apakah anda mengidap alergi pada hal tertentu atau tidak meskipun untuk masalah biduran kronis hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya.
Untuk urtikari kronis hingga saat ini masih sangat jarang dilakukan tes alergi mengingat tidak semuanya disebabkan karena reaksi alergi.Ada beberapa tes yang biasanya dilakukan untuk mengetahui penyebab urtikaria kronis antara lain yaitu:
- Melakukan penghitungan tingkat antibodi pada darah
- Melakukan tes darah lengkap untuk memeriksa tingkat sel darah merah yang normal
- Melakukan tes fungsi hati
- Mengambil sampel tinja untuk mengetahui apakah ada infeksi di dalam usus atau tidak
- Tes Fungsi Tiroid
- Tes Laju Endap Darah (LED) untuk mengenali gangguan yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh.

Cara Pengobatan Penyakit Biduran

Kasus biduran yang sering terjadi hanya berlangsung sekitar 2-3 harian saja.Pengobatan dan penanganan biasanya dilakukan berdasarkan gejala yang ditimbulkan dan faktor penyebabnya.

- urtikaria Akut
Urtikaria akut yaitu jenis urtikaria yang terjadi dengan gejala yang tidak lebih dari enam minggu.Obat-obatan yang bisa digunakan untuk menangani urtikaria akut antara lain yaitu:
- Antihistamin:
Obat ini berguna untuk menghentikan gatal-gatal dan juga untuk meredakan bilur yang muncul karena berfungsi untuk menghambat histamin.Untuk wanita hamil,sebaiknya jangan mengonsumsi obat ini untuk kesehatan.Contoh-contoh obat histamin antara lain yaitu cetirizine,fexofenadine,dan loratadine.

- Kortikosteroid
Obat ini diberikan pada seseorang yang mengalami biduran parah karena bekerja dengan menghambat kerja sistem kekebalan tubuh.Obat antihistamin antara lain yaitu prednisolone.Namun obat tersebut memiliki efek samping seperti hipertensi,katarak,glaukoma dan diabetes jika dikonsumsi jangka panjang.
Urtikaria Kronis
Urtikaria kronis atau jenis urtikaria yang terjadi lebih dari enam minggu bisa di obati dengan obat-obat berikut ini:
- Antihistamin H1 dan H2
Ketika gejala-gejal biduran masih muncul,anda bisa menggunakan Antihistamin H1 dan sebaiknya anda menyesuaikan dosis obat dengan gejala-gejala yang muncul.Misalnya obat Antihistamin H1 biasa tidak bisa meredakan gejala urtikaria kronis,maka anda bisa juga menggantinya dengan antihistamin H1 rupatidine yang lebih cepat menyembuhkan gejala urtikaria kronis.Namun jika gejala yang ditimbulkan semakin parah maka anda bisa mengonsumsi obat antihistamin H2 yang berfungsi untuk mengatasi ruam dengan cara mempersempit pembuluh darah.Tapi antihistamin H2 ini mempunyai efek samping seperti sakit kepala,diare,dan pusing jadi akan lebih baik jika anda tidak berkendara ataupun mengoperasikan alat berat setelah minum obat ini.
- Kortikosteroid
Kortikosteroid bisa digunakan untuk menangani urtikaria kronis dan memiliki efek samping berupa nafsu makan yang meningkat,naiknya berat badan,Suasana hati berubah dan mengalami kesulitan tidur maka obat ini sebaiknya jangan dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.
- Leukotriene receptor antagonists
Leukotriene receptor antagonists berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan di kulit.Obat ini memiliki efek samping yang biasa sepertu mual dan sakit kepala sehingga masih aman untuk digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
- Siklosporin
Obat ini hampir sama dengan kortikosteroid yaitu bekerja dengan cara menhambat sistem kekebalan tubuh yang salah karena menyerang tubuh yang sehat.Obat ini bisa menyebabkan efek samping berupa hipertensi,masalah ginjal,sakit kepala,kolesterol naik,getar atau tremor serta dapat meningkatkan risiko terkena infeksi.
- Omaluzimab
obat ini diberikan dalam bentuk injeksi atau suntikan dan berfungsi untuk mengurangi jenis antibodi di tubuh yang berperan menimbulkan biduran.
- Terapi Cahaya (Fototerapi) ultraviolet B
Terapi cahaya ini bisa digunakan untuk mengatasi ruam dan bilur yang tak kunjung hilang.Bagian kulit yang mengalami gangguan akan diberikan paparan cahaya ultraviolet.
Cara-cara yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala karena urtikaria antara lain yaitu:
- Sebaiknya jangan memakai sabun yang memiliki kandungan kimia keras
- Sebaiknya,kulit yang mengalami biduran tetap dalam keadaan dingin,tidak tertutup dan di olesi lotion penyejuk
- Pakailah pakaian yang longgar,ringan dan nyaman
- Jangan mengonsumsi makanan yang mengandung zat aditif dalam makanan,minuman beralkohol,obat pereda rasa sakit.

Komplikasi Penyakit Biduran

Urtikaria dapat menyebabkan akibat yang serius bagi penderita yang mengalaminya dengan jangka waktu yang lama.Apabila tidak segera diatasi maka ruam urtikaria bisa menyebar keseluruh bagian tubuh dan akan mengakibatkan rasa gatal yang berlebihan sehingga akan menganggu kegiatan sehari-hari hingga akhirnya menyebabkan komplikasi.

1. Angioedema

Seseorang yang mengalami urtikaria kronis atau akut dapat mengalami angioedema atau adanya pembengkakan di lapisan kulit manusia paling dalam misalnya bagian kelopak mata,bibir,tangan,kaki dan daerah kelamin.Urtikaria sendiri adalah pembengkakan yang terjadi di lapisan kulit paling luar.
Keadaan tersebut biasanya berlangsung selama lebih dari tiga hari dengan gejala yang lebih parah dari biduran biasa.Hal tersebut disebabkan oleh obat antihipertensi atau penghambat ACE.
Angioedema bisa diatasi dengan mengonsumsi antihistamin dan steroid.

2. Anafilaksis

Anafilaksis yaitu reaksi alergi yang sangat parah dan mendadak sehingga bisa mengakibatkan hal-hal yang fatal.Anafilaksis bisa membuat tekanan darah turun bahkan langsung pingsan.Pembengkakan juga bisa terjadi terutama di bagian wajah dan tenggorokan atau leher yang akan menyebabkan kesulitan bernafas.Gejala-gejala Anafilaksis yang lainnya antara lain yaitu:

- jantung berdetak lebih cepat
- Pusing
- Sakit di bagian perut
- Mual dan muntah
- Bengkak pada bagian kelopak mata,bibir,tangan dan kaki

Suntikan epinephrine merupakan satu-satunya langkah untuk mengatasi masalah ini karena akan membalikkan reaksi gejala yang terjadi di anafilaksis.Ini merupakan keadaan yang sangat berbahaya maka jika muncul gejala-gejala Anafilaksis,sebaiknya segera di bawa ke rumah sakit.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top