Anemia Sel Sabit Sickle Cell - Penyebab Gejala Pengobatan dan Pencegahanya

12:09 PM

Pengertian Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit yaitu keadaan anemia yang mengalami ketidaknormalan bentuk sel darah merah yang harusnya bulat dan fleksibel menjadi sabit dan keras.Anemia Sel Sabit membuat tubuh menjadi kekurangan sel darah merah normal guna memenuhi jalur nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Di dalam sel darah merah,mengandung hemoglobin yang memadai untuk membawa oksigen dari paru-paru sampai semua kebutuhan tubuh terpenuhi.Sel darah merah memiliki umur yang cukup panjang sehingga waktu yang lama tersebut cukup bagi tubuh untuk memproduksi sel baru dan melakukan pergantian secepatnya saat sel darah merah yang dulu telah rusak.

Namun saat Anemia Sel Sabit melanda,keadaannya justru terbalik.Di dalam sel darah merah sabit,hemoglobin yang terkandung tidak mencukupi untuk membawa oksigen sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh.Sel darah sabit umurnya cenderung pendek sehingga akan memperlambat terbentuknya sel yang baru.

Anemia Sel Sabit Sickle Cell - Penyebab Gejala Pengobatan dan Pencegahanya

Tentunya sangat berbeda dengan sel darah merah normal yang dapat bergerak ke seluruh bagian tubuh karena memiliki bentuk yang bulat dan fleksibel.Sedangkan sel darah bentuk sabit,cenderung menempel antara satu dengan yang lainnya dan tersangkut di pembuluh darah yang akhirnya bisa menyebabkan penyumbatan.

Gejala Anemia Sel Sabit

Seseorang yang menderita Anemia Sel Sabit umumnya akan memiliki gejala-gejala seperti kurangnya sel darah merah (anemia),tubuh terasa lemas dan tidak ada tenaga,Detak jantung tidak teratur,dan sesak nafas (sangat terasa setelah melakukan aktivitas fisik).

Tersumbatnya pembuluh darah dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak.Oleh karena itu,seseorang yang menderita Anemia Sel sabit biasanya akan merasakan nyeri yang teramat sakit.Saat nyeri dirasakan biasanya disebut dengan sickle cell crisis.Penderita anemia sel sabit diperkirakan dapat mengalami keadaan ini hingga 14 kali setiap tahunnya.Walaupun biasanya hanya 1-2 kali dengan rasa nyeri yang di rasa antara 5-7 hari.

Sedangkan untuk penderita anak-anak biasanya sickle cell crisis dapat diketahui dengan munculnya pembengkakan di tangan dan kaki dan akan terus berkembang ke seluruh tubuh misalnya perut,tulang dada,tulang belakang,panggul dan iga seiring dengan bertambahnya usia.

Untuk anak-anak yang menderita anemia sel sabit,pertumbuhannya bisa terganggu karena pasokan sel darah merah menuju otak dan oksigen yang diperlukan oleh tubuh akan mengalami hambatan yang tentunya hal ini sangat berpengaruh pada pertumbuhannya salah satunya yaitu masa pubertas yang terlambat pada usia remaja.

Penderita Anemia Sel Sabit juga dapat mengalami:
- Adanya kerusakan pada bagian retina yang menyebabkan penglihatannya terganggu yang merupakan akibat dari terhambatnya aliran darah di mata.
- Gampang terserang infeksi bakteri atau virus karena limpa yang rusak (salah satu organ tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi).
- Adanya penumpukkan zat bilirubin yang dapat terjadi karena kerusakan sel-sel darah merah dengan cepat.Disamping itu,kadar zat bilirubin yang tinggi bisa membuat penyakit batu empedu dan jika tumpukkan zat tersebut mengkristal dan menyumbat saluran empedu maka itu semua dapat membuat tubuh penderita menjadi kuning (jaundice).
- Munculnya luka di kulit yang di sebabkan penyumbatan di pembuluh darah kulit.
- Ereksi yang lama atau priapisme yang dapat membuat rasa sakit dan bisa mengakibatkan risiko kerusakan di penis dan kemandulan.Priapisme dapat terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah di dalam penis.

Jika anda memiliki anak atau anggota keluarga yang memiliki penyakit Anemia Sel Sabit,sebaiknya rawat dan selalu jaga kondisinya dengan tepat mengingat penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi-komplikasi yang serius.Jika anak atau anggota keluarga anda tiba-tiba menunjukkan gejala-gejala yang serius segeralah di bawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanangan medis.Gejala-gejala yang serius tersebut antara lain yaitu:

- Pusing dan leher kaku
- Demam tinggi
- Linglung (bingung)
- Sesak nafas
- Bagi pasien laki-laki,menderita priapisme lebih dari 2 jam
- Pembengkakan di bagian perut dan rasanya sangat sakit
- Muncul rasa sakit yang tak kunjung hilang di masa sickle cell crisis walaupun obat pereda rasa nyeri sudah dikonsumsi
- Kejang-kejang

Penyebab Anemia Sel Sabit

Anemia Sel Sabit bukan merupakan penyakit menular.Hal ini terjadi karena adanya mutasi gen yang membuat molekul-molekul hemoglobin menempel satu sama lain dan mengeras.Saat proses deoksigenasi atau pelepasan oksigen dan penyerapan karbondioksida.Gumpalan hemoglobin tersebut yang akhirnya merusak bentuk asli sel darah merah yang berbentuk bulat menjadi sabit.
Seseorang bisa menderita Anemia Sel Sabit apabila kedua orang tuanya juga memiliki penyakit ini,namun jika hanya salah satu saja maka seorang anak tersebut hanya membawa bukan menderita.

Hal ini disebabkan Anemia Sel Sabit memiliki sifat resesif Autosomal. Seorang anak berpeluang terkena Anemia Sel Sabit dari orang tuanya sekitar 25%.Maksudnya,1 dari 4 anak dapat membawa sepasang gen cacat dan juga bisa membawa gen normal.Sedangkan peluang seorang anak untuk membawa sebesar 50%.

Penyakit Anemia Sel Sabit juga banyak di derita orang-orang di luar Asia antara lain yaitu:
Timur Tengah,Afrika,Mediterania Timur,Karibia.

Diagnosis Anemia Sel Sabit

Jika ada anak yang lahir dari orang tua yang membawa anemia sel sabit,sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan agar tahu apakah anak tersebut membawa atau penderita.Pemeriksaan yang terbaik dan akurat untuk mendeteksi penyakit ini adalah hemoglobin electrophoresis.Selain tes tersebut,tes DNA sel janin juga cukup akurat untuk mendiagnosa penyakit ini.

Pengobatan Anemia Sel Sabit

Hingga saat ini pengobatan anemia sel sabit hanya sampai atau bertujuan untuk mencegah kekambuhan sickle cell crisis,meredakan gejala,dan mencegah adanya komplikasi.Ada beberapa cara untuk menangani anemia sel sabit antara lain:

- Transplantasi Sumsum Tulang
Transplantasi Sumsum tulang atau Pencangkokan sumsum tulang merupakan satu-satunya cara untuk mengobati Anemia Sel Sabit.Penderita akan mendapatkan pengganti sumsum tulang dari pendonor sehingga akan menghasilkan sel darah merah yang lebih baik.Tapi cara pengobatan ini biasanya terkendala oleh sulitnya mencari pendonor sumsum tulang.Cara ini juga berpeluang menyebabkan komplikasi,stroke,tumor serta kejang-kejang.

- Mengatasi Sickle Cell Crisis
Sickle Cell Crisis biasanya dapat kambuh lebih dari enam kali dalam satu tahun.Cara untuk mencegah Sickle Cell Crisis yaitu dengan meminum obat yang sudah di resepkan oleh dokter.Obat tersebut akan dapat menstimulasi tubuh untuk memproduksi satu jenis hemoglobin yang tidak akan terpengaruh oleh mutasu sel sabit yaitu hemoglobin fetus (HbF) untuk menggantikan Hemoglobin pasca lahir (HB) yang rusak.Walaupun cukup efektif,menggunakan hydroxycarbamide bisa menyebabkan efek samping.

Selain itu,penggunaan obat ini dapat menyebabkan gagalnya kontrasepsi serta meningkatkan kelahiran bayi cacat pada ibu hamil.Mengonsumsi hydroxycarbamide tanpa resep dari dokter juga daoat menurunkan tingkat kekentalan darah di taraf yang cukup berbahaya serta bisa menurunkan sel darah putih di tubuh yang justru akan meningkatkan resiko infeksi.

- Penanganan Nyeri
Jika anda merasakan nyeri yang sangat menganggu ketika sickle cell crisis datang,maka anda bisa meredakan rasa sakit tersebut dengan cara mengompres si bagian yang terasa sakit menggunakan handuk anda sambil mengalihkan pikiran dari rasa sakit (misalnya dengan menonton tv,main video Game,membaca buku dan lain-lain),anda juga dapat memperlancar aliran darah yang tersumbat dengan banyak minum cairan dan mengonsumsi obat pereda rasa nyeri yang ada di toko-toko obat misalnya parasetamol.

Jika nyeri tetap terasa dan semakin menjadi,maka anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter dan kemungkinana anda akan diberi resep pereda rasa nyeri yang dosisnya lebih tinggi misalnya mencampurkan kodein dan parasetamol atau memberi suntikan morfin.

- Mengatasi Pertumbuhan Yang Terhambat
Untuk penderita anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam hal pertumbuhan,biasanya akan diberi resep suplemen zat seng (zinc) untuk menstimulasi pertumbuhan otot dan tulang.Dan untuk masalah pubertas pada usia remaja,mungkin dokter akan mengatasinya dengan melakukan terapi hormon.

- Pencegahan Infeksi
Penderita Anemia Sel Sabit biasanya akan diimunisasi untuk mencegah terjadinya infeksi.Misalnya dengan memberikan imunisasi hepatitis dan meningitis.Dokter biasanya juga akan memberikan resep obat antibiotik untuk pencegahan.

- Pencegahan Stroke
Pemeriksaan transcranial doppler scan (TCD scan) yang dilakukan setiap tahun memang sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadinya stroke.Dengan pemeriksaan yang dibantu dengan ultrasound ini maka lancar atau tidaknya aliran darah di otak dapat dilihat.Apabila dokter mencurigai adanya penyumbatan aliran darah oleh sel sabit maka dapat berpeluang terkena serangan stroke.Selanjutnya,dokter akan menyarankan untuk melakukan transfusi darah guna memaksimalkan suplai darah ke otak.

Obat dokter memang diperlukan namun anda juga harus menerapkan pola hidup sehat di kehidupan sehari-hari untuk menekan gejala anemia sel sabit.Misalnya dengan mengonsumsi makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang (karbohidrat, protein, sayur, dan buah),melakukan olahraga yang sudah disarankan oleh dokter misalnya melakukan olahraga ringan yang tidak terlalu mengeluarkan energi serta perbanyak cairan.

Untuk kesehatan,sebaiknya anda jangan mendekati faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya sickle cell crisis misalnya merokok,mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan,memakai obat terlarang,mengalami stres,berada di area tinggi yang minim kadar oksigen serta berada di tempat dengan suhu di luar standar.

Komplikasi Anemia Sel Sabit

Tersumbatnya pembuluh darah bisa menurunkan fungsi atau bahkan bagian tubuh yang lainnya misalnya ginjal,limpa,hati dan otak yang akan menghambat aliran darah.Keadaan tersebut dapat mengakibatkan:
- Rusaknya retina karena efek dari terhambatnya aliran darah ke mata yang akhirnya menyebabkan kebutaan permanen
- Hipertensi paru dan sindrom dada akut karena penyumbatan sel sabit di dalam pembuluh darah paru-paru.Keadaan tersebut dapat mengakibatkan gejala sesak nafas dan bisa mematikan
- Stroke yang disebabkan aliran darah yang terhambat di dalam otak

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top