Alergi Telur - Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Secara Cepat

10:33 AM

Pengertian Alergi Telur

Alergi telur merupakan salah satu jenis reaksi dari sistem kekebalan tubuh pada makanan tertentu terutama telur.Reaksi yang muncul juga cukup beragam mulai dari reaksi yang ringan sampai berbahaya misalnya Anafilaksis.Alergi telur bisa muncul ketika masih kecil dan akan hilang sebelum mencapai usia remaja.

Alergi telur merupakan salah satu jenis alergi yang paling banyak menyerang anak-anak setelah alergi susu sapi.Reaksi alergi akan muncul sedikit lebih lama setelah anak-anak mengonsumsi telur atau makanan yang mengandung telur.Namun sejauh ini,alergi pada putih telur lebih banyak di temui jika dibandingkan dengan alergi pada kuning telur.

Penyebab Alergi Telur

Alergi telur muncul karena sistem kekebalan tubuh berasumsi jika protein telur yang masuk ke dalam tubuh merupakan zat berbahaya sehingga secara otomatis,antibodi pada tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan histamin serta beberapa zat kima yang lainnya.Peristiwa tersebut yang membuat gejala alergi muncul misalnya timbul gatal-gatal,ruam dan lain-lain.

Alergi Telur - Penyebab Gejala Dan Cara Mengobati Secara Cepat Alami Dengan Herbal dan Obat Apotik
Alergi dapat muncul karena protein yang berasal dari putih atau kuning telur saja.Namun dapat juga berasal dari keduanya.Jika seseorang hanya mengalami alergi pada kuning telur saja maka orang tersebut tidak alergi pada protein dari putih telur dan sebaliknya.Orang dewasa cenderung alergi pada kuning telur.

Sedangkan bayi yang sedang menyusui biasanya akan terkena alergi yang bersumber dari ASI Ibu setelah mengonsumsi telur.Alergi yang terjadi pada bayi di sebabkan sistem pencernaan yang ada belum terbentuk dengan sempurna sehingga anak-anak dan bayi cenderung lebih mudah terkena alergi.

Resiko alergi juga berpeluang besar pada anak-anak yang di dalam keluarganya memiliki riwayat alergi misalnya gatal atau eksim,hay fever atau rhinitis,memiliki orang tua yang alergi pada telur,dan menderita asma.Ada juga yang disebabkan oleh faktor lain misalnya menderita dermatitis atopik yakni eksim yang sering muncul di lipatan kulit.

Gejala Alergi Telur

Alergi telur dapat menimbulkan gejala seperti gatal-gatal,peradangan atau ruam di kulit,hidung tersumbat,pilek,bersin,perut kram,mual dan muntah dan gangguan pencernaan yang lainnya.Alergi pada putih telur juga dapat menyebabkan reaksi berupa sakit perut dan diare.Gejala alergi yang hampir mirip dengan asma misalnya mengi (susah bernafas yang membuat suara terdengar seperti siulan),batuk,sakit dada atau sesak nafas.

Reaksi alergi ringan bisa muncul pada serangan alergi dan akan lebih parah pada serangan selanjutnya.Alergi dapat menimbulkan reaksi yang serius yaitu Anafilaksis yang dapat membuat nyawa melayang apabila terlambat ditangani.Berikut gejala Anafilaksis yang harus di waspadai:

- Adanya penyempitan saluran udara yakni munculnya benjolan di sekitar tenggorokan atau tenggorokan mengalami pembengkakan.
- Denyut nadi berdetak lebih cepat
- Sakit atau kram pada perut
- Shock,yang akhirnya membuat tekanan darah turun sehingga merasa pusing lalu menyebabkan hilangnya kesadaran.

Apabila Anafilaksis tiba-tiba menyerang anda,sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar lebih cepat proses diagnosa dan meminimalisir komplikasi.Untuk menangani Anafilaksis,biasanya dokter akan memberikan suntikan epinephrine untuk mencegah hal-hal yang buruk.

Diagnosis Alergi Telur

Berikut beberapa persiapan yang bisa anda lakukan ketika akan memeriksakan diri ke dokter untuk proses diagnosa:
- Catatlah semua keadaan yang anda rasakan secara langsung maupun tidak langsung saat reaksi muncul
- Jika anda akan pergi ke dokter,sebaiknya jangan mengonsumsi antihistamin agar proses diagnosa berjalan lancar mengingat dokter biasanya akan melakukan tes alergi
- Catatlah nama-nama obat dan vitamin yang sedang anda konsumsi dan siapkan pula pertanyaan yang akan anda sampaikan
Lewat gejala-gejala yang anda sampaikan,dokter dapat memastikan apakah anda mengidap  alergi telur dan bukan larangan mengonsumsi makanan yang tidak berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.
Jika dokter sudah melakukan pemeriksaan fisik dan gejala yang anda alami,dokter akan melihat rekam medis lalu akan melakukan tes alergi untuk mengambil kesimpulan.Tes tersebut meliputi:
- Tes Darah
Tes Darah dilakukan untuk mengetahui respon sistem kekebalan tubuh pada telur dengan menggunakan jumlah antibodi yang ada di aliran darah
- Tes kulit
Tes kulit dilakukan dengan cara mengaplikasikan protein telur menggunakan jarum kecil steril yang ditempelkan pada kulit.Apabila kulit anda mengeluarkan reaksi alergi yang berupa benjolan maka anda positif mengidap alergi telur.
- Menyuruh pasien untuk mengonsumsi sedikit telur lalu melihat reaksi apa yang dikeluarkan oleh tubuh.Jumlah telur bisa ditambahkan secara bertahap sehingga bisa mengamati reaksi alergi yang muncul.
- Menyarankan pasien untuk mempunyai buku harian diet makanan lengkap.Dan pelan-pelan menghilangkan telur dari atau produk lainnya yang mengandung telur dari daftar makanan lalu mengamati reaksi apa yang dikeluarkan oleh tubuh.Sebaiknya anak-anak jangan melakukan diet tanpa pengawasan dari ahli gizi

Tes Alergi hanya bisa dilakukan oleh dokter atau ahli alergi sehingga lebih baik anda jangan melakukan tes alergi di rumah tanpa pengawasan pihak profesional mengingat reaksi alergi bisa berakibat fatal.

Pengobatan Alergi Telur

Pengobatan alergi telur yang paling ringan yaitu dengan menggunakan antihistamin.Antihistamin di konsumsi setelah pasien terkena gejala alergi sehingga obat ini bukan merupakan obat untuk mencegah reaksi alergi atau digunakan pada reaksi alergi yang parah.

Sedangkan suntikan epinephrine digunakan untuk gejala alergi parah yaitu Anafilaksis.Pasien yang terkena Anafilaksis sebaiknya segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Seseorang yang menderita alergi telur biasanya masih bisa mengonsumsi makanan yang mengandung telur matang misalnya kue.Namun untuk pasien yang menderita alergi telur parah sebaiknya jangan mengonsumsi telur ataupun produk-produk yang didalamnya mengandung telur untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Walaupun menderita Alergi Telur,untuk penderita anak-anak biasanya alergi akan menghilang seiring bertambahnya usia.Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kembali untuk membicarakan tes alergi tahapan agar tahu apakah alergi tersebut masih bersarang atau tidak.

Komplikasi Alergi Telur

Apabila alergi telur tidak segera di obati maka dapat menyebabkan komplikasi yaitu perkembangan alergi dari yang ringan menjadi alergi parah seperti Anafilaksis dan bertambahnya alergi.Berikut jenis reaksi alergi atau kondisi yang dapat dialami:
- Kulit cenderung rentang pada reaksi alergi misalnya pada kondisi dermatitis atopik
- Alergi pada makanan lain misalnya kacang,kedelai,dan susu
- Alergi pada bulu hewan peliharaan,serbuk sari,dan debu
- Penyakit asma dapat menyebabkan reaksi alergi yang lebih parah pada telur atau makanan lain.

Pencegahan Alergi Telur

Mencegah alergi telur yaitu dengan cara mengenali dan memperhatikan makanan-makanan yang memiliki kandungan telur.Kandungan telur biasanya ditemukan pada makanan-makanan berikut ini:
- Makanan yang dilapisi tepung roti
- Krim pada kue ulang tahun (lapisan pada bagian atas roti)
- Pasta (spagetti,fusili,makaroni)
- Puding
- Karamel
- Daging olahan,daging cincang,bakso
- mayonaise
- Krim kocok atau busa diatas minuman beralkohol atau kopi
- Kue pretzel
- Marsmallow

Selain itu,ada juga beberapa makanan olahan yang mengandung telur biasanya dimulai dengan kata "ovo" atau "ova" misalnya ovoglobulin atau ovalbumin.Protein yang terdapat pada putih telur antara lain ovomucoid, ovalbumin, ovotransferrin, dan lysozyme.Sedangkan pada kuning telur mengandung beberapa antigen yang dapat menyebabkan reaksi serangan dari sistem kekebalan tubuh antara lain yaitu livetin, phosvitin, dan apovitilin. Istilah-istilah lain yang umum ditemui, yaitu lecithin, globulin, albumin, dan vitelin.

Di samping mengetahui makanan apa saja yang mengandung telur,anda juga harus pintar saat akan membeli produk makanan.Berikut cara-cara untuk membeli makanan sebagai bentuk pencegahan agar tidak terkena gejala alergi.
- Anda harus berhati-hati saat makan di luar rumah.Pastikan jika makanan yang anda makan tidak mengandung telur.Anda dapat menanyakannya pada waitress atau koki tentang komposisi yang ada di makanan tersebut
- Sebelum anda membeli makanan,sebaiknya teliti terlebih dulu komposisi yang ada pad a kemasan.Penderita alergi telur biasanya tetap akan mengalami gejala alergi walaupun hanya sedikit kandungan telur yang terdapat di makanan yang dikonsumsi.
- Untuk Ibu yan sedang menyusui anak yang menderita alergi telur sebaiknya jangan mengonsumsi telur dan produk-produk yang mengandung telur karena ASI yang dihasilkan nantinya akan mengandung telur.
- Sebagai pengganti telur,anda bisa menggunakan tepung tapioka,tepung kentang,saus apel,dan lesitin kedelai untuk mengolah makanan.Namun sebelum anda menggunakan bahan-bahan tersebut,sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter atau ahli gizi
- Pakailah gelang atau kalung khusus yang menandakan menderita alergi khususnya untuk pasien anak-anak yang menderita alergi parah.Dengan cara itu,orang-orang di sekitar akan tahu tentang penyakit anda sehinga dapat membantu anda atau anak anda ketika dalam masalah
- Jangan lupa beritahu kerabat dan pengasuh anak anda tentang penyakit alergi dan beritahu tentang apa saja yang harus dilakukan saat alergi muncul

Menurut informasi,ada jenis vaksin tertentu yang di dalamnya mengandung protein telur yang dapat menimbulkan gejala alergi.Vaksin tersebut antara lain vaksin flu/influenza,campak,gondong,rubella,dan demam kuning.Beberapa jenis vaksin tersebut mempunyai kandungan protein telur maka saat vaksin tersebut akan diberikan ke anak-anak harus dalam pengawasan dokter dan setelah melakukan tes alergi.

Sekalipun vaksin yang lainnya aman dan tidak memiliki kandungan telur,untuk kebaikan bersama sebaiknya konsusltasikan terlebih dulu tentang vaksin-vaksin yang berbahaya dan aman untuk digunakan.Lebih baik lagi jika anda dan dokter melakukan tes alergi sebelum vaksin diberikan untuk mengantisipasi gejala alergi yang parah.

Artikel DokterBidan.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top