Diabetes - Gejala, Penyebab, Tipe, Pencegahan dan Pengobatan Yang Ampuh

Diabetes yaitu penyakit kronis atau jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah atau glukosa yang jauh diatas normal.Glukosa sangatlah penting untuk kesehatan kita karena merupakan sumber energi untuk otak dan sel-sel yang membentuk otot dan jaringan di tubuh kita.Diabetes dibagi menjadi dua jenis utama yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes - Gejala, Penyebab, Tipe, Pencegahan dan Pengobatan Yang Ampuh Dengan Herbal Alami dan Obat Di Apotik

Indonesia merupakan salah satu dari 10 dengan penderita diabetes terbesar.Di kutip dari Federasi Diabetes Internasional pada tahun 2013,ada sekitar 8,5 juta orang dengan rentan usia 20-79 tahun yang menderita diabetes dan 50% dari mereka tidak menyadarinya.

Apa Saja Gejala Diabetes?

Kita harus tahu apa saja gejala diabetes,entah yang beresiko tinggi dan juga yang tetap merasa sehat dan tidak memiliki riwayat atau risiko terkena diabetes.

Diabetes tipe 1 bisa berkembang dengan sangat cepat dalam waktu beberapa minggu hingga hari saja.Sedangkan masih banyak penderita diabetes tipe 2 yang belum menyadari adanya penyakit diabetes yang sudah ada selama bertahun-tahun karena gejala yang tidak begitu jelas.Gejala-gejala diabetes tipe 1 dan 2 yaitu:
- Sering buang air kecil pada malam hari
- Sering merasa haus
- merasa sangat lapar
- Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
- massa otot berkurang
- Ada keton dalam air seni.Keton merupakan produk sampingan dari metabolisme otot dan lemak yang terjadi saat produksi insulin tidak mencukupi
- Kelelahan
- Pandangan menjadi kabur
- Luka lama yang sembuh
- Sering mengalami infeksi contohnya pada gusi,kulit,vagina dan saluran kemih.
Jika anda merasakan gejala-gejala tersebut sebaiknya periksa secepat mungkin.Dengan diagnosa yang tepat dan cepat akan mempercepat proses penanganan.

Pengaruh Hormon Insulin dan Diabetes

Seluruh sel dalam tubuh manusia membutuhkan glukosa sehingga bisa bekerja dengan normal.Kadar zat gula dalam darah biasanya akan dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas misalnya organ yang terdapat di belakang lambung.Namun organ pankreas yang dimiliki oleh penderita diabetes tidak dapat memproduksi hormon insulin sesuai dengan kebutuhan.Tanpa insulin maka sel-sel tubuh tidak bisa menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Sekilas Tentang Diabetes Tipe 1

Penderita diabetes tipe 1 sangat ketergantungan dengan insulin karena sistem kekebalan tubuh penderita yang akan menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin yang menyebabkan kadar glukosa atau gula darah menjadi meningkat dan organ-organ tubuh menjadi rusak dan penyebab diabetes tipe 1 sampai saat ini belum diketahui.

Orang yang menderita diabetes ini biasanya berusia di bawah 40 tahun dan biasanya muncul pada masa remaja dan anak-anak.Oleh karena itu diabetes tipe 1 ini juga disebut dengan diabetes anak-anak.Diabetes tipe 1 kasusnya jarang terjadi jika dibandingkan dengan diabetes tipe 2.Misalnya dari 10 orang penderita diabetes hanya 1 orang saja yang kemungkinan mengidap diabetes tipe 1.
Penderita diabetes tipe 1 harus selalu mendapatkan suntikan insulin dan tetap menjaga kadar glukosa dalam darah agar tetap terjaga dengan seimbang.Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan tes darah secara rutin.

Sekilas Tentang Diabetes Tipe 2

Diabetes Tipe 2 adalah jenis diabetes yang biasa terjadi dan hanya sekitar 90% penderita diabetes di dunia ini yang mengidapnya.Diabetes ini disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh sehingga membuat tubuh kurang sensitif pada insulin.Karena sel-sel tubuh yang sensitif pada insulin biasanya disebut dengan resistensi pada insulin.Gejala yang muncul pada diabetes tipe 2 ini bisa dikendalikan dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat dan selalu mengevaluasi kadar gula darah.Namun harus tetap berhati-hati pada penyakit ini karena akan terus berkembang dalam tubuh sehingga perlu dilakukan pengobatan.

Diabetes tipe 2 ini biasanya dihubungkan dengan obesitas.Meskipun tidak semua orang yang mengalami diabetes tipe 2 menderita obesitas.Tapi semakin tumbuh indeks masa tubuh seseorang maka risiko terkena diabetes juga akan semakin meningkat.Diabetes karena obesitas biasanya diderita oleh manula.

Risiko Diabetes Kehamilan

Diabetes juga dapat diderita oleh ibu hamil.Ada sebagian perempuan yang mempunyai kadar glukosa dalam darah yang sangat tinggi selama masa kehamilan yang membuat tubuh mereka tidak dapat memproduksi insulin yang mencukupi.Diabetes yang biasanya juga dikenal dengan diabetes kehamilan ini bisa terjadi sekitar 15-18 perempuan dari 100 perempuan yang sedang hamil.

Seseorang yang mengidap diabetes tipe 1 juga akan berisiko tinggi terserang diabetes baik pada ibu dan juga janin yang ada dikandungan.Oleh karena itu perempuan yang sedang hamil harus selalu menjaga kadar gula dalam darah.

Misalnya,ibu yang sedang hamil harus memantau kadar gula darah pada trimester kedua (minggu 14-26).Karena pada masa itu diabetes kehamilan biasanya akan berkembang lalu menghilang kembali pasca melahirkan.Walaupun demikian,risiko diabetes tipe 2 pada wanita yang juga pernah menderita diabetes kehamilan yaitu 3 kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang belum pernah.

Diabetes Tipe 1 - Penyebab Gejala Pencegahan dan Cara Mengobati

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis atau menahun yang terjadi saat pankreas atau kelenjar ludah perut tidak dapat memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh atau saat tubuh tidak bisa menggunakan insulin secata efektif.Diabetes tipe I ini adalah jenis diabetes dengan produksi insulin yang rendah dan biasa disebut dengan ketergantungan insulin atau biasa dikenal dengan autoimum diabetes.Namun untuk penyebab pastinya hingga saat ini belum diketahui secara pasti.

Diabetes Tipe 1 - Penyebab Gejala Pencegahan dan Cara Mengobati Dengan Obat Di Apotik Atau Herbal Alami Tradisional

Insulin bertugas untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.Sehingga tubuh yang kekurangan insulin bisa meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan menyebabkan terjadinya penumpukan yang biasanya disebut dengan hiperglikemia.Hal tersebut terjadi pada diabetes melitus tipe I.

Gejala Diabetes Tipe 1

Gejala-gejala awal Diabetes Tipe 1 atau gejala klasit yaitu:
- Sering buang air kecil terutama ketika malam hari (polyuria)
- Sering haus (Polydipsia)
- Merasa lapar (polyphagia
Kecuali gejala-gejala diatas ada beberapa gejala yang dapat muncul secara tiba-tiba antara lain yaitu:
- Berat badan yang menurun
- Pandangan menjadi kabur karena lensa mata berubah bentuk
- Kelelahan
Gejala Diabetes Tipe 1 bisa berkembang dan dapat memburuk dengan cepat dalam hitungan minggu bahkan bisa juga hari.Apabila penderita tiba-tiba mual,muntah dan nafas yang berat atau nafas berbau seperti buah-buahan,nafsu makan hilang,sakit perut dan demam tinggi,sebaiknya segera periksa ke dokter.

Penyebab Diabetes Tipe 1

Sebab munculnya penyakit Diabetes Tipe 1 hingga saat ini belum ditemukan namun menurut dugaan penyakit ini sangatlah berpengaruh dengan gen.

Diabetes Tipe 1 merupakan keadaan autoimun.Biasanya sistem pada kekebalan tubuh manusia akan berfungsi untuk melawan dan menghancurkan segala sesuatu yang dianggapnya asing.Misalnya dalam Diabetes Tipe 1,sistem kekebalan tubuh sudah salah dalam menyerang sel-sel pankreas yang menyebabkan produksi insulin menjadi berhenti.Hal ini disebabkan karena kekebalan dalam tubuh menyangka jika hal itu berbahaya untuk tubuh.Tapi sampai saat ini reaksi dari sistem kekebalan tubuh pada sel-sel pankreas bekum diketahui secara pasti namun ada yang meyakini jika hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.Faktor keturunan adalah penyebab utama diabetes yang sejauh ini sudah diketahui.Seseorang dapat berisiko terkena Diabetes Tipe 1 lebih besar jika ada keluarga inti seperti ayah atau ibu sudah pernah menderita penyakit tersebut.

Lingkungan juga dipercaya bisa meningkatkan risiko terkena diabetes misalnya yaitu:
- Virus:Hal ini diungkapkan oleh salah satu teori yang menjelaskan bahwasanya ada beberapa yang dapat merangsang respons autoimun yang dapat menyerang sel-sel yang sudah terinfeksi dengan sel-sel beta pankreas contohnya enterovirus,virus Epstein-Barr,virus rubella,rotavirus dan virus gondongan.
- Obat-obatan dan senyawa kimia
Ada beberapa jenis obat-obatan atau senyawa kimia yang dapat menghancurkan sel-sel pankreas antara lain yaitu pyrinurin dan strepzotocin
- Gluten: Adalah salah satu protein pada gluten yaitu gliadin yang diduga berpotensi untuk memengaruhi perkembangan Diabetes Tipe 1.

Diagnosis Diabetes Tipe 1

Diagnosis Diabetes Tipe 1 yang dilakukan sejah dini memang sangat penting karena pengobatan bisa dilakukan.Apabila anda mengalami gejala diabetes maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter.

Tes Urine dan Glukosa Darah untuk menentukan Kandungan Glukosa

Untuk memperkuat diagnosa,biasanya dokter akan melakukan tes urine dan tes darah.Contoh urine biasanya akan dilihat kandungan glukosanya.Untuk keadaan yang normal,urine tidak mengandung glukosa tapi bisa saja zat tersebut mengalir dan menumpuk pada organ ginjal dan urine apabila anda menderita Diabetes.Kemudian,dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada keton (senyawa yang mengindikasikan Diabetes Tipe 1 yang sudah berkomplikasi) di urine anda.

Jika terdapat glukosa dalam urine maka biasanya anda akan direkomendasikan untuk melakukan tes darah untuk memastikan diagnosis.Contoh darah biasanya akan di umumkan setelah diambil 2 kali yakni glukosa puasa dan dua jam setelah makan.

Sampel darah pada glukosa puasa dilakukan pada pagi hari setelah anda melakukan puasa selama 8-12 jam.Kemudian anda harus meminum cairan yang sudah ditentukan 'untuk melihat kadar gula darah.Kemudian 2 jam setelah itu anda akan diminta untuk melakukan tes glukosa untuk melihat aktivitas insulin pada tubuh anda.

Tes HbA1c
Pada tes ini hasil yang keluar akan menunjukkan kadar gula rata-rata pada darah pasien setelah periode 2 sampai 3 bulan terakhir.Pada tingkat HbA1c dengan angka 6,5% atau lebih maka penderita positif mengidap diabetes.Tes ini juga dipakai untuk melakukan pemeriksaan awal pada orang yang berisiko mengidap diabetes

Tes Autoantibodi
Pemeriksaan ini dilakukan untuk membedakan antara Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 sebelum pasien menderita hiperglikemia.

Pengobatan Diabetes Tipe 1
Diabetes memang tidak dapat sembuh namun pengobatan ini bertujuan untuk tetap menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah dan untuk mengendalikan gejala untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi.

- Langkah Pengobatan Menggunakan Insulin
Pankreas yang terdapat pada tubuh penderita Diabetes Tipe 1 tidak dapat menghasilkan insulin yang membuat tubuh penderita harus menerima asupan insulin setiap hari.Jenis-jenis insulin yang dapat digunakan yaitu:

- Insulin kerja cepat yang memiliki efek tidak tahan lama namun reaksinya cepat
- Insulin kerja singkat yang memiliki efek dapat bekerja sampai 8 jam
- Insulin kerja panjang yang memiliki efek bisa bertahan maksimal sampai satu hari

Pengobatan untuk penyakit diabetes dilakukan dengan kombinasi dari jenis-jenis insulin tersebut.
 Insulin melalui Suntikan

Suntikan adalah cara yang paling sering digunakan untuk memasukkan insulin karena jika insulin diminum melalui tablet maka insulin akan susah dicerna oleh tubuh dalam perut layaknya makanan dan tidak dapat masuk dalam aliran darah.Pertama mungkin dokter akan membantu anda untuk menyuntikkan insulin lalu anda akan diajari untuk menyuntikkan dan menyimpan insulin serta cara membuang jarum dengan benar.Terdapat dua jenis cara yang dapat anda lakukan untuk memberikan suntikan insulin yaitu melalui jarum dan alat suntik atau pena.Seseorang yang menderita diabetes biasanya akan membutuhkan dua sampai empat suntikan dalam satu hari.

Pompa Insulin

Cara lain untuk memasukkan insulin yaitu dengan pompa insulin.Alat yang dipakai memiliki ukuran yang kecil dilengkapi dengan selang kecil beserta jarum pada ujungnya yang berguna untuk menghubungkan pompa ke dalam tubuh anda.Jarum tersebut biasanya akan dimasukkan melalui perut namun ada beberapa yang memasukkannya melalui pinggul,paha,bokong dan lengan.
Pompa ini akan menyalurkan insulin pada aliran darah melalui takaran yang sudah dapat diatur dan anda tidak usah melaukan suntikan lagi tapi anda tetap harus waspada dan selalu memperhatikan kadar gula dalam darah agar menerima dosis insulin dengan tepat.

Pompa insulin sangatlah mudah untuk digunakan oleh semua penderita diabetes tipe 1 khususnya penderita yang memiliki kadar gula darah rendah.Namun untuk di Indonesia sendiri alat ini belum digunakan karena harganya yang sangat mahal.

Pemantauan Kadar Gula darah sehingga bisa tetap seimbang

Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Seimbang
Pengobatan diabetes dilakukan untuk menjaga keseimbangan glukosa dalam darah.Anda dapat memulai pengobatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pengobatan insulin untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap normal.Anda membutuhkan
pemeriksaan kadar gula darah secara rutin.

Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kadar gula dalam darah yaitu:
- stres
- Frekuensi dan intensitas olahraga
- Penyakit lain misalnya pilek atau batuk
- Mengonsumsi obat lain
- Mengonsumsi minuman beralkohol
- Merubag jumlah hormon saat menstruasi

Kadar gula dalam darah bisa diperiksa dengan tes darah sederhana yaitu berupa tusukan kecil.Tes tersebut biasanya dilakukan oleh orang yang melakukan pemeriksaan kadar gula darah 3-4 kali dalam satu hari.Tipe pengobatan insulin yang anda lakukan akan memengaruhi frekuensi tes yang dibutuhkan.Dokter juga akan diminta untuk menjelaskan kadar gula darah yang ideal.
Di Indonesia,satuan kadar gula darah diukur menggunakan Miligrams/deciliter (mg/dL)

Pemeriksaan Kadar Gula darah secara teratur

Kecuali melakukan pemantauan sendiri setiap hari,sebaiknya anda juga melakukan tes HbA1c setiap 2-6 bulan sekali.Cara ini dilakukan untuk melihat keseimbangan kadara gula darah dan tingkat keefektifan pengobatan yang anda lakukan.

Metode Penanganan Hiperglikemia

Hiperglikemia atau kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa terjadi tanpa sebab apapun contohnya porsi makanan yang terlalu banyak,kesehatan yang menurun dan dosis insulin yang kurang.Dengan menyesuaikan dosis insulin dan makanan yang dibutuhkan sangatlah harus dilakukan oleh penderita hiperglikemia.Selain itu.

Hiperglikemia tidak akan mengakibatkan komplikasi yang serius.Lemak dalam tubuh akan diolah menjadi sumber tenaga alternatif dan untuk meningkatkan kadar asam dalam darah (ketoasidosis diabetik).Ketoasidosis diabetik cukup berbahaya dan bisa mengakibatkan penderita mengalami dehidrasi,muntah-muntah,kesadaran menghilang sampai kematian.Oleh karena itu,pasien hiperglikemia harus segera mendapatkan penanganan.Penderita juga akan diberikan infus untuk menambah cairan dalam tubuh misalnya saline dan octasium.

Cara Menangani Hipoglikemia

Hipoglikemia terjadi saat kadar gula dalam darah anda sangat rendah.Keadaan tersebut terjadi pada semua penderita diabetes namun biasanya dialami oleh Diabetes Tipe 1.Hipoglikemia ringan biasanya akan menimbulkan gejala antara lain yaitu lemas,gemetaran,dan lapar.Keadaan tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi minuman dan makanan manis contohnya persoda bukan jenis untuk diet,gula dan kismis.Glukosa murni berbentuk tablet dan cair dan dapat dikonsumsi untuk menangani hipoglikemia dengan tepat.

Sedangkan untuk Hipoglikemia berat bisa menyebabkan penderita diabetes menjadi linglung,mengantuk,dan kesadarn yang hilang.Penderita diabetes juga akan mengalami keadaan tersebut sehingga harus segera diberikan glukagon atau hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat pada otot atau vena.

Hilangnya kesadaran karena hipoglikemi membuat anda bisa kambuh lagi hanya dalam beberapa jam kemudian.Oleh karena itu sebaiknya anda beristirahat.

Pertolongan medis sangatlah dibutuhkan saat anda merasakan kantuk dan tidak sadar setelah 10 menit anda melakukan suntikan glukagon pada otot.

Penanganan Transplantasi Islet

Transplantasi Islet dapat membantu penderita Diabetes Tipe 1.Tapi pada proses ini sel Islet akan diperoleh dari honor yang sudah meninggal lalu ditransplantasikan ke pankreas penderita Diabetes Tipe 1 lalu sel Islet dan pankreas akan menghasilkan insulin.

Penanganan Transplantasi Pankreas

Transplantasi Pankreas dapat mengembalikan kemampuan untuk mengendalikan glukosa tubuh terutama pada pasien Diabetes Tipe 1 dengan keadaan yang fluktuatif atau mempunyai kadar gula darah yang tidak stabil.Tapi langkah ini memiliki risiko yang cukup tinggi karena membutuhkan proses imunosupresi yang sangat berbahaya jika dibandingkan dengan penggantian insulin yang hanya dianjurkan bersamaan setelah transplantasi ginjal.

Obat-obatan Untuk Mengurangi Risiko Komplikasi

Penderita Diabetes Tipe 1 mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena komplikasi misalnya stroke,jantung dan penyakit ginjal.Oleh karena itu dokter akan memberikan beberpaa obat berikut ini untuk mengurangi risiko komplikasi,yaitu:

- Obat penurun tekanan darah tinggi

- Statin untuk mengatasi kadar kolesterol tinggi

- Obat-obatan ACE Inhibitor misalnya enalapril,lisinopril atau ramipril apabila dicurigai adanya penyakit ginjal diabetik.Penyakit yang ebrkembang dengan ditandai munculnya protein albumin pada urine dapat dikendalikan jika segera diatasi.

- Aspirin dosis rendah untuk mencegah stroke
Kecuali penanganan medis,dengan menerapkan pola hidup sehat juga dapat membantu untuk mengatasi Diabetes Tipe 1.Misalnya dengan diet rendah karbohidrat,olahraga yang cukup dan menghindari stres.

Komplikasi Diabetes Tipe 1

Kadar gula darah yang tinggi bisa mengakibatkan pembuluh darah,saraf,dan organ tubuh menjadi rusak.Oleh karena itu diabetes bisa mengakibatkan beberapa komplikasi apabila tidak segera ditangani.Meningkatknya kadar gula darah yang tidak signifikan bisa mengakibatkan efek samping dikemudian hari.

Diabetes Retinopati

Diabetes bisa mengakibatkan kerusakan di pembuluh darah pada retina (retinopati).Pembuluh darah bisa tersumbat,bocor dan tumbuh dengan acak yang dapat mengakibatkan cahaya tidak bisa sampai ke retina.Jika dibiarkan,komplikasi ini bisa mengakibatkan kebutaan.

Periksalah mata setiap tahun untuk mendeteksi adanya retinopati sehingga bisa diatasi sedini mungkin.Retinopati diabetik yang sudah diketahui sejak dini bisa diatasi dengan operasi laser.Namun cara ini hanya berguna untuk mempertahankan dan bukan untuk menyembuhkan.

Diabetes Neuropati (Kerusakan Saraf)

Glukosa darah yang terlalu banyak bisa merusak darah halus dan saraf.Cara ini bisa menyebabkan kesemutan atau perih yang dimulai dari ujung jari tangan sampai kaki lalu menyebar ke daerah tubuh yang lain.Neuropati dapat menyerang sistem pencernaan sehingga menyebabkan mual,muntah diare atau konstipasi.

Hal yang umumnya sangat jarang disadari adalah kerusakan pada saraf atau aliran darah yang terhambat seingga bisa mengakibatkan komplikasi di kaki.Apabila hal tersebut terus dibiarkan maka luka dan goresan kecil dikaki penderita diabetes dapat berkembang dan menjadi infeksi serius.

Jika pasien sudah terkena kerusakan sarah serius maka harus dilakukan pemeriksaan secara rutin pada kaki.Namun jika perubahan terjadi maka anda harus berkonsultasi dengan dokter.Komplikasi pada kaki yang harus diwaspadai yaitu:
- Luka yang sembuhnya lama
- Kulit akan terasa panas apabila disentuh

Penyakit Jantung dan Stroke

Penderita Diabetes Tipe 1 cenderung lebih tinggi risikonya untuk menderita penyakit jantung atau stroke.Kadar gula darah yang tidak seimbangd an dibiarkan cukup lama bisa meningkatkan risiko atherosklerosis yakni sejenis penyempitan aliran pembuluh darah yang biasanya terjadi karena akumulasi kolesterol.Komplikasi tersebut bisa meningkatkan risiko komplikasi berikut:

Aliran darah ke jantung menjadi terhambat dan dapat mengakibatkan angina atau biasa dikenal dengan angin duduk. Bisa menyebabkan risiko terkena serangan jantung atau stroke yang dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah di jantung dan otak.

Diabetes Nefropati (Ginjal)

Di dalam ginjal terdapat jutaan pembuluh darah halur yang berguna untuk menyaring limbah darah.Apabila pembuluh darah halus tersumbat atau bocor maka kinerja ginjal bisa menurun.Kerusakan yang terjadi pada ginjal bisa mengakibatkan gagal ginjal

Disfungsi Seksual

Diabetes dapat merusak pembuluh darah halus dan saraf.Sehingga penderita diabetes pria terutama mereka yang merokok dapat mengalami disfungsi ereksi dan biasanya dapat diatasi dengan obat-obatan.

Kecuali kasus itu,penderita diabetes perempuan juga bisa mengalami disfungsi seksual contohnya kepuasan seksual menurun,gairah seks berkurang,sulit mencapai orgasme,rasa sakit saat melakukan hubungan intim dan vagina kering.

Keguguran dan Lahir Mati Pada Janin

Penyakit ini bisa membahayakan ibu dan janin.Risiko keguguran dan kelahiran mati bisa meningkat jika diabetes tidak mengenali ibu hamil secara keseluruhan.Kadar gula darah yang tidak dijaga saat awal kehamilan bisa membuat janin menjadi cacat dan tentunya meningkatkan risiko bayi cacat lahir.Seorang ibu hamil yang menderita diabetes biasanya akan dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter tentang diabetes yang diderita secara teratur.Sebaiknya anda berkonsultasi dengan rutin untuk memudahkan dokter dalam melihat kadar gula darah ibu dan berguna untuk mengendalikan isnulin yang harus diberikan pada pasien.

Diabetes Insipidus - Penyebab, Gejala, Pencegahan Komplikasi dan Pengobatanya

Diabetes Insipidus yaitu sebuah keadaan yang terbilang sangat jarang terjadi dimana seseorang merasakan gejala selalu merasa haus dan pada saat itu juga ia sering membuang air kecil dengan jumlah yang sangat banyak.Jika hal ini terjadi dengan keadaan yang sangat parah maka pendertitanya bisa mengeluarkan air kencing sebanyak 20 liter dalam satu hari.

Diabetes Insipidus - Penyebab, Gejala, Pencegahan Komplikasi dan Pengobatanya

Diabetes Insipidus berbeda dengan diabetes melitus.Diabetes melitus yaitu penyakit jangka panjang yang ditandai dnegan kadar gula dalam darah yang tidak normlal sedangkan Diabetes Insipidus tidak berkaitan dengan kadar gula dalam darah.

Gejala Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus ditandai dengan munculnya rasa haus secara terus menerus namun sering buang air kecil dengan jumlah banyak secara bersamaan.Dalam satu hari penderita bisa mengeluarkan urine dengan jumlah antara 3-20 liter dan biasanya dialami antara 3-4 kali dalam satu jam.

Gejala tersebut tentunya sangat menganggu kegiatan anda dan juga waktu untuk istirahat.Hal tersebut akhirnya membuat anda lelah,mudah marah dan susah untuk berkonsentrasi saat melakukan kegiatan sehari-hari.

Diabetes Insipidus yang diderita oleh anak-anak cenderung susah untuk dideteksi terlebih anak-anak belum bisa berkomunikasi dengan baik.Gejala-gejala yang muncul pada penderita Diabetes Insipidus anak-anak yaitu:
- Menangis secara berlebihan
- Mengompol saat tidur
- mudah marah
- suhu tubuh yang tinggi atau hipertermia
- Berat badan turun dengan alasan yang tidak jelas
- Hilangnya nafsu makan
- Merasa kelelahan dan keletihan
- Pertumbuhan melambat

Apabila gejala-gejala seperti selalu merasa haus dan sering buang air kecil dalam jumlah banyak muncul,maka sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Diabetes Insipidus

Diabetes Insipidus terjadi karena hormon antidiuretik (antidiuretic hormonr/ADH) yang merupakan pengatur jumlah cairan dalam tubuh.Hormon ini dihasilkan oleh hipotalamus yang merupakan salah satu jaringan khusus yang ada di otak.Hormon tersebut disimpan oleh kelenjar pituitari yang sudah dihasilkan oleh hipotalamus.

Kelenjar pituitari akan mengeluarkan hormon antidiuretin jika kadar air yang terdapat di dalam tubuh tidak normal atau terlalu rendah.Antidiuretik bersifat berlawanan dengan diuresis.Diuresis yaitu produksi urine.Hormon antidiuretik ini membantu mempertahankan air dalam tubuh dengan mengurangi jumlah cairan yang dibuang oleh ginjal yang berbentuk urine.

Diabetes Insipidus terjadi karena hormon antidiuretik yang sedikit atau berkurang saat ginjal tidak dapat merespon seperti biasanya pada hormon antidiuretik.Hal tersebut menyebabkan ginjal terlalu banyak mengeluarkan cairan dan tidak bisa menghasilkan urine yang pekat.Seseorang yang menderita keadaan unu biasanya akan selalu merasa haus dan akan minum lebih banyak untuk menggantikan cairan yang sudah hilang.

Diabetes Insipidus dibagi menjadi dua jenis yaitu:

1- Diabetes Insipidus Kranial

Keadaan dimana tubuh tidak dapat menghasilkan hormon antidiuretik dan membuat air terbuang dalam bentuk urine.Berikut ini adalah penyebab umum dari Diabetes Insipidus Kranial,yaitu:
- Kurang lebih 16% Diabetes Insipidus Kranial penyebabnya yaitu karena cedera kepala parah yang akhirnya merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari
- Kurang lebih 20% Diabetes Insipidus kranial penyebabnya adalah komplikasi karena operasi otak yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari
- Kurang lebih 25% Diabetes Insipidus Kranial disebabkan oleh tumor otak yang merusak hipotalamus atau pituitari.

Diabetes Insipidus Kranial disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini meskipun sangat jarang terjadi,yaitu:
- kanker otak
- Kurangnya oksigen di otak yang mengakibatkan stroke
- Adanya infeksi di otak seperti ensefalitis dan meningitis
- Syndrome Wolfram yang merupakan kelainan genetik langka yang dapat menyebabkan hilangnya pandangan.
Antara 1 dari 3 kasus Diabetes Insipidus Kranial tidak diketahui apa penyebabnya.

2- Diabetes Insipidus Nefrogenik

Diabetes Insipidus Nefrogenik adalah keadaan hormon antidiuretik yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan tubuh namun ginjal tidak sensitif atau tidak memberikan timbal balik pada hormon ini.Biasanya hormon antidiuretik akan mengirimkan tanda-tanda pada jaringan nefron yang ada di ginjal.Nefron yaitu struktur kecil yang mengendalikan beberapa banyak air yang diserap oleh tubuh dan berapa banyak air yang dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine.Penderita Diabetes Insipidus Nefrogenik,ginjalnya akan terganggu sehingga tidak dapat menerima tanda-tanda tersebut.Hal tersbeut pada akhirnya membuat penderita akan merasa haus terus menerus karena urine yang selalui terbuang.Diabetes Insipidus Nefrogenik dibagi menjadi dua yaitu:

- Congenital nephrogenic diabetes insipdus dan juga dikenal dengan nama Diabetes Insipidus nefrogenil kongenital.Penyakit ini biasanya sudah diderita oleh seseorang sejak lahir.Tapi terdapat dua jenis perubahan genetika atau mutasi yang menyebabkan Diabetes Insipidus Nefrogenik Kongenital antara lain yaitu AVPR2 dan AQP2.Perubahan genetika AVPR2 biasanya ditularkan dari ibu ke putra dan biasanya terjadi pada 9 dari 10 penderita.Sedangkan untuk perubahan genetika AQP2 terjadi pada 1 dari 10 kasus diabetes insipdus nefrogenik kongenital dan dapat berpengaruh baik pada laki-laki ataupun perempuan.

- Acquired nephrogenic diabetes insipidus
Penderita penyakit ini juga lahir dengan sudah membawa Acquired nephrogenic diabetes insipidus.Penyakit ini disebabkan oleh acquired nephrogenic diabetes insipdus yang palin umum yaitu efek samping dari lithium.Lithium yaitu obat yang digunakan untuk mengatasi bipolar dan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang bisa mengakibatkan sel-sel ginjal menjadi rusak sehingga tidak bisa menerima respon dari hormon antidiuretik.

Sekitar 50% orang yang akan mengalami diabetes insipdus nefrogenik setelah mengonsumsi obat ini dalam kurun waktu yang lama.Oleh karena itu akan lebih baik jika anda memeriksakan ginjal secara rutin minimal 3 bulan sekali setelah mengonsumsi lithium.Selain karena lithium,penyakit ini juga disebabkan oleh:

- Obstruksi saluran kemih
terhambatnya satu atau kedua saluran kemih yang menghubungkan organ ginjal ke kandung kemih misalnya batu ginjal

- Pielonefritis atau infeksi ginjal.Organ ginjal rusak karena adanya infeksi

- Hiperkalemia.Kalsium yang terlalu banyak dalam darah yang akhirnya menyebabkan ginjal menjadi rusak

- Hipokalemia.Merupakan jenis potasium dalam darah sedikit sedangkan semua sel di tubuh membutuhkan potasium yang berfungsi.

Diagnosis Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus hampir sama dengan diabetes tipe 1 dan 2 yaitu munculnya rasa haus dan sering buang air kecil.Diagnosis dilakukan dengan menanyakan gejala apa saja yang muncul dan dialami lalu mungkin anda akan melakukan beberapa tes untuk memantapkan diagnosa.Anda mungkin akan diberi rujukan ke dokter spesialis untuk melakukan tes lanjutan antara lain yaitu:

- Tes deprivasi air
Pada tes ini anda tidak boleh mengonsumsi cairan selama beberapa jam dan akan dilihat bagaimana reaksi dari tubuh anda.Apabila keadaan tubuh anda normal maka hanya buang air kecil sedikit saja dengan konsentrasi yang lebih pekat.Namun jika keadaan tubuh anda tidak normal atau menderita Diabetes Insipidus maka anda akan buang air kecil dengan jumlah yang sangat banyak.

- Tes darah dan tes urine
Tes darah ini dilakukan untuk melihat kadar hormon antidiuretik dalam darah.Kecuali darah,tes urine juga dilakuakn untuk melihat beberapa zat yang lain misalnya glukosa,kalsium dan potasium.Urine pada penderita Diabetes Insipidus biasanya akan lebih encer.Apabila kadar glukosa tinggi maka ia menderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2.

- Tes Hormon Antidiuretik
tes ini dilakukan untuk melihat reaksi tubuh pada hormon antidiuretik yang diberi melalui suntikan untuk mengetahui Diabetes Insipidus jenis apa yang diderita.Cara ini dilakukan setelah melakukan tes deprivasi air apabila hormon yang diberikan sudah bisa membantu anda berhenti memproduksi urine maka berarti anda menderita Diabetes Insipidus Kranial karena kekurangan hormon antidiuretik.Namun jika tubuh anda tetap memproduksi urine dengan jumlah yang banyak mungkin anda menderita gangguan ginjal atau Diabetes Insipidus Nefrogenik.

- MRI
Apabila dokter spesialis penyakit hormon mendiagnosa anda menderita Diabetes Insipidus Kranial yang disebabkan oleh kerusakan di hipotalamus atau kelenjar pituitari maka MRI akan dilakukan untuk pemeriksaan lebih mendalanm.Pada pemeriksaan ini dokter akan memeriksa hipotalamus atau kelenjar pituitari untuk dilihata apakah ada gangguan atau tidak contohnya terdapat tumor.

Pengobatan Diabetes Insipidus

Pengobatan dilakukan tergantung pada jenis diabetes yang diderita.Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah urine yang dihasilkan oleh tubuh dan untuk menangani gejala yang muncul.
Pengobatan Diabetes Insipidus Kranial

Apabila anda dalam satu hari menghasilkan urine sebanyak 3-4 liter maka keadaan ini mungkin disebabkan oleh Diabetes Insipidus Kranial ringan dan tidak perlu pengobatan khusus.Anda bisa meredakan gejala yang muncul yaitu dengan meningkatkan konsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi dan dokter juga mungkin akan merekomendasikan pada anda untuk mengonsumsi air sebanyak 2,5 liter dalam satu hari.

Apabila keadaan yang anda alami cukup parah dan disebabkan oleh rendahnya produksi hormon antidiuretik maka dengan mengonsumsi air putih saja belum cukup untuk meredakan gejala.Ada beberapa obat yang dapat anda konsumsi untuk meredakan gejala antara lain yaitu:

- Desmopressin.Obat ini berfungsi mirip dengan hormon antidiuretik yaitu menghentikan produksi urine.Desmopressin merupakan hormon antidiuretik buatan dan mempunyai fungsi yang lebih kuat jika dibandingkan dengan hormon asli.Desmopressin memiliki bentuk tablet dan semprot hidung.Namun obat ini dapat menimbulkan efek samping yaitu sakit kepala,sakit perut,mual dan mimisan atau hidung berair atau tersumbat.

- Thiazide diuretik
Obat tersebut memiliki fungsi untuk membuat urine menjadi lebih pekat dari kadar airnya.Efek samping yang dapat terjadi dari penggunaan obat ini yaitu pusing saat berdiri,masalah pencernaan,kulit menjadi sensitif dan khusu untuk pria akan mengalami disfungsi ereksi

- Obat anti inflamasi non-steroid
apabila kelompok obat ini digabungkan dengan thiazide diuretik maka obat ini dapat menurunkan jumalh urine yang dikeluarkan oleh tubuh.

Pengobatan Diabetes Insipidus Nefrogenik

Apabila keadaan yang diderita oleh anda disebabkan oleh obat seperti lithium dan tetracycline maka dokter spesialis hormon akan meminta anda untuk tidak mengonsumsi dan mencari obat yang lain.Namun jika dokter tidak menyarankan sebaiknya jangan berhenti mengonsumsi obat yang sudah diresepkan oleh dokter.

Apabila organ ginjal mengalami masalah dan tidak bisa merespon hormon antidiuretik maka bisa mengakibatkan Diabetes Insipidus Nefrogenik sehingga anda harus mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.Desmopressin tidak dapat mengatasi keadaan ini.Dengan mengurangi konsumsi garam maka akan membantu ginjal untuk menyimpan air dan mengurangi urine yang keluar.Sebelum anda merubah pola makan sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.Anda juga bisa mengonsumsi gabungan obat thiazide diuretik dengan obat antiinflamasi non-steroid untuk mengurangi produksi urine dari ginjal.

Komplikasi Diabetes Insipidus

Apabila Diabetes Insipidus tidak dideteksi sejak dini dan tidak segera ditangani bisa mengakibatkan beberapa komplikasi antara lain  yaitu:
- Elektrolit Yang Tidak Seimbang
Elektrolit merupakan mineral contohnya kalsium,sodium,khlor,potasium,magnesium dan bikarbonat.Kandungan mineral tersebut berguna untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh dan berperan dalam fungsi-fungsi sel.Gejala yang akan muncul pada keadaan ini yaitu:
- Sakit kepala
- Sakit di bagian otot
- Mudah marah
- Kelelahan dan energi yang habis
- Mual dan nafsu makan hilang.

- Dehidrasi
Dehidrasi merupakan akibat yang paling umum terjadi ketika tubuh tidak dapat mempertahankan cukup cairan dalam tubuh yang disebabkan Diabetes Insipidus.Ada beberapa gejala yang mungkin akan terjadi yaitu:
- Mulut dan bibir kering
- Pusing dan sakit kepala
- tekanan darah rendah
- Demam
- Mudah marah dan kebingungan
- denyut jantung cepat
- Berat badan menurun

Pada keadaan dehidrasi yang ringan dapat diatasi dengan oralit.Dan untuk keadaan yang parah maka anda perlu pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan cairan infus.

Diabetes Gestasional - Penyebab Gejala dan Pengobatan Saat Hamil / Melahirkan

Diabetes Gestasional yaitu diabetes yang biasanya terjadi saat sedang hamil sampai proses melahirkan.Diabetes Gestasional biasanya menyerang sekitar9,2% perempuan yang sedang hamil dan terjadi pada minggu ke 24-28 masa kehamilan meskipun dalam minggu manapun juga bisa terjadi.
Diabetes Gestasional juga terjadi karena produksi insulin tidak bisa mencukupi untuk mengontrol kadar gula dalam darah ketika hamil.Kadar gula darah yang tinggi tersebut akhirnya membahayakan ibu dan anak meskipun hal itu dapat di cegah dan juga diatasi.

Diabetes Gestasional - Penyebab Gejala dan Pengobatan Saat Hamil  Melahirkan

Penyebab Diabetes Gestasional

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab pasti Diabetes Gestasional,tapi faktor yang sering menyebabkan masalah ini yaitu hormon.Ketika hamil,plasenta biasanya akan memproduksi hormon tambahan misalnya hormon estrogen,HPL (human placental lactogen),dan hormon yang dapat meningkatkan resistensi insulin.Lama kelamaan,hormon tersebut akan mengalami peningkatan yang akhirnya memengaruhi kinerja insulin.

Pengaruh hormon yang semakin tinggi pada insulin membuat kadar gula dalam darah juga akan terus mengalami peningkatan hingga akhirnya Diabetes Gestasional pun datang.Kecuali itu,seorang perempuan yang hamil dalam usia 25 tahun ke atas berisiko terkena tekanan darah tinggi (hipertensi),mempunyai keluarga dengan riwayat diabetes,berat badan yang berlebih sebelum hamil (BMI diatas 25),pernah melahirkan bayi dengan berat diatas 4,5 kg,keguguran dan pernah mengalami Diabetes Gestasional sebelumnya atau karena faktor ras misalnya keturunan Afrika-Amerika,Asia,Hispanik,Amerika Asli,timur Tengah dan Afrika-Karibia.

Gejala Diabetes Gestasional

Tidak semua perempuan yang hamil bisa menderita Diabetes Gestasional tapi gejala tetap bisa dirasakan ketika kadar gula dalam darah naik (hiperglikemia) misalnya:
- Sering buang air kecil
- Mulut terasa kering
- Gampang merasa lelah
- Sering merasa haus
- Penglihatan buram
Tapi tidak semua gejala yang ada merupakan indikasi terkena Diabetes Gestasional.Oleh karena itu,sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter.

Diagnosis Diabetes Gestasional

Pada proses awal diagnosa,dokter akan menanyakan beberapa hal antara lain gejala yang dialami,berapa lama gejala muncul,riwayat kesehatan pribadi dan keluarha (terutama yang berkaitan dengan diabetes),keadaan yang di alami pada masa kehamilan sebelumnya,adanya kenaikan atau penurunan berat badan secara drastis dan berat badan bayi dari kehamilan sebelumnya.Apabila dokter merasa gejala yang sedang dialami terindikasi gejala Diabetes Gestasional maka anda mungkin akan disarankan untuk melakukan beberapa tes antara lain yaitu:

- Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) awal:Pada tes ini dokter akan melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah 1 jam sebelum dan sesudah mengonsumsi cairan sirup gula dari dokter.Apabila hasil tes diatas 130-140 ml/dl mungkin selanjutnya akan melakukan tes toleransi glukosa oral lanjutan.

- Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) lanjutan:Pada tes ini pasien akan diminta untu puasa semalaman sebelum menjalani pemeriksaan darah pada pagi hari.Darah diambil setelah anda melakukan puasa lalu anda akan diberikan cairan sirup dengan kadar gula yang lebih tinggi dibandingkan dengan TTGO awal kemudidan darah akan diambil lagi setiap jam selama 3 kali.Apabila ada 2 hasil dengan kadar gula yang lebih tinggi maka pasien bisa saja didiagnosa terkena Diabetes Gestasional.

Jika seorang pasien di duga berisiko tinggi terkena gejala Diabetes Gestasional maka dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan darah pada saat masa awal kehamilan.Pasien yang di duga sudah mengidap Diabetes Gestasional biasanya akan direkomendasikan untuk melakukan pemeriksan rutin terutama 3 bulan terakhir masa kehamilan.

Selain itu,pemeriksaan mungkin juga akan dilakukan pada bayi untuk memastikan bahwa bayi tersebut mendapatkan oksigen dan juga nutrisi yang baik selama di dalam kandungan.Untuk beberapa kasus yang pernah terjadi,pemeriksaan setelah melahirkan pada ibu dan anak juga akan dilakukan untuk melihat adanya kemungkinan risiko kelanjutan.

Walaupun seseorang sudah di diagnosa terbebas dari Diabetes Gestasional,dokter tetap akan merekomendasikan pada anda untuk tetap melakukan pemeriksaan rutin terutama untuk pasien yang berpotensi dan harus di monitor dengan baik.

Pengobatan Diabetes Gestasional

Untuk kesehatan ibu dan bayi,ada beberapa langkah pengobatan yang umumnya akan direkomendasikan oleh dokter antara lain yaitu:

- Selalu memperhatikan kadar glukosa dalam darah
Agar komplikasi yang terjadi tidak semakin parah,dokter biasanya akan merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan darah secara rutin misalnya 4-5 kali dalam sehari agar selalu terawasi.Hal tersebut dapat anda lakukan dengan cara menggunakan suntikan jari kecil atau lanset maka kadar gula dalam darah sudah bisa terdeteksi memakai sebuah alat khusus.Apabila diperlukan,dokter mungkin akan menyarankan untuk menyuntok dan mengonsumsi insulin sehingga kadar gula dalam darah bisa tetap terjaga sampai melahirkan.

- Pemeriksaan Ultrasound
Kecuali ibu,dokter mungkin juga akan melakukan pemeriksaan rutin pada bayi menggunakan bantuan ultrasound untuk melihat perkembangan dan pertumbuhan bayi.Selain itu,dokter juga bisa melihat Perkiraan Hari Lahir (PHL) bayi dan apabila ibu tersebut tidak melahirkan sesuai dengan waktu yang sudah diperkirakan maka dokter bisa mengambil tindakan secepatnya misalnya induksi atau caesar.Untuk kasus tertentu,dokter mungkin akan menyarankan untuk melahirkan sebelum waktu yang sudah diperkirakan untuk menghindari komplikasi.

- Diet Sehat
Untuk ibu hamil,terutama yang sudah didiagnosa memiliki penyakit Diabetes Gestasional sebaiknya mulai mengatur diet sehat misalnya mengonsumsi sayur-sayuran,buah-buahan,biji-bijian dan makanan yang memiliki kandungan serat tinggi,nutrisi dan rendah lemak.Menurunkan berat badan saat hamil biasa tidaklah disarankan namun tetap harus dilakukan saat akan merencanakan kehamilan dan akan lebih baik jika anda berkonsultasi dengan dokter mengenai diet dan kadar nutrisi yang tepat untuk keadaan anda.

- Olahraga
Olahraga sangatlah penting entah sebelum atau ketika hamil.Melakukan olahraga dengan teratur bisa menstimulasi pemindahan glukosa menuju sel dan mengubahnya menjadi energi.Olahraga juga bisa meningkatkan kepekaan sel pada insulin yang akan membantu mengonrol kadar gula dalam darah.Sekedar untuk tambahan,dokter biasanya akan menyarankan pada anda untuk melakukan beberapa olahraga khusus untuk membantu mengurangi rasa yang kurang nyaman misalnya sakit punggung,kram otot,bengkak,konstipasi,dan susah tidur sampai mempersiapkan pasien untuk melahirkan.

Setiap Diabetes Gestasional membutuhkan penanganan yang berbeda-beda tergantung pada individu masing-masing.

Komplikasi Diabetes Gestasional

Meskipun ibunya menderita Diabetes Gestasional,namun bayi yang dilahirkan tetap sehat tapi jika keadaan ini tidak segera ditangangi maka bisa mengakibatkan beberapa komplikasi pada bayi yang lahir antara lain yaitu:

- Kelebihan berat badan karena kadar glukosa dalam darah terlalu banyak (macrosomia)
- Kelahiran Prematur yang dapat menyebabkan bayi mengalami kesulitan bernafas (respiratory distress syndrome).Kejadian tersebut juga bisa terjadi saat bayi lahir tepat waktu
- Lahir dengan gula darah rendah (hipoglikemia) yang disebabkan oleh produksi insulin yang tinggi.Keadaan ini juga bisa mengakibatkan kejang pada bayi tapi bisa juga ditangani dengan memberikan gula.
- Berisiko mengalami obesitas dan diabetes tipe 2 saat dewasa

Kecuali Bayi,ibu yang baru saja melahirkan juga berisiko terkena komplikasi antara lain yaitu:
- Hipertensi atau preeklamsia yang bisa membahayakan nyawa ibu dan bayi
- Berpeluang dapat menderita Diabetes Gestasional pada kehamilan selanjutnya atau bisa juga mengidap diabetes tipe 2 dalam kurun waktu tertentu.Namun hal tersebut bisa dicegah yaitu dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat dan nutrisi.

Komplikasi yang terjadi memang secepatnya harus ditangani agar tidak berakibat buruk salah satunya kematian terutama untuk bayi.

Pencegahan Diabetes Gestasional

Sampai saat ini belum ada kepastian apakah Diabetes Gestasional dapat dicegah secara keseluruhan atau tidak.Tapi ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menekan risiko terkena penyakit antara lain yaitu:

- Konsumsilah makanan yang mengandung asupan nutrisi dan serat yang tinggi misalnya sayuran,buah-buahan dan biji-bijian dan selalu atur porsi makan anda agar seimbang serta jangan lupa untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak atau kalori berlebihan

- Olahraga secara teratur untuk menjaga kebugaran tubuh sebelum dan saat hamil.Sebaiknya anda melakukan olahraga secara ringan sampai sedang misalnya berenang,jalan cepat dan bersepeda minimal 30 menit dalam satu hari.Apabila hal tersebut mustahil untuk dilakukan anda dapat melakukan olahrga secara berkala untuk memenuhi kebutuhan misalnya berjalan kaki atau bekerja di rumah

- Kurangi beray badan anda ketika akan merencanakan hamil yaitu dengan menganut pola makan sehat untuk masa depan yang lebih baik

- Sebelum anda merencanakan kehamilan,sebaiknya anda melakukan pemeriksaan secara keseluruhan untuk memastikan keadaan kesehatan anda benar-benar baik

Ketika anda akan merencanakan kehamilan sebaiknya anda sudah tahu informasi tentang bagaimana cara mencegah tubuh anda agar selalu sehat.

Dermatitis Seboroik - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatanya

Dermatitis Seboroik yaitu sejenis penyakit kulit yang biasanya menyerang bagian kulit kepala dan sekitar tubuh yang berminyak misalnya punggung,wajah,dan dada bagian atas.Untuk bagian kulit kepala biasanya penyakit ini akan menyebabkan kulit menjadi kemerahan,berketombe dan bersisik.
Dermatitis Seboroik bukan merupakan penyakit menular namun dapat memengaruhi rasa percaya diri penderita.Kecuali ketombe,Dermatitis Seboroik juga biasanya disebut dnegan psoriasis seboroik dan eksim seboroik.Sedangkan untuk seboroik yang menyerang bayi biasanya disebut dengan cradle cap.

Dermatitis Seboroik - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatanya Borok Dengan Obat Di Apotik Atau Herbal Tradisional Ampuh

Gejala Dermatitis Seboroik

Dermatitis Seboroik biasanya menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:
- Kulit menjadi kemerahan dan berketombe
- kulit  terasa sangat gatal atau seakan terbakar
- Kulit mengelupas atau ketombe yang terjadi juga di bagian kumis,jenggot dan alis
- Kelopak mata menjadi kemerahan atau berkerak atau yang biasa disebut dengan blefaritis
- Kulit bersisik berwarna putih atau kuning yang terjadi di sekitar daerah kulit yang berminyak kecuali kulit kepala,wajah,ketiak,telinga dan dada
Dermatitis Seboroik tidak akan berpengaruh pada masalah medis yang secara menyeluruh namun apabila pengobatan yang dilakukan kurang efektif akan membuat aktivitas anda menjadi terganggu jadi akan lebih baik jika anda pergi ke dokter.

Penyebab Dermatitis Seboroik

Hingga saat ini belum ada informasi tentang penyebab Dermatitis Seboroik namun mungkin ada kaitanya dengan jamur malassezia yang ada i pelepasan minyak pada permukaan kulit.Kecuali itu ada peradangan yang berhubungan dengan psoriasis yang juga disebut dengan salah satu kemungkinan penyebab terjadinya Dermatitis Seboroik.

Kecuali penyebab diatas,ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini antara lain yaitu:
- Pengobatan Tertentu
- Gagal jantung
- Penyakit gangguan saraf (parkinson) dan kejiwaan (depresi)
- Kebiasaan menggaruk kulit wajah
- Penyakit yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh misalnya HIV/AIDS,penerima transplantasi organ tubuh,kanker,dan pankreatitis alkoholik
- Penyakit endokrin yang dapat menyebabkan obesitas misalnya diabetes
- Cuaca yang dingin dan kering
- Stres

Seseorang yang memiliki kulit berminyak,bayi yang baru lahir dan orang dewasa antara 30-60 tahun khususnya wanita biasanya lebih mudah terkena Dermatitis Seboroik.

Diagnosis Dermatitis Seboroik

Kecuali pemeriksaan fisik,Dermatitis Seboroik juga bisa didiagnosa dengan cara biopsi atau melalui pemeriksaan kelupasan sel kulit.Hal ini bertujuan untuk melihat apakah penyakit yang di derita merupakan Dermatitis Seboroik atau hanya mirip.Penyakit yang hampir serupa antara lain yaitu eksim,rosacea dan psoriasis.

Perawatan Dermatitis Seboroik

Dermatitis Seboroik bisa diatasi dengan cara menggunakan krim,lotion atau memakai shampoo khusus yang bisa anda dapatkan dengan mudah.Tapi jika cara tersebut belum juga berhasil dan tidak bisa membantu dan gejala Dermatitis Seboroik tetap ada dan tidak kunjung reda atau sembuh maka anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih antara lain yaitu:

- Sampo antijamur dengan kandungan ketoconazole dan produk untuk kulit kepala lain yang mengandung clobetasol

- Sampo,krim atau salep yang mengandung kortikosteroid misalnya flucinolone atau hydrocortisone yang berguna untuk mengatasi peradangan.Tapi efek samping misalnya penipisan kulit bisa saja terjadi jika digunakan dalam jangka waktu yang lama

- Krim atau gel metronidazole yang berfungsi untuk melawan bakteri

- Terapi sinar yang digabungkan dengan penggunaan psoralen atau biasa disebut dengan photochemotherapy.Tapi orang-orang yang memiliki rambut tebal biasanya kurang cocok dengan terapi ini

- Lotiopn atau krim yang mengandung penghambat calcineurin misalnya pimecrolimus dan tacrolimus untuk pengobatan yang akan menekan sistem kekebalan tubuh.Tapi obat ini bisa meningkatkan risiko kanker

- pil antijamur terbinafine.Obat ini dapat menimbulkan efek samping yang seirus misalnya gangguan organ hati dan reaksi alergi.

Cara-cara yang dapat anda lakukan untuk membantu mengatasi dan mengendalikan Dermatitis Seboroik yaitu:

- Pakailah sisir yang lembut untuk melepaskan kelupasan kulit pada kepala bayi yang sudah terkena Dermatitis Seboroik sebelum menggunakan shampoo bayi.Selain itu,anda juga bisa menggunakan minyak zaitun untuk melembutkan permukaan kulit.

- Sebaiknya jangan menggaruk bagian tubuh yang terkena Dermatitis Seboroik karena dapat meningkatkan risiko terkena infeksi dan memperparah iritasi

- Mandi dan keramas secara teratur dan basuhlah menggunakan air bersih atau shampoo dan pakailah pelembab jika memang diperlukan

- Pakailah shampoo bayi untuk membersihkan bagian kelopak mata anda yang kemerahan dan kulit yang mengelupas.Anda juga bisa mengompresnya dengan air hangat untuk membantu meredakannya

- Oleskan krim yang mengandung kortikosteroid atau unsur antijamur misalnya ketoconazole.

Depresi Mental - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya

Depresi adalah salah satu gangguan mental yang terjadi antara 2 minggu atau lebih yang dapat memengaruhi pola berfikir,perasaan,suasana hati (mood) dan cara untuk menghadapi kegiatan sehari-hari.Ketika depresi datang,biasanya penderita akan merasa sedih berkepanjangan,putus asa,tidak memiliki semangat untuk melakukan aktivitas,kehilangan rasa ketertarikan pada hal-hal yang dulunya menghibur dan cenderung menyalahkan diri sendiri.Ketika depresi datang biasanya seseorang akan merasakan sedih yang sangat lama bahkan bisa berlangsung sampai berminggu-minggu atau bulan.

Depresi Mental - Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya Agar Cepat Sembuh

Beberapa orang menganggap jika depresi merupakan sesuatu yang simpel dan dapat hilang dengan sendirinya.Namun sebenarnya depresi merupakan bentuk penyakit lebih dari sekedar perubahan emosi sementara.Depresi bukan merupakan keadaan yang cepat hilang atau berubah dengan cepat.Depresi menyebabkan kegiatan sehari-hari seperti bersekolah atau bekerja menjadi kurang lancar dan hubungan dengan keluarga atau kerabat juga terasa berat.

Gejala Depresi

Gejala dan pengarub depresi juga berbeda-beda antar individu satu dengan yang lainnya.Gejala-gejala yang muncul karena depresi antara lain yaitu:
- Hilangnya selera untuk hobi
- Sedih yang terlalu lama
- Mudah merasa cemas
- Merasa hidup sudah tidak ada harapan
- Mudah menangis
- Merasa sangat bersalah,tidak berharga dan tidak berdaya
- tidak percaya diri
- Menjadi sangat sensitif dan mudah marah pada orang di sekitarnya
- tidak memiliki motivasi untuk melakukan apapun
- Berfikir untuk mengakhiri hidupnya.

Gejala fisik yang dapat ditimbulkan karena depresi yaitu:
- Merasa kelelahan
- Rasa sakit atau nyeri tanpa alasan yang jelas
- Perubahan siklus menstruasi pada wanita
- Gangguan pola tidur
- Konstipasi
- Pergerakan tubuh dan cara bicara yang lambat dari biasanya
- Tidak memiliki gairah seksual
- Susah berkonsentrasi dan susah mengingat
- Hilangnya selera makan dan berat badan menurun

Beberapa Tipe Jenis Penyakit Depresi

Tipe-tipe gangguan depresi antara lain yaitu:

- Gangguan depresi persisten (dysthymia) mengalami suasana hati yang tertekan uang bertahan kurang lebih dua tahun.Penderita gangguan ini biasanya akan menderita gejala-gejala depresi mayor yang tidak pernah

- Depresi Perinatal merupakan depresi yang biasanya terjadi pada perempuan yang berhubungan dengan kehamilan dan setelahnya.Hal ini sangat jarang terjadi dan hanya beberapa perempuan saja yang mengalamo depresi

- Depresi Psikotik merupakan depresi yang biasanya terjadi pada seseorang yang menderita depresi parah dan ditambah dengan keadaan psikotik misalnya mengalami delusi atau halusinasi

- Gangguan Bipolar merupakan keadaan yang berbeda dengan depresi tapi penderita gangguan bipolar akan mengalami depresi dalam beberapa waktu.Seseorang yang menderita bipolar biasanya akan merasa sedih atau depresi tingkat ekstrem dan juga kadang sebaliknya yaitu merasakan bahagia yang berlebihan.

- Depresi Mayor merupakan gejala depresi yang parah yang dapat menganggu kemampuan penderita untuk bekerja,tidur,belajar,makan dan menikmati hidup.Suatu kisah yang hanya dilwati satu kali pada seseorang namun orang lain dapat mengalami berkali-kali.

Faktor Penyebab Depresi

Depresi bukan disebabkan oleh satu faktor utama saja namun bisa disebabkan oleh gabungan faktor-faktor yang lain sehingga menyebabkan depresi muncul.Faktor tersebut antara lain yaitu genetik,biologis,lingkungan dan faktor psikologis.Depresi terjadi bukan karena satu faktor saja dan dapat terjadi pada semua umur dan risiko terkena depresi akan terus meningkat seiring bertambahnya usia.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena depresi antara lain yaitu:

- peristiwa yang menyebabkan trauma
Ada beberapa peristiwa yang dapat menyebabkan depresi.Seseorang terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melupakan sebuah kejadian yang menyebabkan trauma.Apabila orang tersebut tidak dapat menerimanya maka dia akan lebih berisiko mengalami depresi.Misalnya tindak pelecehan seksual atau penyiksaan,kematian seseorang yang dicintainya,kesepian karena terisolasi,masalah dalam hubungan seperti keluarga,persahabatan,pernikahan,percintaan dan rekan kerja serta masalah dalam hal ekonomi.

- Penyakit Serius
Depresi juga bisa terjadi karena adanya reaksi dari penyakit kronis.Penyakit yang dapat mengancam seseorang terkena depresi antara lain yaitu HIV/AIDS,Jantung koroner,diabetes dan kanker.

- Kepribadian
Merasa rendah diri dan terlalu keras dalam menilai diri sendiri serta ketergantungan pada orang lain dapat menyebabkan depresi.Kepribadian seperti itu bisa merupakan keturunan dari orang tuanya.Pengalaman yang dialami dan cara asuh orang tua sangatlah berperan besar dalam kepribadian seseorang.

- Faktor keturunan dan riwayat Keluarga
Jika ada anggota keluarga yang memiliki sejarah depresi,gangguan bipolar,kecanduan alkohol dan kecenderungan bunuh diri maka dapat meningkatkan risiko seseorang depresi.

- Setelah Melahirkan
Perubahan fisik dan hormon pasca melahirkan akan sangat berpengaruh pada pola pikir wanita tersebut.Belum lagi adanya tanggung jawab tambahan dan kehidupan baru karena adanya sang bayi yang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya depresi pasca kelahiran.

- Minuman Keras dan Narkoba
Ada beberapa orang yang ingin melarikan diri dari masalahnya dengan cara mengonsumsi minuman beralkohol dan memakai narkoba.Tapi sebenarnya minuman beralkohol yang merupakan obat depresen kuat sehingga dapat menyebabkan dan memperparah depresi yang dialami.

- Obat-obatan Tertentu
Obat-obatan tertentu dapat meningkatkan risiko terkena depresi.Contohnya yaitu obat tidur,obat untuk hipertensi,obat untuk mengatasi jerawat dan kortikosteroid.Sebaiknya anda tanyakan juga ke dokter tentang efek samping dari obat-obatan tersebut dan juga ketika anda ingin berhenti mengonsumsi obat tersebut,

Pengobatan Depresi

Pengobatan di mulai dengan pertanyaan yang berkaitan dengan keadaan mental dan kesehatan pasien untuk selanjutnya menentukan pengobatan apa yang akan dilakukan.Dokter biasanya akan menanyakan tentang gejala-gejala depresi yang dialami oleh anda dan menelisik apa saja penyebabnya.Disamping itu,dokter juga akan melakukan tes darah untuk memastikan gejala yang terjadi merupakan akibat depresi dan bukan merupakan masalah kesehatan lain seperti gangguan keseimbangan hormon tiroid.

Ada penderita depresi yang mengalami kesulitan dalam membayangkan pengobatan apa yang akan dilakukan.Namun faktanya depresi akan lebih mudah untuk disembuhkan apabila cepat diatasi sehingga lebih baik anda terbuka dengan dokter.

Penanganan yang dilakukan oleh dokter juga tergantung pada jenis dan penyebab depresi yang sedang di derita

Penanganan Sendiri

Apabila depresi termasuk ringan maka gejala-gejala yang muncul juga tidak terlalu menganggu rutinitas sehari-hari penderita dan bisa diatasi sendiri.Ada beberapa hal yang dapat dilakukan sendiri untuk mengatasi depresi.Langkah-langkah yang dapat anda lakukan misalnya:

- Belajar Tentang Depresi
Memahami lebih mendalam tentang penyakit yang dialami sehingga dapat membantu dan memberi semangat pada anda dalam menangani masalah tersebut.Mintalah dukungan pada keluarga dan mintalah pada mereka untuk mempelajari tentang depresi tersebut.

- Berolahraga
Berolahraga dapat membantu menangani gejala depresi.Anda dapat melakukan olahraga seperti berjalan,berenang,lari,berkebun dan aktivitas fisik yang lain.Olahraga berfungsi untuk meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi perasaan cemas dan sedih,Olahraga juga dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang.

- Tidur Secukupnya
Dengan waktu tidur yang mencukupi sangatlah berperan penting dalam kesehatan mental dan fisik

- Meditasi dan Yoga
Hal ini bisa dilakukan oleh seseorang agar lebih rileks karena dapat belajar mengendalikan dan menenangkan pikiran dan membuat gejala depresi menjadi lebih ringan

- Menghindari Minuman Beralkohol dan Narkoba
Rokok dan minuman beralkohol dan narkoba mungkin awalnya dapat membantu namun ini justru akan menjadi masalah besar di masa depan

- Komunitas Pendukung
Berbicara tentang masalah yang anda hadapi dengan kelompok orang yang memiliki pengalaman akan mengurangi beban di pundak anda.Anda bisa memulainya dengan berbicara dengan teman dan keluarga dekat dan mencari tahu komunitas pendukung di daerah anda
Saat anda mengalami depresi sebaiknya selalu informasikan semua hal yang sedang anda rasakan dengan orang terdekat.Minimal anda bisa menjelaskan hal ini pada dokter yang menangani.Sebaiknya jangan membuat keputusan apapun ketika anda sedang sedih.

Terapi Wicara Atasi Depresi

Kecuali perubahan gaya hidup dan relaksasi ada beberapa terapi yang dapat anda lakukan untuk mengatasi depresi yaitu:

- Cognitive Behavior Therapy (CBT)
Terapi ini diterapkan pada orang-orang yang terkurung dengan pola pikir tertentu sehingga merugikan diri mereka sendiri.Misalnya,seorang perempuan yang merasa sangat tidak percaya diri dan tidak berani melakukan apapun karena sudah sejak kecil ibunya selalu mengkritik apapun yang dilakukan.CBT akan membantu penderita dengan melepaskan diri dari pikiran dan perasaan negatif karena hal itu dan menggantinya menjadi "saya perempuan hebat"

- Problem-Solving Therapy (PST)
PST dapat meningkatkan kemampuan penderita untuk menghadapi pengalaman yang membuatnya tertekan terutama penderita yang sudah berumur.penderita akan diminta untuk mengidentifikasi masalah-masalah dan mendapatkan solusi-solusi realistis melalui proses bertahap.

- Interpersonal Therapy (IPT)
Prinsip dasar IPT yaitu untuk meningkatkan komunikasi dan hubungan dengan orang lain yang bisa membantu meringankan depresi.IPT dapat menganlisa penyebab masalah dengan orang lain misalnya pertengakran dengan anggota keluarga atau teman.

- Terapi Psikodinamis
terapi ini membantu untuk memahami emosi yang dapat memengaruhi tingkah laku pengidap depresi.penderita biasanya akan dibantu untuk memahami dan mencari jalan keluar yang terbaik

- Terapi Stimulasi Otak
Apabila obat-obatan yang diberikan tidak mengurangi gejala-gejala depresi dokyer dapat melakukan terapi elektrokonvulsif (ECT) pada penderita.Menurut hasil penelitian terakhir ECT bisa membantu penderita depresi berat menjadi lebih baik.Penderita tidak akan merasakan sakit saat terapi ECT karena yang dihubungkan adalah impuls eletrik tapi bisa mengakibatkan efek samping berupa kebingungan,disorientasi dan hilang ingatan meskipun efek samping tersebut hanyalah sebentar saja.
Terapi diatas hanya dapat dilakukan oleh psikiater,psikolog atau ahli terapis.

Obat-obatan Yang Dapat Digunakan Untuk Mengatasi Depresi

Kecuali menangani depresi dengan caranya sendiri,depresi juga bisa diatasi dengan obat-obatan khususnya untuk depresi yang sudah parah.Obat-obatan tersebut antara lain yaitu:

- Antidepresan
Obat tersebut digunakan untuk menangani gejala depresi.Ada beberapa obat antidepresan yang biasanya diresepkan oleh dokter.Tingkat keberhasilan dan dampak dari obat depresan berbeda untuk masing-masing individu.Contoh obat antidepresan antara lain yaitu fluoxetine,citalopram dan amitriptylin.Obat antidepresan biasanya diperlukan dan dalam pengawasan dokter terutama saat awal penggunaan.Obat antidepresan biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu untuk bekerja dan menghilangkan gejala yang muncul.

- Lithium
Obat ini baru akan direkomendasikan oleh dokter apabila obat antidperesan tidak cukup kuat untuk mengatasi gejala depresi yang dirasakan.Lithium dapat berubah menjadi racun apabila terlalu tinggi dalam aliran darah.Sehingga penderita yang mengonsumsi obat ini harus melakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk selalu mengamati kadar lithium dalam darah.

Depresi yang parah dan tidak diatasi bisa mengakibatkan penderita menjadi putus asa dan putus harapan hidup sehingga berfikiran untuk mengakhiri hidup.Sebaiknya selalu terbuka dan menceritakan apa saja yang sedang dialami pada orang terdekat di sekitar anda.Semakin cepat ditangani dan di obati maka peluang untuk sembuh juga semakin besar.

Dengkur Ngorok - Penyebab Gejala Pengobatan dan Solusi Pencegahanya

Dengkur adalah getaran yang berasal dari aliran udara yang melalui saluran pernafasan yang tersumbat sebagian.Suara yang muncul dari getaran tersebut bisa terdengar halus dan juga keras atau parau yang tentunya sangat menganggu.



Dengkur Ngorok - Penyebab Gejala Pengobatan dan Solusi Pencegahan Yang Baik Dari Dokter

 Dengkur dapat dialami oleh orang dewasa dan ini adalah gejala awal dari penyakit apnea tidur karena obstruksi atau gangguan kesehatan lain yang terbilang cukup serius.Di samping waktu tidur yang kurang dengkur juga bisa merupakan salah satu penyebab mengantuk di siang hari,daya fokus yang turun dan libido yang berkurang.

Penyebab Dengkur

Munculnya suara dengkur yang besar dari terhambatnya udara yang melalui struktur saluran pernafasan saat tidur.Tapi,umumnya dengkur terjaid karena jaringan lunak di langit-langit mulut atau palate,anak tekak atau uvula dan tenggorokan berada dalam posisi santai saat memasuki tidur yang lebih dalam (terlelap) setelah tidur 90 menit lamanya.Bagian tubuh lain yang mengalami getaran antara lain yaitu saluran hidung,dasar lidah,dan tonsil.Otot dan jaringan yang ada dalam posisi santau ini yang membuat terganggu dan aliran udara yang lewat menjadi terhalang sehingga muncullah dengkur atau getaran.

Jika aliran udara semakin sempit maka udara yang lewat juga akan semakin sulit untuk melalui pernafasan.Keadaan ini mengakibatkan kekuatan di aliran udara yang menghasilkan getaran atau suara dengkur menjadi semakin kuat.Ada beberapa faktor yang bisa mengakibatkan aliran udara terganggu dan menimbulkan dengkur.Faktor tersebut antara lain yaitu:

- Posisi tidur terlentang membuat tenggorokan menjadi sempit sehingga lidah akan turun dan pada akhirnya menghalangi aliran udara yang lewat
- Kurang tidur
- Anatomi mulut misalnya karena mempunyai langit-langit yang terlalu rendah,posisi rahang yang salah karena otot yang tegang,dan tenggorokan yang menutup saat sedang tidur
- Tersumbatnya sebagian saluran udara misalnya karena pilek atau alergi yang membuat tonsil membesar.
- Mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan sehingga membuat otot tenggorokan menjadi rileks
- berat badan yang berlebihan membuat banyaknya jaringan lemak di sekitar tenggorokan
- Apnea tidur obstruksi yaitu saat jaringan yang ada di tenggorokan menghalangi sebagian atau seluruh aliran udara yang membuat nafas terganggu
- Laki-laki lebih sering mengalami demgkur daripada wanita
- Mempunyai anggota keluarga yang menderita dengkur atau mengidap apnea tidur obstruksi

Gejala Dengkur

Meskipun sebagian orang yang mendengkur dihubungkan dengan penyakit apnea tidur obstruksi tapi bukan berarti semua orang yang mendengkur juga memiliki penyakit apnea tidur obstruksi,kecuali orang-orang yang memiliki gejala berikut ini:
- gelisah saat tidur
- Tersedak saat tidur
- Bersuara saat tidur
- terbangun dari tidur karena tersedak
- sakit dada pada malam hari
- Suara dengkur yang keras dan menganggu orang di sekitarnya membuat penderita diikuti dengan periode diam saat pernafasan terhenti atau hampir terhenti setidaknya lima kali saat periode tidur
- Terbangun karena tersedak atau tergagap
- sakit kepala pada pagi hari
- Rasa kantuk berlebihan pada siang hari
- sulit berkonsentrasi
- sakit tenggorokan
- tekanan darah tinggi

Menurut istilah medis,dengkur di bagi menjadi tiga tingkatan untuk mengetahui tingkat keparahan dengkur.Tiga tingkatan dengkur tersebut antara lain yaitu:

- Tingkat 1: Saat frekuensi dengkur tidak begitu sering dan suara dengkur tidak keras.Pernafasan tidak akan terpengaruh dan tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang berhubungan dengan dengkur alami

- Tingkat 2: Saat frekuensi dengkur berlangsung sering selama 3 hari atau bahkan lebih lama dalam kurun waktu satu minggu dan membuat penderita mengalami gangguan ringan sampai menengah selama tidur.Keadaan ini berdampak pada kualitas tidur dan menyebabkan kelelahan dan mengantuk pada siang hari.

- Tingkat 3: Saat penderita mendengkur dengan keras setiap malam dan terdengar sampai keluar ruangan tidur.Hal in terjadi pada sebagian penderita yang ada di tahap ini dan memiliki keadaan apnea tidur obstruksi dan akan berdampak pada kegiatan sehari-hari.

Diagnosis Dengkur

Seseorang yang menderita dengkur biasanya akan di rujuk pada orang spesialis untuk mendapatkan diagnosis yang pasti dan cara menangani keadaan ini.Sebaiknya anda mengajak seseorang yang mengetahui kebiasaan anda ketika tidur agar dapat menjelaskan lebih rinci tentang gejala secara menyeluruh.Sebaiknya cari tahu sejarah kesehatan dan juga obat-obatan apa yang pernah digunakan. Dokter akan menanyakan hal-hal seperti itu untuk mengevaluasi gejala yang dirasakan dan untuk melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lanjutan seperti CT-Scan,X-ray dan MRI dapat dilakukan untuk melihat struktur yang memengaruhi gangguan aliran udara.

Pemeriksaan pada pola dan kebiasaan anda ketika tidur akan memberikan informasi lain yang dibutuhkan oleh dokter misalnya pada prosedur polisomnografi yanga akan mengamati gelombang otak ketika penderita tidur.Polisomnografi dilakukan untuk menganalisa tingkatan detak jantung dan perafasan,tahapan tidur dan pergerakan mata kaki.

Pengobatan Dengkur

Untuk mengatasi dengkur hal pertama yang harus anda lakukan yaitu merubah gaya hidup contohnya menurunkan berat badan ke batas normal dan menjaga kualitas tidur anda atau waktu untuk tidur tercukupi.Seseorang yang menderita Dengkur sebaiknya jangan mengonsumsi minuman berlakohol terutama saat akan tidur dan memberikan pengobatan untuk menyumbat hidung dan menyarankan penderita untuk tidak tidur terlentang.

Sedangkan untuk Dengkur yang disebabkan oleh apne tidur obstruksi dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa langkah untuk menangani keadaan tersebut antara lain yaitu:

- Penggunaan mesin CPAP (Continuous Postive airway presure) yaitu dengan cara meletakkan masker bertekanan yang sudah terhubung kepada pompa udara kecil di atas hidung saat penderita tidur.Alat ini akan menjaga saluran pernafasan agar tetap terbuka

- Pemakaian alat khusu agar sesuai dengan mulut penderita untuk tetap menjaga posisi rahang,lidah,dan langit-langit tetap terbuka.Pemasangan alat ini memerlukan kunjungan rutin ke dokter ahli gigi untuk selalu memastikan bahwa dalam keadaan baik sampai pulih.Penggunaan alat ini memiliki efek samping seperti ludah menjadi semakin banyak,mulut kering dan sakit pada rahang.

- Operasi tradisional bernama uvulopalatofaringoplasti (UPPP).Prosedur pengencangan dan pembuangan jaringan berlebih pada tenggorokan untuk melebarkan aliran udara dan mengurangi dengkur.Efek samping dari cara ini yaitu infeksi,pendarahan dan penyumbatan pada hidung.

- Bedah laser atau LUPPP yaitu memakai bantuan sinar laser untuk melakukan prosedur UPPP pada penderita dengkur.Prosedur ini bisa dilakukan berkali-kali untuk mengendalikan dengkur.

- Somnoplasti atau ablasi jaringan memakai frekuensi radio untuk mengecilkan jaringan pada langit-langit mulut dan untuk mengurangi dengkur

- Prosedur pemasangan langit-langit di rongga mulut buatan yang terbuat dari polyester lunak dalam jaringan langit-langit mulut untuk membuat lebih kaku dan mengurangi dengku.Anda bisa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk menjalankan prosedur ini untuk kemanan karena prosedur ini masih dalam proses penelitian.

Terapi alternatif mislnya homeopati atau semprotan hidung merupakan beberapa langkah alternatif yang tersedia bagi penderita dengkur tapi untuk keefektifitasannya masih dalam proses penelitian.Anda dapat konsultasi dengan dokter mengenai alternatif yang lain sebelum melakukan langkat tersebut.Di bawah ini ada beberapa terapi yang dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi dengkur,yaitu:

- Melakukan latihan nyanyi tertentu setiap hari selama tiga bulan bisa membantu meningkatkan kekuatan langit-langit mulut dan tenggorokan bagian atas
- Memainkan alat musik tertentu selama 25 menit dalam satu hari dapat melatih otot saluran perafasan atas dan dapat mengurangi rasa kantuk di siang hari.

Komplikasi Dengkur

Dengkur bisa sangat berpengaruh pada kehidupan penderita pada pasangan dan orang-orang di sekitar anda.Selain terganggu dan mengurangi waktu tidur ada beberapa komplikasi Dengkur yang mungkin dapat berkembang antara lain yaitu:

- Sulit berkonsentrasi dan rasa kantuk di siang hari
- Mengalami frustasi atau marah yang lebih sering
- Penyakit tekanan darah tinggi,jantung dan stroke
- Dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas atau ketika anda mengoperasikan alat berat karena kurangnya waktu tidur
- Gangguan perilaku pada anak penderita apnea tidur obstruksi misalnya agresi dan gangguan belajar

Pencegahan Dengkur / Ngorok

Dengkur salah satu penyebabnya adalah gaya hidup misalnya mengonsumsi minuman berlakohol,terutama saat menjelang tidur,merokok dan begadang yang membuat waktu tidur anda berkurang.Anda dapat mencegah dengkur yaitu dengan beberapa langkah berikut ini:

- Tidak tidur terlenyang
- Anda dapat mencoba tidur dengan bagian kepala lebih tinggi dari tempat tidur anda sebanyak 10 cm
- Diusahakan untuk memperoleh waktu tidur yang ideal sebanyak 7-8 jam setiap malam.Waktu tidur unag bervariasi untuk anak-anak dan remaja sekitar 10-12 jam
- Jangan mengonsumsi obat penenang dan minuman beralkohol saat akan tidur karena dapat menekan sistem saraf pusat dan menyebabkan otot tenggorokan terlalu rileks dan dapat menghalangi aliran udara
- Berhentilah merokok
- Rutin berolahraga untuk membantu menguatkan otot leher dan mencegah terjadinya penyempitan saluran udara
- Apabila terjadi penyumbayan hidung anda dapat mencoba mengonsumsi obat atau menggunakan semprotan dekongestan sesuai dengan instruksi dan tidak lebih dari tiga hari kecuali dengan resep dokter.Semprotan steroid untuk membantu mengatasi penyumbatan yang parah dan dapat diperoleh dengan resep dokter
- Memakai bantal khusus yang dapat menahan kepala dan leher saat tidur sehingga aliran udara tidak terhalang
- Penderita dengkur bisa merekomendasikan atau memberikan pasangan atau orang di rumah sepasang penyumbat telinga,memasang musik klasik atau latar yang tenang.Selain itu anda juga bisa menyalakan kipas angin untuk menutupi suara Dengkur.

Demam Panas - Penyebab, Gejala, Obat, Pencegahan dan Cara Menanganinya

Demam merupakan sebuah keadaan dimana suhu tubuh sedang berada diatas 38 derajat celcius.Demam adalah bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang bereaksi untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh virus,bakteri dan parasit.Demam juga dapat terjadi karena hipertiroidisme,artritis,penggunaan obat salah satunya antibiotik.Demam yang disebabkan oleh konsumsi obat biasanya disebut dengan demam obat atau drug fever.

Demam Panas - Penyebab, Gejala, Obat, Pencegahan dan Cara Menanganinya

Demam memang terkadang cukup membuat khawatir namun demam yang tinggi bukan berarti sinyal akan adanya penyakit serius.Demam yang terjadi pada anak-anak biasanya bukan suatu masalah yang serius namun merupakan suatu pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh di dalam anak tersebut sedang melakukan perlawanan pada infeksi.

Munculnya demam bukan suatu penyakit tapi gejala yang muncul karena adanya penyakit yang dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan misalnya karena flu.Maka biasanya demam akan hilang dengan seiring penyakit mereda.Tapi jika anda terkena demam yang cukup parah maka anda dapat membeli obat penurun demam yang tersedia di apotek.

Gejala yang biasanya diikuti oleh demam tergantung kepada penyebab demam itu.Di bawah ini merupakan beberapa contoh gejala yang menyertai demam:

- Sakit kepala
- berkeringat dingin
- Menggigil
- Dehidrasi
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- sakit di telinga
- Diare
- Muntah
- sakit otot
- Hilangnya selera makan
- kelelahan

Cara untuk memeriksa suhu tubuh yang paling benar yaitu menggunakan termometer dan jangan hanya menggunakan tangan untuk melihat demam atau tidak.Demam bukanlah masalah yang serius kecuali suhu tubuh anda berada di atas 38 derajat celcius yang disertai dengan satu gejala atau lebih seperti berikut ini:

- Muntah terus menerus
- Munculnya bercak merah pada kulit
- Leher terasa sangat kaku dan mata cenderung lebih sensitif pada cahaya
- Sesak nafas
- Mengantuk secara terus menerus
- Jika terasa sangat menyakitkan
- Anak tidak mau minum dan sangat jarang buang air kecil
Apabila gejala tersebut muncul,sebaiknya segera pergi ke dokter atau rumah sakit.

Penyebab Demam

Suhu tubuh yang terdapat pada manusia lebih sering berubah-ubah.Suhu tubuh di pagi hari biasanya akan lebih rendah lalu akan mengalami peningkatan di sore dan malam hari.Normalnya suhu tubuh manusia berada di antara 36,5-37,5 derajat celcius.Ada beberapa faktor yang memengaruhi suhu tubuh seperti kegiatan olahraga dan siklus menstruasi.

Penyebab demam yang sering terjadi antara lain yaitu:
- Setelah imunisasi seperti setelah menerima vaksin pneumokokus atau vaksin TB (tuberkulosis).
- Munculnya beberapa infeksi virus dan bakteri seperti sakit tenggorokan,keracunan makanan,meningitis,tifus,disentri,cacar air dan infeksi pada saluran kemih.
- Obat-obatan misalnya antibiotik,antihipertensi,antidepresan
- Infeksi karena gigitan nyamuk seperti demam berdarah,malaria dan chikungunya
- Terlalu lama berdiri di bawah sinar matahari
- Penyakit misalnya arthritis dan hipertiroidisme (kelenjar tiroid terlalu aktif)
- Kanker seperti leukimia,kanker hati dan kanker paru-paru.

Pengobatan Demam

Demam yang datang dengan suhu yang tidak begitu tinggi dan tidak berlangsung lama biasanya tidak membutuhkan obat untuk menurunkan demam.Tapi agar tubuh segera pulih dan kembali nyaman anda bisa menggunakan beberapa obat penurun demam yang tersedia di apotek.Namun jika demam yang diderita semakin tinggi dan tak kunjung reda dalam 3 hari sebaiknya anda segera menemui dokter.

Di bawah ini ada beberapa contoh obat yang dapat digunakan untuk mengatasi demam karena infeksi antara lain yaitu:

- Paracetamol dan ibuprofen.Seseorang yang mengalami demam biasanya akan merasakan rasa yang sangat tidak nyaman.Mengonsumsi obat sesuai dosis dan aturan pakai yang diberikan dokter dapat menghilangkan demam.Namun jika mengonsumsi paracetamol dengan jumlah banyak dan dalam waktu yang cukup lama bisa berakibat merusak hati atau ginjal.Kedua obat tersebut bisa anda dapatkan di apotek terdekat.

- Aspirin
Aspirin hanya digunakan oleh orang yang sudah dewasa jadi jangan sekali-kali anda memberikan aspirin pada anak-anak.Obat tersebut juga bisa menyebabkan sindrom Reye yaitu penyakit yang dapat memengaruhi otak dan hati.Aspirin bisa anda beli di apotek tanpa menggunakan resep dari dokter.

- Antibiotik
Obat antibiotik diberikan sesuai dengan resep dokter jika memang diindikasi adanya infeksi bakteri yang bisa menyebabkan demam misalnya pneumonia.

Cara Meredakan Demam Panas

Cara-cara yang dapat anda lakukan dirumah untuk membantu meredakan demam antara lain yaitu:
- Istirahat.Agar kesehatan anda dapat kembali pulih sebaiknya istirahatlah yang cukup karena dapat juga membantu kerja sistem kekebalan tubuh.Kegiatan yang terlalu banyak dapat meningkatkan suhu tubuh
- Pakailah pakaian yang tipis dan sebaiknya anda tetap berada di ruangan yang sejuk
- Perbanyak minum cairan agar anda terhindar dari dehidrasi karena demam bisa menyebabkan cairan banyak yang hilang.
Komplikasi yang disebabkan oleh demam dapat berupa dehidrasi yang parah,halusinasi dan kejang-kejang.

Pencegahan Demam

Demam dapat dicegah dengan cara menerapkan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.Hal ini dilakukan untuk mengurangi pajanan pada penyakit menular yang terkadang membuat demam.
Pastikan anda selalu mencuci tangan apabila sudah terkontaminasi dengan benda dan lingkungan yang kurang sehat.Anda dapat menggunakan tisu basah dan cairan pembersih tangan saat akan pergi.
Sebaiknya jauhkan tangan dari hidung,mulut dan mata.Karena ketiga bagian tersebut dapat menjadi penyebab bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh manusia.Saat anda batuk atau bersin usahakan mulut dan hidung di tutup.Sebaiknya jangan menggunakan gelas,botol air minum dan peralatan makan yang sudah digunakan oleh orang lain.

Demam Scarlet Scarlatina - Penyebab Gejala Dan Cara Mengobatinya

Demam Scarlet atau Scarlatina merupakan demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri stretococcus.Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak usia 5-15 tahun.Demam Scarlet biasanya diikuti juga dengan radang tenggorokan dan demam tinggi.Demam ini bisa berpengaruh pada keadaan ginjal,jantung dan anggota tubuh yang lain apabila tidak segera diobati dengan antibiotik.

Demam Scarlet Scarlatina - Penyebab Gejala Dan Cara Mengobatinya Dengan Obat Dokter Di Apotik Atau Herbal Tradisional Alami

Penyebab Demam Scarlet

Streptococcus Pyogenes merupakan bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan dan akhirnya menimbulkan infeksi dan Demam Scarlet pun muncul.Bakteri tersebut biasanya ditemukan di bagian kulit dan tenggorokan.Bakteri Streptococcus ini biasanya menular melalui percikan air liur saat seseorang terinfeksi bersin dan batuk.

Apabila anda tidak sengaja menyentuh kulit seseorang yang sudah terinfeksi bakteri atau mungkin berbagi sprei,pakaian,handuk dan bak mandi dengan penderita maka anda bisa tertular bakteri tersebut.Biasanya pengidap tidak akan mengalami gejala namun bakteri yang terdapat di kulit dan tenggorokan bisa menulari bakteri sehingga bakteri memang sangat mudah untuk menyebar ke orang-orang di sekitar dan terdekat misalnya keluarga,rekan kerja sekantor dan teman sekelas.
orang yang sudah terkena infeksi bakteri biasanya akan merasakan gejala atau sakit dalam jangka waktu 2-4 hari setelah bakteri masuk tapi masih ada kemungkinannya juga gejala yang muncul lebih cepat menjadi 1 hari atau lebih lama menjadi 7 hari.

Gejala Demam Scarlet

Demam Scarlet biasanya akan menunjukkan gejala seperti munculnya ruam di sekujur tubuh dan akan terlihat seperti bekas luka bakar karena sengatan matahari dan akan terasa sangat kasar.Untuk sebagian kasus yang pernah terjadi,ruam akan menimbulkan sensasi rasa gatal.Apabila daerah ruam di tekan maka warna kulit akan berubah pucat.Ruam biasanya akan terjadi di sekitar wajah,leher,tubuh,lengan sampai kaki.Gejala-gejala Demam Scarlet yang lainnya yaitu:

- Pusing
- Demam Tinggi yang mencapai 38,3 derajat celcius atau lebih dan biasanya diikuti juga dengan menggigil
- Pembesaran kelenjar getah bening pada leher.
- Radang tenggorokan yang disertai dengan bercak putih atau kekuningan di sekitar area tersebut
- Mual dan muntah
- Kesulitan menelan
- Warna kulit pada wajah menjadi meemrah dengan lingkaran kulit yang warnanya menjadi lebih pucat di sekitar mulut
- Munculnya lidah yang berwarna kemerahan yang disertai dengan benjolan-benjolan kecil mirip buah strawberry.Pada saat awal kemunculannya penyakit ini biasanya disertai juga dengan lapisan putih di permukaan lidah
- Muncul lipatan kulit di sekitar leher,siku,ketiak,pankal paha dan lutut yang cenderung lebih merah dibandingkan dengan yang lainnya

Ruam kulit muncul akrena racun yang dilepaskan oleh bakteri yang menyebabkan Demam Scarlet yang umumnya akan muncul sekitar satu mingguan.Selain itu racun tersebut biasanya akan membuat lidah menjadi lebih merah.Apabila gejala sudah mulai membaik kulit yang semual ruam akan mulai terkelupas.

Demam Scarlet juga dapat muncul akrena infeksi sekunder seseorang yang sedang terkena gangguan penyakit lain misalnya cacar air.Apabila gejala semakin serius atau memburuk sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi.Apabila anak anda sedang sakit tenggorokan yang diikuti oleh demam sekitar 38,9 derajat celcius,terjadi pembesaran kelenjar di leher,muncul ruam merah sebaiknya segera pergi ke dokter terdekat secepatnya.

Diagnosis Demam Scarlet

Demam Scarlet dapat berkembang ke pengidap radang tenggorokan sehingga dokter akan melakukan pemeriksaan pada keadaan tenggorokan,lidah,dan amanadel pasien yang sedang menderita gejala ini.Lalu dokter akan melihat bagian ruam pada kulit apabila muncul ruam dan apakah terjadi pembesaran dan pembengkakan di kelenjar getah bening atau tidak.

Untuk memaksimalkan pemeriksaan,dokter akan mengambil contoh sampel amandel dan bagian belakang tenggorokan pasien untuk melihat dan memastikan apakah gejala tersebut disebabkan oleh bakteri yang dapat menjadi penyebab munculnya Demam Scarlet.

Pengobatan Demam Scarlet

Pengobatan dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan,mengurangi risiko tertular ke orang lain dan menurunkan risiko komplikasi.Pemberian antibiotik oleh dokter selama 10 hari dilakukan untuk menangani masalah penyakit ini.Jenis antibiotik yang biasanya diberikan pada pasien yaitu golongan penisilin.Apabila pasien alergi obat penisilin maka antibiotik akan diganti dengan jenis erithromicin sebagai penggantinya.

Agar pasien benar-benar sembuh dan terhindar dari risiko komplikasi maka pasien harus benar-benar menyelesaikan masa pengobatan sampai tuntas sehingga infeksi dapat benar-benar hilang.untuk pasien anak-anak,dalam jangka waktu 24 jam sudah dapat kembali seperti semula setelah mengonsumsi antibiotik.Biasanya Demam Scarlet akan sembuh atau membaik dalam jangka waktu satu minggu tanpa terapi dan 4-5 hari dengan terapi.

Menangangi Demam Scarlet juga bisa anda lakukan dirumah seperti mencukupi kebutuhan cairan yang akan membuat tenggorokan tetap lembab dan membantu mencegah dehidrasi sehingga pasien akan merasa nyaman karena rasa sakit dan gejala sedikit dikurangi.Penggunaan obat ibuprofen dan acetaminophen juga bisa diberikan untuk menangani demam dan sakit tenggorokan.Cara-cara lain yang dapat anda lakukan antara lain yaitu:

- Makanlah permen pelega tenggorokan dan untuk menangani radang tenggorokan
- Berkumur-kumurlah menggunakan air garam untuk membantu meringankan sakit tenggorokan
- Pakailah alat yang dapat menghilangkan udara kering dan penyebab radang tenggorokan.Pastikan untuk selalu menjaga sirkulasi udara dalam ruangan
- Sebaiknya anda menjauhi faktor penyebab iritasi misalnya asap rokok dan produk pembersih
- Konsumsilah makanan yang membuat tenggoroka menjadi nyaman misalnya sup hangat dan hidangan dingin kecil seperti es batangan untuk menyejukkan radang tenggorokan
- Pakailah lotion yang memiliki kandungan calamine dan antihistamin untuk mengatasi rasa gatal yang muncul
- Sebaiknya jangan mengelap pasien menggunakan air dingi karena air dingin bisa mengakibatkan kontraksi pembuluh darah sehingga mengurangi pelepasan panas karena demam.

Komplikasi Demam Scarlet

Apabila Demam Scarlet tidak segera ditangani dengan obat antibiotik maka bakteri bisa menyerang bagian tubuh yang lain misalnya paru-paru,ginjal,telinga bagian bawah,amandel,darah dan kulit.Komplikasi lainnya yaitu bisa berupa demam rematik sebuah keadaan serius yang menyerang bagian sistem saraf,kulit,sendi dan jantung meskipun hal ini sangatlah jarang terjadi.

Pencegahan Demam Scarlet

Mencegah Demam Scarlet bisa dilakukan dengan mencegah terjadinya penyebaran bakteri yang merupakan penyebab penyakit ini.Langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya infeksi antara lain yaitu:

- Pastikan alat makan yang anda gunakan sudah di cuci dengan bersi setelah digunakan
- Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sampai bersih
- Jangan menggunakan peralatan makan yang sama atau bergantian dan jangan mengonsumsi makanan dengan cara berbagi dengan orang lain agar bakteri tidak menyebar ke orang tersebut
- Untuk anda yang saat ini sedang mengidap demam ini sebaikna tutup mulut dan hidung ketika anda batik atau bersin.Hal tersebut sangat penting untuk dilakukan agar bakteri tidak menyebar luas ke orang-orang di sekitar anda.

Demam Pada Anak - Penyebab, Gejala Dan Cara Menanganinya Dengan Baik

Demam Pada Anak bukan merupakan penyakit atau gejala namun demam terjadi karena tubuh anak sedang melakukan perlawanan pada infeksi.Dalam istilah medis menyebutkan jika seseorang terkena demam ketika suhu tubuh mereka mencapai 37,5 derajat celcius atau lebih.Untuk mengetahui apakah anak anda benar terkena demam atau tidak maka anda dapat memeriksa suhu tubuh anak menggunakan termometer dan jangan hanya mengandalkan rabaan tangan untuk mengukur suhu tubuh karena dikhawatirkan suhu tubuh bisa diatas dari apa yang diperkirakan.

Demam Pada Anak - Penyebab Gejala Dan Cara Menanganinya Dengan Baik Pakai Obat Dokter Di Apotik Atau Herbal Tradisional

Anak-anak yang mengalami demam biasanya bukan merupakan gejala masalah serius.Demam yang diderita oleh anak-anak biasanya memiliki fungsi tubuh dan manfaat pada tubuh.Suhu tubuh yang mengalami peningkatan biasanya akan membuat kuman yang menyebabkan infeksi menjadi tidak nyaman di dalam tubuh anak.Demam yang terjadi pada anak-anak yang masih bayi sampai berumur 5 tahun biasanya disebabkan oleh virus ringan seperti flu atau pilek dan dapat diatasi sendiri.

Penyebab Demam Pada Anak

Berikut ini merupakan penyebab Demam Pada Anak dari mulai yang paling ringan sampai berbahaya.Penyebab demam tersebut antara lain yaitu:
- Infeksi saluran pernapasan: bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Mulai dari pilek, flu, hingga radang tenggorokan.
- Infeksi telinga.
- Tonsilitis
- Efek samping imunisasi.
- Sinusitis.
- Virus roseola.
- Diare akibat makanan yang terkontaminasi (gastroentritis).
- Infeksi ginjal.
- Batuk rejan.
- Disentri.
- Tifus.
- Cacar air.
- Demam berdarah.
- Malaria.
- Infeksi saluran kemih.
- Pneumonia: inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.
- Meningitis atau peradangan pada selaput pelindung otak.
- Septikemia atau infeksi darah.
- Lingkungan yang panas dan pemakaian baju yang terlalu tebal atau berlapis-lapis.
Suhu tubuh yang tinggi membuat bakteri penyebab virus menjadi tidak betah untuk bertahan hidup di tubuh anak.

Gejala Demam Pada Anak

Anak-anak dianggap terkena demam jika suhu tubuhnya melewati batas suhu normal yaitu 37.5 derajat celcius.Terkadang ada beberapa gejala lain yang dapat menyertai demam misalnya berkeringat,gemetar,sakit kepala,nyeri otot dan hilangnya nafsu makan,dehidrasi dan tubuh lemas.Demam yang terjadi pada anak merupakan reaksi tubuh yang normal saat melawan infeksi yang terjadi namun demam bisa menjadi sangat berbahaya ketika komplikasi terjadi.

Dibawah ini ada gejala-gejala yang bisa terjadi bersamaan dengan demam dan harus di perhatikan antara lain yaitu:
- tubuh anak cenderung lemas dan kesadaran menurun
- Menjadi sering tidur dan susah dibangunkan
- Reaksi berkurang
- Sensitif pada cahaya
- Mengalami kebingungan
- Pernafasan menjadi terganggu
- Muncul gejala-gejala dehidrasi misalnya buang air kecil,menangis tanpa air mata dan berkeringat sedikit walaupun udara panas
- Muntah yang diikuti sakit kepala dan leher terasa kaku
- bagian dalam bibir dan kulit terlihat pucat dan mulai membiru
- Sakit di bagian dalam telinga
- Nyeri di b perut atau terasa nyeri saat buang air kecil
- Kejang-kejang
- demam tinggi yang diikuti ruam
- mUntah dan diare yang terus menerus dan tak kunjung reda
- pembengkakan di tenggorokan

Apabila anak anda berusia 0-6 bulan dan mengalami demam 38 derajat celcius sebaiknya segera dibawa ke dokter agar segera mendapatkan pertolongan.

Pengobatan Demam Pada Anak

Apabila anak anda mengalami demam pastikan mereka minun air yang banyak walaupun mereka sedang tidak haus.Demam menyebabkan anak anda kehilangan cairan lebih cepat dan bisa menyebabkan dehidrasi.Sebaiknya jangan mengonsumsi minuman berkafein karena bisa menimbulkan dehidrasi.

Anda bisa mengonsumsi obat-obatan penurun demam misalnya parsetamol dan ibuprofen yang diberikan pada anak yang sedang demam dengan aturan yang sudah dianjurkan oleh dokter.Umur,berat badan dan tinggi badan anak sangatlah memengaruhi dosis obat.Pemberian obat bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada anak.Ingat jangan berikan obat aspirin karena bisa menyebabkan efek samping sindrom Reye yaitu sejenis penyakit yang fatal dan dapat memengaruhi otak dan hati.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam pada anak antara lain yaitu:
- Pastikan suhu udara pada ruangan baik dan pakaikan baju yang tipis sehingga panas dalam tubuh dapat keluar.
- Periksalah suhu tubuh anak anda secara teratur dengan menggunakan termometer dan jangan hanya mengandalkan rabaan tangan saja
- buat lingkungan menjadi sangat nyaman sehingga anak anda dapat beristirahat dengan tenang dan cukup.Anak yang sedang demam biasanaya menjadi rewel.
- Kompres anak anda menggunakan air biasa atau yang agak dingin
- Pastikan anak anda tidak merasa kedinginan dan kepanasan dan anda bisa menutupnya dengan selimut
- Berikan makanan yang mudah dicerna dan di sukai oleh anak anda dan pilihlah makanan yang dapat menyehatkan tubuh
- Berikan obat-obatan yang sesuai dengan dosis dan aturan pakai.Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai obat-obatan yang bagus untuk anak anda saat menderita demam.

Demam Pada Anak bisa mengakibatkan komplikasi yang buruk.Sehingga anda harus mencari dan mengevaluasi tentang adanya gejala lain yang muncul bersamaan dengan demam.Komplikasi yang mungkin saja dapat terjadi antara lain yaitu:
- halusinasi
- Dehidrasi Parah
- Kejang-kejang
- Penyakit serius lain yang tidak dapat di deteksi sehingga bertambah semakin parah.

Demam Kuning - Penyebab Gejala Pencegahan dan Cara Mengobatinya

Demam Kuning yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus dengan perantara nyamuk.Hal tersebut biasanya terjadi di daerah Amerika Selatan,Afrika dan Karibia.

Demam Kuning - Penyebab Gejala Pencegahan dan Cara Mengobatinya Dengan Obat Herbal Tradisional dan Apotik Resep DOkter

Nyamuk yang di dalam tubuhnya membawa virus lalu menyebarkannya ke seluruh masyarakat di daerah pengidap dan turis yang kebetulan sedang melakukan kunjungan yang pada akhirnya menyebabkan demam dan masalah yang cukup parah pada organ hati dan ginjal.Infeksi virus yang sudah menjalar ke organ hati bisa mengakibatkan organ tersebut mengalami gangguan hingga membuat warna kulit menjadi kuning

Penyebab Demam Kuning

Penyebaran Demam Kuning biasanya disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya menularkan penyakit ke manusia dan monyet.Nyamuk tersebut lalu menyebarkan demam kuning antar sesama manusia dengan monyet yang lain atau dari manusia ke monyet atau mungkin saja sebaliknya.Kecuali gurun sahara di Afrika dan daerah tropis di Amerika Selatan dan pemukiman penduduk juga bisa dijadikan tempat untuk berkembang biak oleh nyamuk yang satu ini.

Virus tersebut akan berdiam dan menjalar ke kelenjar saliva lalu masuk ke dalam aliran darah baik manusia maupun monyet melalu gigitan nyamuk kemudian menyebabkan sakit di inang baru yang dihinggapinya.Nyamuk tersebut biasanya hanya akan menggigit di waktu tertentu seperti senja sampai fajar karena pada waktu tersebut virus demam kuning biasanya akan menyebar dan nyamuk Aedes Aegypti menjadi sangat aktif.

Gejala Demam Kuning

Demam Kuning menyebabkan gejala berupa demam,sakit kepala,nyeri otot,mual dan muntah.Ada 3 tahap infeksi virus demam kuning dimana pada tahap pertama gejalanya tidak terlihat dan tidak bisa dibedakan dengan gejala virus yang lain bahkan ada kasus yang tidak menimbulkan munculnya gejala.Pada tahap pertama biasanya infeksi virus yang terjadi sektar 3-4 hari dan akan terjadi sejak 3-6 hari sejak pertama kali nyamuk menggigit.gejala lain yang dapat terjadi yaitu nafsu makan hilang,lebih sensitif pada pancaran cahaya,kemerahan yang terjadi pada bagian mata,lidah dan wajah.
Tahapan kedua yaitu tahap remisi.

Pada tahapan ini pasien akan lebih membaik terlihat secara umum pasien akan sembuh dan akan berlangsung sekitar 2 hari.Meskipun terlihat akan sembuh namun sebaiknya tetap waspada karena 15-25% pasien saat akan memasuki fase ketiga malah bisa meningkatkan resiko kematian.

Saat memasuki fase ketiga,anda harus tetap bersiaga pada risiko kerusakan organ hati yang bisa membuat warna mata dan kulit menjadi kuning.Kemudian demam biasanya akan ikut datang yang diikuti pendarahan dalam tubuh,muntah darah dan peradangan hati atau hepatitis dan kerusakan pada multi organ.

Diagnosis Demam Kuning

Gejala Demam Kuning yang muncul biasanya bisa dialami oleh jenis penyakit yang lain misalnya malaria,demam berdarah yang dapat membuat diagnosis demam kuning diperoleh dari riwayat penderita tersebut.Kemudian,dokter biasanya akan melakukan tes darah untuk melihat adanya jenis virus yang masuk ke dalam tubuh.

Apabila gejala Demam Kuning muncul,sebaiknya anda segera pergi ke dokter terutama setelah anda melakukan kunjungan ke negara-negara yang memiliki kasus penyakit Demam Kuning.

Pengobatan Demam Kuning

Demam Kuning tidak dapat disembuhkan dengan obat antivirus namun dengan melakukan tindakan yang pasti maka bisa mengatasi gejala yang muncul.Gejala yang paling umum terjadi antara lain yaitu sakit kepala,nyeri otot dan demam yang dapat diatasi dengan obat pereda rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen.Namun Demam Kuning yang disertai komplikasi dapat menyebabkan penyakit lain seperti rusaknya organ tubuh yang menjadi penyebab gagal ginjal sehingga harus ditangani di rumah sakit.Jenis perawatan yang dapat disarankan untuk penderita demam kuning seperti memberikan oksigen,menjaga tekanan darah,proses dialisis bagi pasien gagal ginjal,dan transfusi sel plasma untuk meningkatkan level pembekuan darah.

Pencegahan Demam Kuning

Pencegahan Demam Kuning dapat dilakukan dengan cara memberikan vaksin yang diberikan ketika seseorang akan melakukan kunjungan ke daerah yang kemungkinan dapat menyebarkan demam kuning.Vaksin biasanya akan diberikan 10 hari sebelum orang tersebut berangkat dengan waktu yang paling bagus dalam pemberian vaksin antara 3-4 minggu.vaksin dapat diberikan pada seseorang yang sudah berumur antara 9 bulan sampai 60 tahun yang aman dari risiko radang otak sampai kematian.
Efek samping bisa berlangsung antara 5-10 hari setelah pemberian vaksin.

Namun efek samping yang ditimbulkan termasuk ringan seperti demam,sakit kepala,nyeri otot,kelelahan dan munculnya rasa sakit di bagian bekas suntikan.Tapi untuk beberapa kasus yang sudah pernah terjadi,vaksinasi dapat menyebabkan reaksi alergi,reaksi pada sistem saraf dan kematian sehingga harus dikonsultasikan dengan dokter sebelum anda melakukan vaksinasi.

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksin biasanya akan mendapatkan sertifikat yang harus ditunjukkan saat akan memasuki daerah yang diindikasi dapat menyebabkan demam kuning.Vaksin dapat bertahan sampai 10 tahun hingga seumur hidup.Sertifikat vaksin dapat bertahan sampai 10 tahun apabila anda mendapatkannya sebelum Juni 2016.Menurut kabar terbaru,World Health Organization sudah menyatakan jika pemberian vaksin mungkin sudah tidak perlu dilakukan lagi kecuali dalam kondisi tertentu.

Jika anda akan pergi ke daerah yang diindikasi terjangkit Demam Kuning dan sudah mendapatkan vaksin 10 tahun yang lalu maka anda harus menerima vaksin lagi karena anda membutuhkan sertifikat vaksin.

Kecuali orang yang sudah pernah mendapatkan vaksin lebih dari 10 tahun yang lalu,di bawah ini ada beberapa orang yang harus mendapatkan vaksin antara lain yaitu:

- Anak yang berusia di bawah 2 tahun
- Seseorang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh rendah misalnya penderita HIV dan calon penerima transplantasi sumsum tulang.
- perempuan hamil

Anda juga dapat melakukan pencegahan seperti menggunakan pelindung nyamuk yang berupa lotion dan pakaian agar terhindar dari gigitan nyamuk.Sebagai bentuk pencegahan,anda dapat menggunakan penlak nyamuk yang mengandung permethrin pada baju,sepatu,perlengkapan camping dan sekat tambahan di pintu dan jendela.Sedangkan untuk kulit anda dapat menggunakan penolak nyamuk yang tahan lama seperti yang mengandung picaridin,IR3535 dan DEET dalam konsentrasi tinggi sehingga bisa memberikan perlindungan yang lebih tahan lama dari gigitan nyamuk.

Untuk anak-anak usia di bawah 2 tahun sebaiknya jangan dipakaikan penolak nyamuk yang memiliki kandungan bahan kimia keras karena sangat berbahaya.Anda dapat menggantinya dengan menggunakan kelambu anti nyamyk dan beberapa penolak nyamuk yang mengandung bahan-bahan alami misalnya lemon eucalyptus.

Jangan lupa selalu catat semua perjalanan anda misalnya ketika anda berada di luar ruangan khususnya di daerah yang diindikasi terjangkit Demam Kuning.Seseorang yang sudah pernah mengalami Demam Kuning lalu sembuh maka pada akhirnya tubuh akan membentuk sistem kekebalan tubuh pada penyakit ini.