Batuk Kronis Parah - Penyebab Gejala Diagnosis Dan Cara Mengobatinya

11:43 AM
Batuk Kronis merupakan batuk yang berlangsung dengan jangka waktu yang cukup lama sekitar 2 bulan hingga lebih untuk penderita dewasa dan untuk penderita anak-anak sekitar 1 bulan lebih.Batuk Kronis bukan merupakan penyakit melainkan gejala yang muncul karena adanya gangguan kesehatan yang lain.

Batuk kronis terkadang bukan merupakan tanda dari keadaaan yang serius tapi batuk yang terjadi secara terus menerus bisa menyebabkan kualitas tidur terganggu,keseimbangan tubuh juga terganggu dan tentunya menganggu aktivitas sehari-hari.Sekitar 10-20% kasus batuk kronis yang dialami oleh orang dewasa disebabkan oleh hipersensitivitas genetik (katopi) dan paparan asap rokok.

 Jenis Tipe Batuk Kronis

Jenis-jenis batuk kronis antara lain yaitu:

- Batuk Kronis Kering
Batuk ini tidak menghasilkan lendir dan biasanya merupakan gejala dari masalah pada sinus atau infeksi virus

- Batuk Kronis Basah
Batuk yang menghasilkan lendir dan dapat mengindikasikan adanya infeksi bakteri dan cairan di paru-paru tergantung pada lendir yang diproduksi

- Batuk Stres
Batuk ini terjadi karena kejang di saluran pernafasan.Biasanya terjadi karena tekanan pikiran atau stres.Batuk ini tidak menghasilkan lendir dan tidak memiliki keterkaitan dengan masalah yang lain

- batuk Gonggong
Batuk ini disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya menyerang pasien anak-anak.Batuk ini akan mengeluarkan suara seperti anjing mengonggong karena trakea yang bengkak.

- Batuk Rejan
Batuk ini juga biasa disebut dengan pertusis dan termasuk dalam penyakit yang berbahaya dan menular sehingga dapat menyebabkan kematian pada bayi di bawah usia satu tahun.

Penyebab Batuk Kronis

Batuk Kronis Parah - Penyebab Gejala Diagnosis Dan Cara Mengobatinya

Faktor yang menyebabkan batuk kronis antara lain yaitu:
- Asma
Biasanya terjadi pada musim tertentu terutama saat musim dingin atau setelah mengalami infeksi saluran pernafasan atas
- Potnasal Drip
Keadaan ketika ada ingus yang berlebihan yang terkumulasi di bagian belakang tenggorokan hingga menyebabkan batuk.Keadaan tersebut juga biasa disebut dengan sindrom batuk saluran pernafasan atas (UACS).
- Penyakit Asam Lambung
terjadi karena asam lambung naik ke kerongkongan
- Infeksi
Misalnya pneumonia, flu, pilek, hingga batuk rejan (pertusis)
-  Obat Tekanan Darah
Obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE Inhibitor) yang biasanya diresepkan pada pasien tekanan darah tinggi atau gagal jantung
- Bronkitis Kronis
Inflamasi Kronis di saluran pernafasan yang biasanya terjadi karena merokok atau terkena paparan asap rokok.Penyakit ini mirip dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan emfisemia juga merupakan bagian dari penyakit perokok.
- Terlalu banyak menghirup polusi udara
- Bekerja di lokasi dengan risiko sering menghirup partikel iritasi

DI bawah ini ada beberapa hal yang bisa menyebabkan batu kronis meskipun jarang terjadi,antara lain yaitu:
- Aspirasi
Aspirasi atau masuknya benda asing ke saluran pernafasan.Untuk orang dewasa aspirasi biasanya disebabkan karena tersedak makanan atau minuman dan pada anak-anak biasanya karena benda asing yang berupa mainan.
- Bronkiolitis
Kerusakan di saluran pernafasan
- Refluks Laring Faring
Asam lambung yang naik ke tenggorokan
- Fibrosis Kistik
Penyakit yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket
- Nonasthmatic eosinophilic bronchitis
Peradangan di saluran pernafasan tanpa adanya asma
- Sarkodiosis
Gabungan peradangan sel dalam tubuh biasanya terjadi di paru-paru
- Kanker Paru-paru
- Kardiovaskular
Meliputi gagal jantung,emboli paru,sampai pembengkakan di pembuluh darah utama (aneurisma aorta)
- Kekurangan Vitamin B
Salah satu gejala kekurangan vitamin B12 yaitu neuropati sensoris yang di indikasi sebagai penyebab batik kronis

Gejala Batuk kronis

Gejala batuk kronis cukup beragam mulai dari yang ringan sampai parah.Gejala Batuk Kronis ringan antara lain yaitu:
- Seperti ada cairan yang mengalir terus menerus di belakang tenggorokan (postnasal drip)
- Sakit tenggorokan
- Suara Serak
- Nafas Pendek dan bersuara mengi
- Mulas dan merasa ada asam di mulut
Gejala batuk kronis yang parah antara lain sebagai berikut;
- Keringat Dingin di malam hari
- Demam tinggi
- Berat Badan Turun
- Rasa Sakit di bagian Dada
- Batuk Darah
Apabila dalam 8 minggu batuk tidak kunjung sembuh dan mengalami gejala seperti diatas sebaiknya segera temui dokter.

Diagnosis Batuk Kronis

Pertama,dokter biasanya akan bertanya tentang riwayat kesehatan,frekuensi gejala,kebiasaan merokok,keadaan lingkungan dan pengobatan yang sedang dijalani sampai tempat yang dikunjungi sebelum gejala muncul lalu dokter akan melakukan tes fisik.Apabila dicurigai adanya batuk kronis maka dokter akan merekomendasikan pada pasien untuk melakukan beberapa tes lanjutan antara lain yaitu:
- X-ray
Tes ini mungkin tidak bisa mendeteksi batuk secara umum seperti asma,asam lambung atau postnasal drip.Namun X-ray yang dilakukan dibagian dada bertujuan untuk melihat tanda-tanda penyakit yang lain seperti kanker paru-paru,pneumonia dan juga untuk mendeteksi penyakit sinus.
- Tes fungsi Paru
Tes ini dilakukan untuk mengevaluasi seberapa dalam penderita mampu menarik dan membuang nafas biasanya menggunakan alat bernama spirometer.Alat tersebut bisa mendeteksi penyakit asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).Untuk beberapa kasus tertentu dokter juga akan melakukan beberapa tes asma lanjutan yaitu dengan mengevaluasi kadar nafas sebelum dan setelah menghirup obat dengan kandungan metakolin.
- Tes Laboratorium
Tes ini dilakukan jika lendir yang keluar saat batuk berwarna
- CT Scan. Tes ini biasa dilakukan untuk mendiagnosa kondisi paru-paru lebih dalam, seperti infeksi atau masalah lainnya.
- Bronkoskopi
Pemeriksaan ini mengandalkan alat endoskop yang dimasukkan ke dalam saluran pernafasan melalui mulut dan hidung.Alat tersebut berbentuk selang yang dilengkapi dengan kamera sehingga akan membantu dokter melihat penyebab batuk kronis.Nantinya akan ada monitor yang akan menggambarkan hasil rekaman dari kamera yang dimasukkan.Dan pada saat itu juga dokter biasanya akan melakukan tindakan biopsi untuk mengambul salah sebagian kecil dari jaringan di saluran pernafasan untuk di teliti lebih dalam di laboratorium.
- Rinoskopi
Pada tes ini dokter akan menggunakan alat khusus yang digunakan untuk memeriksa keadaan di dalam hidung untuk mengetahui penyebab batuk yang dialami.
- Tes Asam Lambung
Tes pendukung ini dilakukan untuk memeriksa kadar asam yang mungkin ada di kerongkonga pasien
- Tes Ekokardiografi
Tes ini dilakukan jika diindikasi ada gangguan pada jantung

Pengobatan Batuk Kronis

Berikut pengobatan yang mungkin dilakukan untuk mengatasi batuk kronis.

- Obat-obatan
Ada beberapa jenis obat-obatan yang mungkin akan diberikan pada anda.Seperti glukokortikoid (untuk meredakan masalah hormon, bronkitis kronis, dan asma) mungkin disarankan,antibiotik (untuk melawan bakteri dan pneumonia), antihistamin dan dekongestan (untuk meredakan peradangan saluran pernapasan dan alergi).Selain itu,mungkin anda juga akan mengonsumsi obat hirup bronkodilator uang biasa diberikan dokter untuk penderita asma sebagai pereda radang dan saluran pernafasan yang tersumbat.

- Pereda batuk
Apabila batuk yang dialami tidak kunjung sembuh,maka dokter akan memberikan beberapa obat pereda batuk seperti dextomethorphan, benzonatate, hingga kodein atau hydrocodone.Obat tersebut juga bisa dibeli di apotek namun obat-obatan tadi memiliki efek samping seperti mengantuk dan ketergantungan.

- Pereda Asam Lambung
Penderita batuk kronis karena asam lambung yang terlalu banyak biasanya akan diberikan resep obat antasida,penghambat H-2 Receptor proton pump inhibitor.Dan ada juga beberapa penderita yang harus melakukan operasi untuk menyelesaikan masalah ini.
Sebelum menggunakan obat bebas,sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter terutama untuk pengguna penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE Inhibitor) atau pasien di bawah 4 tahun.

Komplikasi Batuk kronis

Batuk kronis yang tidak kunjung sembuh juga sangat menganggu dan bisa menyebabkan beberapa komplikasi lanjutan seperti:
- Kesulitan tidur
- Pingsan (Syncope)
- Tulang rusuk patah jika batuk terlalu kencang
- Pusing
- Sakit Kepala
- Air Seni terlalu banyak
Jika anda mengalami gejala batuk kronis parah,sebaiknya segera temui dokter agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.

Pencegahan batuk kronis

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati.Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah resiko batuk kronis antara lain yaitu:

- Hirup permen pereda batuk untuk meredakan iritasi tenggorokan
- Minum minuman yang hangat seperti air putih atau teh secara rutin untuk mengencerkan lendir yang mengumpul di tenggorokan.Sup juga bisa dijadikan alternatif
- Hindari merokok dan lingkungan yang penuh asap rokok agar asap tidak mengendap di paru-paru
- Apabila anda menderita asam lambung,sebaiknya jangan mengonsumsi makanan dan minuman penyebab asam lambung seperti makanan pedas,asam,mint,cokelat dan kafein.
- Anda bisa menambah pendingin udara agar udara semakin lembab sehingga saluran pernafasan menjadi lancar.Anda juga bisa mandi menggunakan air hangat sambil di hirup uap airnya.
- Pakailah semprotan hidung untuk melakukan terapi Neti Pot (Irigasi Hidung dengan menggunakan larutan garam) agar lendir bisa keluar dari saluran pernafasan.Sebelum menggunakan neti pot sebaiknya baca aturan pakai terlebih dahulu.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top